Kamis, 9 April 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Bahlil: Indonesia Aman Pasokan Minyak 20 Hari Kedepan, Warga Aceh Lakukan Panic Buying BBM

Trista - Thursday, 05 March 2026 | 02:59 PM

Background
Bahlil: Indonesia Aman Pasokan Minyak 20 Hari Kedepan, Warga Aceh Lakukan Panic Buying BBM
Antrean SPBU di wilayah Aceh Tengah setelah Bahlil Lahadalia ungkap persediaan BBM cukup hingga 20 hari kedepan (detik.com /)

Konflik AS-Israel dan Iran semakin sengit, menimbulkan banyak dampak terutama dalam perputaran ekonomi pada bidang minyak mentah. Iran mengambil langkah dengan menutup Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi minyak dunia. Penutupan jalur ini akan menghambat aktivitas ekspor minyak dan gas secara global.

Bagi Indonesia, penutupan Selat Hormuz memiliki dampak yang cukup signifikan dengan adanya potensi kenaikan harga energi domestik yang meliputi sektor transportasi, distribusi barang kebutuhan pokok, serta biaya produksi. Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM, menanggapi polemik pasokan minyak mentah di Indonesia dengan tenang.

Sebelumnya, Bahlil mengatakan persediaan minyak mentah Indonesia masih dalam jumlah aman untuk 20-25 hari ke depan. Indonesia mulai mengalihkan pembelian impor minyak mentah dari Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS).

"Timur Tengah bukan satu-satunya sumber minyak dunia. Ada dari Afrika seperti Angola, dari Brasil, sebagian juga dari Malaysia dan Amerika," ujar Bahlil saat ditemui media usai acara buka bersama di Kementerian ESDM, dilansir dari laman ANTARA, Rabu (4/3/2026).

Sementara itu, kabar ini turut santer di masyarakat yang memicu kekhawatiran untuk berbondong-bondong mengisi BBM (Bahan Bakar Minyak) kendaraan masing-masing. Salah satunya adalah Indonesia, sudah terlihat antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di dataran tinggi Gayo, meliputi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Rabu (4/3/2026).

"Informasinya kan 20 hari stok BBM dari Pak Menteri. Jadi daripada krisis, saya harus cari minyak di sini," jelas Indra, salah satu warga Kabupaten Bener Meriah yang mengantre di SPBU Tan Saril, Aceh Tengah, dilansir dari laman Kompas.com, Rabu (4/3/2026).

Sebagian warga Aceh telah mengantre pengisian BBM dari siang hingga malam dan memilih untuk tetap bertahan ketimbang pulang tidak membawa pasokan BBM. Melansir dari laman Kompas.com, antrean mencapai satu kilometer di SPBU Kemili, Takengon, Aceh Tengah, dari kendaraan roda dua dan roda empat.

"Saya sudah datang habis Isya tadi, enggak ikutan salat tarawih, kalau enggak, kapan dapat BBM? Nanti kayak bencana waktu itu, kami enggak bisa ke mana-mana," lanjut Indra mengungkap trauma atas kondisi susah yang beberapa waktu lalu menimpanya.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tetap melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Dilansir dari laman humas.acehtengahkab.go.id, menurut SBM Aceh II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Ferdi Kurniawan, pasokan BBM jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026 dalam kondisi aman.

Distribusi Depot Lhokseumawe mendapat 1.340.000 liter Pertamax, 4.360.000 liter Pertalite, dan 2.300.000 liter Solar. Jumlah ini dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Aceh Tengah. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran BBM.