Ingin Porsi Layak Seperti di Amerika, Prabowo Minta Daging Ayam Menu MBG Tak Dipotong Kecil-Kecil
Admin WGM - Saturday, 11 July 2026 | 12:30 PM


Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang belum menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sedikit bersabar dalam masa transisi ini. Beliau menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat besar, sehingga proses distribusi logistik dan pemerataan program membutuhkan waktu serta ketelitian yang ekstra.
Di sisi lain, Kepala Negara juga menaruh perhatian besar pada kualitas serta porsi makanan yang disajikan kepada masyarakat dalam program berskala nasional ini. Prabowo menyatakan keinginannya agar potongan daging ayam untuk menu MBG tidak dibuat terlalu kecil, melainkan mencontoh standar porsi ideal di Amerika Serikat di mana satu orang mendapatkan potongan yang layak.
Namun, di tengah jalannya program mulia ini, Presiden Prabowo mengaku geram setelah mengendus adanya indikasi kecurangan dalam sistem operasional di lapangan. Beliau mengungkapkan bahwa saat ini disinyalir banyak penyusup yang berniat menjadi pencuri atau melakukan korupsi terhadap anggaran program MBG.
Menyikapi temuan tersebut, Presiden langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh kepala daerah di Indonesia tanpa terkecuali. Beliau meminta para gubernur, bupati, dan wali kota untuk turun langsung memeriksa setiap dapur umum guna memastikan tidak ada anggaran atau bahan pangan yang diselewengkan.
Langkah pengawasan ketat ini sengaja diambil pemerintah demi menjaga agar kualitas gizi yang sampai ke tangan anak-anak dan masyarakat tetap terjaga dengan optimal. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dari program pemenuhan gizi ini.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pengawasan berlapis diharapkan dapat meminimalisir celah korupsi yang rawan terjadi di tingkat bawah. Komitmen kuat dari pucuk pimpinan negara ini diharapkan mampu menyukseskan program MBG sebagai fondasi utama dalam membangun generasi masa depan yang sehat dan cerdas.
Masyarakat pun menyambut baik ketegasan Presiden dalam mengawal program andalannya agar tepat sasaran dan bebas dari praktik lancung. Evaluasi menyeluruh terhadap jalur distribusi dan standardisasi menu di setiap wilayah kini terus digenjot oleh kementerian dan lembaga terkait secara berkala.
Next News

Polisi Kantongi Identitas Pemasok Sabu Revaldo, Kini Diburu
in 5 hours

Jelang Demo 27 Agustus, GERAM Bawa 10 Tuntutan untuk DPR
in 5 hours

Menolak Punah! Begini Inovasi Pos Indonesia Bersaing di Industri Logistik Modern
in 5 hours

Sudah Ada Sebelum Indonesia Merdeka! Ini Sejarah Panjang Lahirnya Pos Indonesia
in 3 hours

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
15 hours ago

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
16 hours ago

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
16 hours ago

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
17 hours ago

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
19 hours ago

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
19 hours ago





