Tiga Polisi Gugur, Kompolnas Ungkap Indikasi Penyiksaan Kejam oleh Bandar Sabu Katingan
Admin WGM - Wednesday, 08 July 2026 | 01:30 PM


Aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan pengejaran intensif terhadap bandar sabu di balik tragedi berdarah di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Operasi skala besar ini diluncurkan menyusul gugurnya tiga anggota polisi dalam sebuah penggerebekan sarang narkotika yang berujung petaka tersebut.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap adanya dugaan penyiksaan kejam yang dialami oleh dua personel sebelum jasad mereka dibuang ke Sungai Katingan. Temuan indikasi kekerasan fisik yang dilakukan oleh sindikat tersebut memicu kemarahan publik sekaligus mempertegas tingkat bahaya dari jaringan ini.
Kronologi peristiwa bermula ketika sejumlah anggota kepolisian terpaksa menerjunkan diri ke aliran sungai saat situasi penggerebekan berubah menjadi sangat kacau. Langkah darurat tersebut diambil sebagai upaya taktis untuk menyelamatkan diri dari kepungan serta serangan balik yang membabi buta dari pihak komplotan pelaku.
Gubernur Kalimantan Tengah langsung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada pihak keluarga para anggota polri yang gugur dalam tugas mulia tersebut. Dalam pernyataan resminya, kepala daerah juga menegaskan kembali komitmen kuat seluruh jajaran pemerintah daerah untuk melawan peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya.
Tim gabungan dari Polda Kalimantan Tengah dan Mabes Polri kini telah dikerahkan ke lokasi untuk menyisir seluruh area hutan di sepanjang bantaran sungai. Polisi berjanji tidak akan mengendurkan pengawasan sedikit pun hingga otak utama di balik kepemilikan bisnis haram dan penganiayaan ini berhasil ditangkap hidup atau mati.
Pihak berwajib juga telah mengidentifikasi identitas sang bandar besar yang mengendalikan jaringan distribusi sabu lintas wilayah di Kalimantan tersebut. Dukungan logistik dan persenjataan lengkap terus dipasok ke lapangan guna memastikan keselamatan tim pemburu yang menghadapi perlawanan bersenjata dari kelompok milisi lokal.
Masyarakat setempat diimbau untuk tetap tenang serta segera melaporkan kepada petugas jika melihat pergerakan orang asing yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka. Pengorbanan besar para bhayangkara negara ini menjadi momentum krusial bagi kepolisian untuk membersihkan wilayah Katingan dari cengkeraman mafia narkotika secara total.
Next News

Ratusan Nakes NTT Desak Proses Hukum: Dugaan Misteri di Balik Kasus dr. Icha Harus Dibongkar!
8 hours ago

Karpet Merah untuk CPO Lokal: Mandatori B50 Prabowo Siap Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja Baru!
8 hours ago

Dari Kursi Kuasa ke Ruang Pemeriksaan: Kejatuhan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam Semalam
9 hours ago

Sempat Ditutupi Tersangka Kasus Pembakaran Tiga Santri di Ponpes Lombok Ditangkap Polisi
10 hours ago

Kasus Korupsi Batu Bara Blackout Sumatra, Polisi Geledah 12 Lokasi Sita Ratusan Miliar Barang Bukti
11 hours ago

Ingin Ganti Kuasa Pajak? Pahami Syarat Kompetensi dan Prosedur Pencabutan Terbaru Menurut DJP
5 hours ago

Gerebek Kasus Korupsi, Polisi Dapati Ruko di Cipete Jaksel Kosong Tanpa Penghuni Saat Digeledah
6 hours ago

Usai Pemakaman Khamenei, Iran Gempur Pangkalan Militer AS hingga Sirene Bahaya Meraung di Kuwait-Bahrain
7 hours ago

Makin Panas! Polda Jateng Larang Jajaran Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi MBG
8 hours ago

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Ini Sosok Pengusaha Sukses yang Pernah Menjabat Menteri Perdagangan
9 hours ago





