Diskusi Pancasila di UGM Diwarnai Aksi Protes Mahasiswa, Acara Sempat Terhenti
Admin WGM - Tuesday, 16 June 2026 | 01:31 PM


Kegiatan diskusi bertema "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang berlangsung di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Senin malam (15/6/2026), sempat mengalami gangguan akibat aksi protes dari sejumlah mahasiswa.
Acara tersebut menghadirkan beberapa pejabat pemerintah sebagai narasumber, di antaranya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko.
Pada awal pelaksanaan, diskusi berlangsung normal dengan masing-masing narasumber memaparkan pandangan dan materi yang telah disiapkan. Namun suasana mulai memanas ketika sesi penyampaian materi oleh Budiman Sudjatmiko berlangsung.
Dalam kesempatan itu, Budiman mengajak mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara langsung melalui forum diskusi terbuka dibandingkan hanya melalui media sosial. Tak lama setelah pernyataan tersebut, puluhan mahasiswa bergerak menuju panggung dan melakukan aksi protes.
Mereka membentangkan sejumlah spanduk berisi kritik terhadap pemerintah dan para narasumber yang hadir. Aksi tersebut membuat jalannya diskusi terhenti dan situasi di dalam ruangan menjadi tidak kondusif.
Budiman mengaku sebenarnya tetap bersedia berdialog dengan para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi. Namun, kondisi yang semakin memanas membuat petugas keamanan khawatir situasi berkembang menjadi lebih sulit dikendalikan.
Menurutnya, keputusan menghentikan kegiatan dan meninggalkan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan seluruh pihak yang berada di dalam gedung. Ia menegaskan tidak keberatan jika dialog dengan mahasiswa tetap dilanjutkan selama situasi memungkinkan.
Di sisi lain, Ketua Serikat Mahasiswa UGM, Bintang Mesa, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kritik terhadap pemerintah. Menurutnya, para pejabat yang hadir belum layak berbicara mengenai nilai-nilai Pancasila apabila berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat masih belum terselesaikan.
Ia menilai masih terdapat sejumlah kebijakan pemerintah yang menuai kritik dari masyarakat, termasuk terkait kondisi ekonomi dan beberapa program yang dianggap belum memberikan manfaat secara optimal.
Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menegaskan dirinya tetap terbuka terhadap berbagai kritik yang disampaikan mahasiswa. Ia menyatakan kehadirannya dalam forum tersebut justru bertujuan untuk berdiskusi dan mendengarkan berbagai pandangan yang berkembang di kalangan akademisi maupun mahasiswa.
Senada dengan itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono membantah anggapan bahwa dirinya dan Nusron menghindari dialog. Ia mengaku tetap berupaya melanjutkan komunikasi dengan mahasiswa meski situasi saat itu cukup tegang.
Menurut Sudaryono, setelah terjadi aksi protes, dirinya bersama pihak terkait masih berusaha membuka ruang diskusi dengan mahasiswa. Bahkan, ia menyebut sempat berada di luar gedung untuk melanjutkan dialog secara langsung dengan peserta aksi.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena terjadi dalam forum akademik yang mengangkat tema persatuan bangsa dan nilai-nilai Pancasila. Meski diskusi tidak dapat berlangsung hingga selesai sesuai agenda, aksi tersebut menunjukkan adanya dinamika serta perbedaan pandangan antara mahasiswa dan pemerintah terkait berbagai isu yang sedang berkembang di masyarakat.
Next News

Bukan Sekadar Minuman, Mengenal Filosofi dan Etiket Minum 'Gahwa' Kopi Tradisional Arab
in 7 hours

Isu Operasi Zebra Pekalongan 15-22 Juni Beredar Luar, Polantas Pastikan Hoax
in 5 hours

Banyak Makanan MBG Tak Habis Dikonsumsi, Wabup Batang Soroti Kesesuaian Menu dengan Selera Penerima
in 5 hours

Mahasiswa USU Gelar Aksi di DPRD Sumut, Soroti BBM, Transparansi Anggaran hingga Lapangan Kerja
in 5 hours

Pria Bawa Dua Pisau Dapur di Kawasan Mantos Manado Diamankan Polisi
in 5 hours

DPR Minta Mendikdasmen Selidiki Pengunduran Diri Ratusan Kepala Sekolah Terkait Dana BOS
in 2 hours

Wali Murid dan Sekolah di Magelang Mengaku Lebih Tenang Usai Operasional Dapur MBG Terhenti
in 2 hours

Trump Beri Kritik Keras ke Netanyahu Usai Israel Nyaris Gagalkan Damai AS-Iran
in 3 hours

Polresta Banyumas Ungkap Motif Pembunuhan Dua Wanita, Pelaku Incar Harta Korban
in 2 hours

Temui Demonstran Mahasiswa, Wapres Gibran: Saya Sadar Masih Banyak Minus-Minusnya
in an hour





