Update Longsor Cisarua, Tim SAR Berhasil Temukan 25 Jenazah dengan 100 Korban Lain dalam Masa Pencarian
Trista - Monday, 26 January 2026 | 01:27 PM


Proses evakuasi korban bencana timbunan tanah longsong di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat dilanjutkan pada hari ketiga, Senin (26/1/2026). Tim SAR Gabungan memperluas pencarian pada dua sektor utama yaitu bagian Timur dan bagian Barat Desa Pasirlangu dengan penambahan personel dari beberapa regional SAR Indonesia.
"Hari ini kami fokuskan membagi tim menjadi dua sektor, yakti sektor A untuk Timur dan sektor B untuk Barat Desa Pasirlangu, kami menambahkan kekuatan personel dari Kantor SAR Semarang, Jogja, Cilacap, dan juga relawan dari berbagai organisasi," jelas Direktur Operasi SAR Basarnas, dilansir dari laman Kompas.com, Senin (26/1/2026).
Hingga saat ini, data sementara menyebutkan total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi sebanyak 25 jenazah. Pihak berwenang telah memulangkan 17 jenazah kepada keluarga, sementara 8 jenazah lainnya masih diupayakan identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar.
Proses pencarian terus berlangsung di lokasi bencana yang dilaporkan warga hilang dan tertimbun material longsor lebih 100 orang. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman menginformasikan bantuan tiga ekskavator yang dikerahkan berasal dari BPBD provinsi, Bina Marga Provinsi, dan BBWS, yang akan ditambah sesuai kebutuhan di lapangan.
"Dari 25 body bag, informasi pagi ini, 17 Sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing, serta 8 body bag masih proses identifikasi," ungkap Herman Suryatman, Sekretaris Daerah Jawa Barat di Kantor Desa Pasirlangu (26/1/2026).
Dilansir dari laman CNN, korban yang ditemukan baik secara utuh maupun bentuk potongan tubuh berhasil diidentifikasi tim DVI Polda Jabar dengan identifikasi sebagai berikut, Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), M. Kori (30). Sedangkan yang teridentifikasi dari potongan berupa tangan yaitu Ai Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31).
Sementara itu, berdasarkan informasi tertulis dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, per Minggu (25/1/2026), pengungsi mencapai 680 jiwa di posko pengungsian Kantor Desa Pasirlangu. Dominasi pengungsi berasal dari RT 05, dan RW 10 dan 11, ditambah dengan warga RW 12 yang masih berada di sekitar lokasi kejadian turut mengungsi karena ditakutkan terjadi longsor susulan.
Penyebab longsor diduga karena adanya pergeseran tanah yang di alih fungsikan menjadi lahan perkebunan sehingga memicu urbanisasi. Dilansir dari laman Tempo, Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan bahwa pemotongan lereng untuk permukiman dan jalan, serta sistem drainase yang belum memadai menjadi faktor penyebab tidak stabilnya lereng yang memicu pergeseran tanah (tanah longsor).
Next News

Nipah Mall Makassar Milik Kalla Group Terbakar, Pengunjung Sempat Pingsan dan Dua Orang Sesak Napas
in 3 hours

Sinyal Perombakan Kabinet Merah Putih Kian Santer, Partai Koalisi Angkat Bicarakan Hak Prerogatif
in 2 hours

Dinilai Tak Pantas, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Sang Menantu
in an hour

Kebakaran Bromo Belum Padam: Akses Wisata Ditutup Total, Helikopter Water Bombing Dikerahkan
in an hour

Panggil Dirut Pertamina ke Hambalang, Presiden Prabowo Perintahkan Pangkas Anak-Cucu BUMN
in 42 minutes

Tembus Rp1 Miliar, Kepala BKN Buktikan ASN Bisa Punya Dana Pensiun Jumbo
in 6 minutes

Penerus BJ Habibie! Ini Sosok Peneliti Indonesia yang Mengubah Dunia Lewat Inovasi
in 6 hours

Ancam Pasokan Minyak Dunia, Ini Syarat Utama Iran untuk Buka Akses Selat Hormuz
in 3 hours

Tanggapi Isu Ijazah Jokowi, Rektor UGM Beri Reaksi Menohok dan Tantang Bukti di Pengadilan
in 2 hours

Uang Pensiun PNS Bisa Tembus Rp1 Miliar, Pemerintah dan TASPEN Perkuat Literasi Keuangan
in an hour





