Selasa, 11 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Temuan 995 Pucuk Senjata dan Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel, Polisi Usut Dugaan Ilegalitas

Admin WGM - Friday, 07 August 2026 | 12:00 PM

Background
Temuan 995 Pucuk Senjata dan Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel, Polisi Usut Dugaan Ilegalitas
Temuan senjata sekolah Jaksel (detikNews /)

Aparat Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan tengah mengusut tuntas penemuan sebanyak 995 pucuk senjata beserta amunisi dan barang diduga narkoba di sebuah sekolah swasta kawasan Kebayoran Lama. Penemuan ratusan barang berbahaya di ruangan bekas ketua yayasan tersebut berawal dari proses pembukaan pintu terkunci yang didampingi langsung oleh pihak kepolisian.

Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa penelusuran lokasi dilakukan untuk kepentingan pengambilalihan aset operasional pendidikan pascapemberhentian pengurus lama. Dalam pemeriksaan lanjutan di ruangan tertutup tersebut, tim menemukan ratusan unit senjata, amunisi, alat pembuat peluru, paket narkotika, serta rekaman video purnabusa.

Pihak kubu mantan ketua yayasan membantah tuduhan kepemilikan senjata api ilegal dengan mengklaim bahwa seluruh barang tersebut merupakan airsoft gun koleksi kegiatan olahraga. Perwakilan hukum mantan pengurus menyatakan bahwa seluruh koleksi tersebut telah mengantongi izin resmi dari Kapolri dan organisasi olahraga menembak nasional.

Meski demikian, manajemen sekolah meminta kepolisian memeriksa ruang rahasia yang menyerupai banker yang hingga kini masih dalam kondisi terkunci rapat. Pihak sekolah mengkhawatirkan masih adanya barang-barang berbahaya lain yang tersimpan di area lingkungan pendidikan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut memberikan perhatian serius terhadap temuan instrumen berbahaya di dalam lingkungan lembaga pendidikan anak. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginstruksikan dinas terkait untuk memperketat pengawasan sarana prasarana sekolah demi menjamin keamanan para siswa.

Kepolisian telah menerbitkan Laporan Polisi Model A untuk memulai proses penyelidikan mendalam atas dugaan pelanggaran hukum kepemilikan senjata dan narkotika. Penyidik secara bertahap memanggil para saksi serta melakukan uji laboratorium forensik terhadap seluruh barang bukti yang telah disita.

Kasus ini menyita perhatian publik karena keberadaan barang berisiko tinggi tersebut berpotensi mengancam keselamatan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Organisasi orang tua murid mendesak pihak berwajib untuk menuntaskan proses hukum secara transparan dan profesional.

Kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan perkara ini secara berkala kepada masyarakat luas. Langkah penindakan hukum secara tegas diharapkan mampu mengembalikan rasa aman serta ketenangan di lingkungan pendidikan.