Selasa, 25 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

10 Anjing K9 Diterbangkan ke Flores, Polri Perkuat Pencarian Korban Gempa

Admin WGM - Monday, 17 August 2026 | 01:42 PM

Background
10 Anjing K9 Diterbangkan ke Flores, Polri Perkuat Pencarian Korban Gempa
Peran anjing pelacak K9 Polri cari korban tertimbun reruntuhan (detikNews /)

Polri mengerahkan 10 anjing pelacak atau K9 SAR berpengalaman ke wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu proses pencarian korban bencana gempa. Tim K9 tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat khusus sebagai bagian dari upaya mempercepat pencarian dan evakuasi korban di wilayah terdampak. Dilansir dari Polda Jawa Timur, pengerahan K9 dilakukan karena kemampuan anjing pelacak dinilai penting dalam menemukan korban yang kemungkinan tertimbun material bangunan.

Sepuluh K9 yang dikerahkan merupakan anjing SAR yang telah memiliki pengalaman dalam operasi pencarian korban bencana. Bersama anjing pelacak tersebut, personel Polri yang memiliki keahlian dalam penanganan SAR juga turut diterjunkan ke lokasi. Tim akan membantu petugas gabungan yang sebelumnya telah melakukan pencarian dan evakuasi di sejumlah titik terdampak gempa.

Pengerahan K9 menjadi salah satu langkah Polri untuk memperkuat operasi kemanusiaan setelah gempa mengguncang wilayah NTT. Anjing pelacak dapat membantu mendeteksi keberadaan manusia di bawah reruntuhan atau material yang sulit dijangkau secara manual. Kemampuan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pencarian sekaligus meningkatkan peluang ditemukannya korban.

Penggunaan pesawat khusus juga dilakukan untuk mempercepat mobilisasi personel dan anjing K9 menuju wilayah terdampak. Dengan transportasi tersebut, tim dapat segera bergabung dalam operasi pencarian tanpa harus menempuh perjalanan darat yang membutuhkan waktu lebih lama. Kecepatan pengerahan menjadi penting mengingat proses pencarian korban bencana membutuhkan respons yang cepat dan terkoordinasi.

Setibanya di Flores, tim K9 akan berkoordinasi dengan unsur SAR dan petugas gabungan yang berada di lapangan. Pencarian akan dilakukan berdasarkan informasi mengenai lokasi korban serta titik-titik yang mengalami kerusakan akibat gempa. Selain pencarian, personel juga akan menyesuaikan strategi dengan kondisi medan dan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah.

Polda Jawa Timur menyampaikan bahwa pengerahan K9 tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penanganan bencana di NTT. Kehadiran tim khusus diharapkan dapat membantu mempercepat proses pencarian korban sekaligus mendukung tugas petugas yang telah berada di lokasi. Seluruh proses operasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel, anjing pelacak, dan masyarakat terdampak.

Pengerahan 10 K9 SAR ini menjadi bagian dari upaya penanganan bencana yang melibatkan berbagai unsur pemerintah dan lembaga terkait. Koordinasi antartim diperlukan agar proses pencarian dapat berlangsung efektif, terutama di wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah. Polri memastikan dukungan personel dan peralatan akan diarahkan sesuai kebutuhan operasi di lapangan.

Operasi pencarian korban di Flores masih menjadi perhatian utama setelah gempa menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di sejumlah wilayah NTT. Tim K9 diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menemukan korban yang belum teridentifikasi atau masih berada di bawah reruntuhan. Pencarian akan terus dilakukan bersama tim gabungan hingga seluruh informasi mengenai korban dan kondisi wilayah terdampak dapat ditangani.