Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Siaga Lever III, 16 Kali Gempa dalam 6 Jam, Ini yang Dapat Dilakukan Warga!
Trista - Wednesday, 01 April 2026 | 03:45 AM


Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan laporan terbaru dari Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, tercatat telah terjadi 16 kali gempa letusan atau erupsi dalam kurun waktu enam jam terakhir pada Rabu (1/4/2026).
Peningkatan aktivitas ini terpantau sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB dengan amplitudo 10-22 mm dan gempa berdurasi 92-164 detik. Dilansir dari laman Antara, pengamatan gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 25 yang berdurasi 13 detik terjadi satu kali, kemudian gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 20 mm durasi 23 detik terjadi satu kali dengan selisih waktu 5 detik.
"Gunung semeru juga mengalami satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 38 mm, S-P 15 detik dan lama gempa 57 detik," tutur Mukdas Sofian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, dilansir dari laman Antara, Rabu (1/4/2026).
Pukul 05.00 WIB (1/4/2026) Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom letusan sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 di atas permukaan laut. Berdasarkan data seismograf, 16 kali gempa memiliki amplitudo berkisar 22 milimeter dengan durasi gemoa 120 detik yang memicu adanya gempa hembusan, gempa vulkanik dalam, serta getaran banjir atau lahar hujan yang dipicu curah hujan di hulu.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo 22 mm dan durasi 164 detik," lanjut Mukdas Sofian.
Kondisi demikian, Gunung Semeru memasuki status siaga level III aktivitas vulkanik, sehingga masyarakat dihimbau untuk menghentikan aktivitas apapun terutama di wilayah Besuk Kobokan dengan jarak 13 km dari pusat erupsi. Potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di Gunung Semeru perlu diwaspadai oleh warga.
Mengamati situasi ini, warga dihimbau untuk tetap berhati-hati dan pahami situasi untuk menyelamatkan diri. Dilansir dari laman BPBD berikut yang dapat dilakukan.
Situasi di Dalam Rumah
- Menjauh dari kaca, rak buku, lemari besar, dan benda gantung.
- Jika sedang di dapur, segera matikan kompor.
- Jika sedang di tempat tidur, tetaplah di sana dan lindungi kepala dengan bantal (hindari lantai karena risiko pecahan kaca).
- Jangan berdiri di ambang pintu karena tidak cukup kuat untuk melindungi dari puing.
Situasi di Dalam Gedung Bertingkat
- Menjauh dari jendela dan dinding luar bangunan.
- Dilarang menggunakan lift karena risiko listrik padam atau terjebak.
- Tetap berada di dalam gedung hingga guncangan berhenti.
- Jika terjebak, ketuk bagian struktur logam agar suara terdengar oleh tim penolong.
Situasi di Tempat Ramai (Pasar/Supermarket)
- Jangan berdesakan menuju pintu keluar untuk menghindari risiko terinjak.
- Jauhi rak pajangan atau barang-barang yang mudah jatuh.
- Ambil benda apa pun yang tersedia untuk melindungi kepala.
Situasi di Luar Ruangan
- Cari area terbuka yang jauh dari gedung, tiang listrik, pohon, dan papan reklame.
- Jauhi dinding luar bangunan karena merupakan zona paling berbahaya akibat runtuhnya fasad atau jendela.
Situasi di Dalam Mobil
- Segera pinggirkan mobil ke bahu jalan kiri dan berhenti, hindari berhenti di bawah jembatan atau persimpangan.
- Pantau instruksi petugas melalui radio atau perangkat komunikasi.
- Jika ada peringatan tsunami, segera tinggalkan kendaraan dan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.
Apabila terjadi peringatan dan pemberitahuan untuk mengevakuasi diri ketempat yang lebih aman, warga dapat menyiapkan tas darurat dengan keperluan sebagai berikut.
1. Bahan Makanan & Konsumsi
- Air minum: 3 - 5 liter per orang.
- Makanan: Jenis yang tidak mudah basi (kaleng/kering) dan tinggi kalori.
- Peralatan: Alat makan plastik, kantung plastik reusable, serta aluminium foil.
2. Penerangan & Komunikasi
- Senter & Lampu Darurat: Tersedia untuk setiap orang beserta baterai cadangan.
- Radio Portabel: Untuk memantau informasi tanpa listrik.
- Peluit: Sebagai alat pemberi sinyal darurat.
3. Kesehatan & Kebersihan
- Medis: Kotak P3K, obat umum, serta obat resep pribadi (seperti obat asma/darah tinggi).
- Sanitasi: Sabun, sikat gigi, tisu (basah & kering), pembalut, hand sanitizer, dan masker anti-debu.
- Lainnya: Deterjen cair dan kantung sampah plastik.
4. Pakaian & Perlengkapan Tidur
- Pakaian: Jas hujan, topi, sarung tangan, dan sepatu bot/sepatu kuat.
- Tidur: Selimut dan kantung tidur (sleeping bag).
5. Dokumen & Peralatan Pendukung
- Dokumen: Fotokopi surat penting dalam map plastik.
- Alat Bantu: Peta, kompas, gunting, pisau lipat, dan kacamata.
- Finansial: Uang tunai secukupnya.
6. Kebutuhan Khusus (Kondisi Tertentu)
- Bayi/Anak: Susu formula, popok, dan mainan sederhana (boneka/puzzle).
- Lansia: Baterai alat bantu dengar dan makanan khusus.
- Ibu Hamil/Menyusui: Alat pompa ASI dan perlengkapan menyusui.
- Hewan Peliharaan: Makanan hewan dan tali pengikat.
- Tambahan: Kunci cadangan rumah/kendaraan dan tabung oksigen kecil.
Secara visual, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut sesekali tertutup kabut. Namun, saat cuaca cerah, teramati asap kawah berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang yang membumbung tinggi di atas puncak kawah. Dinamika Gunung Semeru yang terus mengalami gempa letusan beruntun ini menjadi pengingat bagi masyarakat sekitar untuk tetap hidup berdampingan dengan bencana melalui kesiapsiagaan yang matang.
Next News

Jajaran Kejaksaan Negeri Karo Diperiksa Kejagung Imbas Dugaan Pelanggaran Kode Etik Perkara Amsal Sitepu
4 hours ago

Fenomena Langit April: Komet Paskah C/2026 A1 Mendekati Matahari, Berpotensi Terlihat dengan Mata Telanjang
6 hours ago

Fenomena Cahaya Misterius di Langit Lampung dan Sumbar, Pakar Bilang Bukan Meteor
8 hours ago

Viral Seruan Saiful Mujani Jatuhkan Pemerintahan Prabowo: Pengamat Sebut Langkah Absurd
10 hours ago

Capai Pilar Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Siap Bangun 100 Gudang Panen di Seluruh Indonesia
a day ago

Andrie Yunus Terancam Buta Permanen, Proses Hukum Berjalan Lambat dan Tidak Transparan
a day ago

Bertahan Hidup 7 Hari di Hutan, Molly si Border Collie Ditemukan Selamat
a day ago

Berkas Lengkap! KPK Limpahkan Kasus Korupsi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ke PN
a day ago

KPK Beri Peringatan Keras! Bos Rokok Muhammad Suryo Diminta Kooperatif Penuhi Panggilan
a day ago

Banjir Terjang Desa Labean Sulawesi Selatan, Puluhan Rumah Warga Terendam Lumpur dan Air
a day ago





