Internasional Soroti Dukono, Operasi Pencarian Terhambat Gas Beracun dan Material Erupsi
Admin WGM - Sunday, 10 May 2026 | 03:00 PM


Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu jasad warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara. Penemuan ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan besar-besaran untuk menyisir para pendaki yang dilaporkan hilang saat aktivitas vulkanik meningkat tajam. Meski satu korban telah berhasil dievakuasi, upaya pencarian terhadap tiga pendaki lainnya masih menemui jalan buntu akibat kondisi medan yang ekstrem dan ancaman semburan abu vulkanik yang terus terjadi.
Pihak berwenang kini memperketat zona larangan pendakian seiring dengan status gunung yang masih menunjukkan aktivitas tinggi.
Penemuan Korban Pertama di Lereng Gunung
Operasi penyisiran yang dilakukan oleh tim penyelamat membuahkan hasil pada pencarian hari ini. Melansir laporan detikNews, satu jasad WNI ditemukan oleh personel di lapangan dalam kondisi yang mengenaskan akibat paparan material erupsi. Identitas korban masih dalam proses verifikasi oleh tim DVI (Sujet Identification) guna memastikan apakah korban termasuk dalam daftar pendaki yang dilaporkan hilang sebelumnya.
Penemuan ini menjadi bukti nyata bahaya mematikan dari aktivitas Gunung Dukono yang terjadi secara tiba-tiba. Jenazah korban segera dievakuasi menuju RSUD terdekat untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Hambatan Operasi: Erupsi Terus Berlangsung
Pencarian terhadap tiga pendaki lainnya yang masih dinyatakan hilang menghadapi tantangan berat. Melansir laporan Metro TV, Tim SAR Gabungan melaporkan bahwa aktivitas erupsi yang terus-menerus terjadi menjadi kendala utama di lapangan. Hujan abu pekat disertai embusan gas beracun membatasi jarak pandang tim penyelamat di jalur pendakian.
Staf lapangan menyebutkan bahwa getaran seismik dan ancaman guguran material baru memaksa tim untuk beberapa kali menghentikan pencarian demi keselamatan personel. "Keamanan tim adalah prioritas utama. Kami terus memantau rekomendasi dari PVMBG sebelum kembali naik ke titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban," ujar koordinator tim SAR di posko darurat.
Sorotan Internasional terhadap Bencana Dukono
Dahsyatnya erupsi Gunung Dukono ternyata tidak hanya menjadi perhatian nasional, tetapi juga menarik perhatian dunia. Melansir ulasan dari Kompas Video, sejumlah media asing menyoroti frekuensi erupsi Gunung Dukono yang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Media internasional mengulas mengenai kesiapan mitigasi bencana di wilayah terpencil dan tantangan evakuasi di medan yang sulit dijangkau.
Laporan asing tersebut juga menekankan pentingnya sistem peringatan dini bagi para pendaki di wilayah lingkaran api Pasifik. Sorotan ini menjadi dorongan bagi otoritas terkait untuk mengevaluasi kembali prosedur keamanan di lokasi-lokasi wisata minat khusus yang memiliki risiko bencana tinggi.
Kelanjutan Pencarian dan Imbauan Keamanan
Pemerintah daerah bersama Tim SAR Gabungan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Melansir laporan Antara News Jambi, meski terkendala jarak dan cuaca, dukungan logistik dan personel tambahan terus dikerahkan menuju Halmahera Utara. Fokus pencarian kini diarahkan ke sektor-sektor yang diperkirakan menjadi tempat berlindung para pendaki saat erupsi terjadi.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi teknis dengan tidak beraktivitas dalam radius bahaya. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap potensi hujan abu yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan. Dengan ditemukannya satu korban jiwa ini, diharapkan seluruh pihak dapat lebih disiplin dalam mengikuti protokol keselamatan di kawasan rawan bencana demi mencegah jatuhnya korban tambahan.
Next News

Banjir Bandang Terjang Padang Usai Hujan Deras: Belasan Warga Terjebak di Loteng Rumah, Jalan Utama Lumpuh Total
in 6 hours

Sedang Tiduran Main HP, Pemilik Bengkel Tambal Ban di Boyolali Diberondong Tembakan Senjata Airsoft Gun
in 6 hours

Polisi Usut Kasus Berdarah Ambokembang Pekalongan: 4 Tersangka Ditangkap, Penyebab Kematian Masih Misteri
in 5 hours

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
a day ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
a day ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
15 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
15 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
18 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
2 days ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
2 days ago





