Waspadai Update Notepad++ Mencurigakan, Ada Ancaman Spionase dari Hacker Tiongkok
Fajar - Thursday, 05 February 2026 | 11:42 AM


Keamanan perangkat lunak yang kita gunakan sehari-hari kini menjadi sasaran utama para peretas tingkat tinggi. Mengutip laporan dari Cyber Security News dan How2Shout, para peneliti keamanan telah mengidentifikasi kampanye spionase siber yang sangat canggih. Kampanye ini mengeksploitasi infrastruktur aplikasi teks editor populer, Notepad++, untuk menyebarkan backdoor berbahaya yang diberi nama Chrysalis.
Serangan ini diatribusikan kepada kelompok peretas asal Tiongkok, Lotus Blossom (dikenal juga sebagai Billbug). Mereka menyasar organisasi di sektor pemerintahan, telekomunikasi, dan infrastruktur kritis dengan cara menyusupkan kode jahat melalui mekanisme pembaruan perangkat lunak.
Rantai Serangan dan Cara Kerja Malware
Berdasarkan data teknis yang dihimpun dari sumber tersebut, serangan ini tidak terjadi secara langsung, melainkan melalui beberapa tahapan yang sangat rapi untuk menghindari deteksi antivirus konvensional.
Serangan dimulai ketika pengguna secara tidak sengaja mengunduh file bernama update.exe dari alamat IP palsu setelah menjalankan Notepad++ yang sah. File ini sebenarnya adalah pemuat (loader) yang akan memasukkan malware Chrysalis ke dalam sistem. Penyerang menggunakan teknik DLL Sideloading, yakni meminjam identitas aplikasi sah (dalam hal ini biner milik Bitdefender yang diganti namanya) untuk menjalankan file jahat log.dll.
Karakteristik Teknis Chrysalis
- Penyamaran Lalu Lintas: Mengutip sumber How2Shout, malware ini berkomunikasi dengan server peretas menggunakan struktur yang meniru API kecerdasan buatan (DeepSeek), sehingga lalu lintas datanya tampak normal bagi tim IT.
- Kemampuan Pengendalian: Chrysalis memiliki 16 perintah kontrol yang memungkinkan peretas membaca, menulis, menghapus file, hingga menjalankan perintah shell secara jarak jauh di komputer korban.
- Penghindaran Deteksi: Menggunakan mekanisme Microsoft Warbird untuk menyembunyikan eksekusi kode di dalam memori sistem, sehingga sulit dilacak oleh alat keamanan standar.
Langkah Penanganan Setelah Menjadi Korban
Jika Anda atau organisasi Anda terindikasi menjadi korban dari eksploitasi ini, diperlukan tindakan pemulihan yang cepat dan tepat. Mengutip prosedur penanganan insiden siber, berikut adalah langkah-langkah yang harus diambil:
- Isolasi Perangkat: Segera putuskan koneksi internet pada perangkat yang dicurigai terinfeksi untuk menghentikan pengiriman data ke server peretas.
- Pembersihan Manual: Hapus folder tersembunyi bernama "Bluetooth" di dalam direktori %AppData% dan cari file mencurigakan seperti update.exe atau log.dll yang berada di luar lokasi instalasi seharusnya.
- Blokir Akses Jaringan: Tim IT disarankan memblokir domain api.skycloudcenter.com dan alamat IP 95.179.213.0 pada firewall jaringan.
- Audit Kredensial: Segera ganti kata sandi semua akun penting, terutama akun administratif, karena ada risiko data login telah dicuri oleh peretas.
Pencegahan di Masa Depan
Belajar dari kasus hack Notepad++ ini, pengguna disarankan untuk selalu mengunduh pembaruan hanya dari situs resmi notepad-plus-plus.org. Selain itu, penting untuk memperhatikan peringatan jika ada proses pembaruan aplikasi yang meminta akses ke alamat IP yang tidak dikenal.
Penerapan prinsip Zero Trust dalam lingkungan kerja, di mana setiap aplikasi—termasuk yang dianggap aman—tetap diawasi aktivitas jaringannya, menjadi solusi jangka panjang yang efektif. Kesadaran akan ancaman ini adalah langkah awal untuk melindungi data pribadi dan rahasia perusahaan dari upaya spionase siber.
Daftar Indikator Kompromi (IoC)
- File: update.exe (SHA-256: a511be5164dc1122fb5a7daa3eef9467e43d8458425b15a640235796006590c9)
- Folder: %AppData%\Roaming\Bluetooth
- Server C2: api.skycloudcenter.com
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
17 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
17 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
10 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
10 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
13 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





