Terlalu Lama Menatap Layar, Benarkah Bisa Membuat Mata Buram?
Admin WGM - Friday, 10 April 2026 | 12:00 PM


Di era digital saat ini, penggunaan perangkat seperti Smartphone, laptop, dan komputer sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan, semuanya kini bergantung pada layar.
Namun, kebiasaan menatap layar terlalu lama sering dikaitkan dengan berbagai keluhan kesehatan mata, salah satunya mata buram. Lantas, apakah benar hal tersebut bisa terjadi?
Apa yang Terjadi pada Mata?
Menatap layar dalam waktu lama dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai Computer Vision Syndrome atau sindrom kelelahan mata digital.
Kondisi ini muncul akibat mata bekerja lebih keras saat fokus pada layar, terutama karena pencahayaan, kontras, dan paparan cahaya biru yang terus-menerus.
Gejala yang sering muncul antara lain:
- Mata terasa kering
- Penglihatan kabur atau buram
- Mata lelah
- Sakit kepala
- Sulit fokus
Apakah Bisa Menyebabkan Mata Buram?
Secara umum, menatap layar terlalu lama memang dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram, tetapi sifatnya biasanya sementara.
Hal ini terjadi karena otot mata mengalami kelelahan akibat fokus terus-menerus pada jarak dekat. Ketika mata dipaksa bekerja tanpa istirahat, kemampuan fokusnya menurun, sehingga penglihatan menjadi tidak jelas.
Namun, jika kebiasaan ini terus berlangsung tanpa penanganan, kondisi tersebut bisa semakin mengganggu kenyamanan dan produktivitas.
Faktor yang Memperparah
Beberapa faktor yang dapat memperburuk kondisi mata akibat layar antara lain:
- Pencahayaan ruangan yang kurang baik
- Jarak layar terlalu dekat
- Durasi penggunaan yang terlalu lama tanpa jeda
- Jarang berkedip saat menatap layar
Tanpa disadari, saat menggunakan perangkat digital, seseorang cenderung berkedip lebih sedikit, sehingga mata menjadi lebih cepat kering.
Dampak Jangka Panjang
Meskipun efek buram biasanya bersifat sementara, paparan layar dalam jangka panjang tetap bisa berdampak pada kesehatan mata.
Kelelahan mata yang terus-menerus dapat menurunkan kenyamanan visual dan meningkatkan risiko gangguan penglihatan lainnya, terutama jika tidak diimbangi dengan kebiasaan yang sehat.
Cara Mengurangi Dampak Negatif
Agar mata tetap sehat meski sering menggunakan layar, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Terapkan Aturan 20-20-20
Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Cara ini membantu mata beristirahat.
2. Atur Pencahayaan
Pastikan pencahayaan ruangan cukup dan tidak terlalu kontras dengan layar.
3. Jaga Jarak Layar
Posisikan layar sekitar 50–70 cm dari mata agar tidak terlalu dekat.
4. Kurangi Kecerahan Layar
Sesuaikan brightness layar agar tidak terlalu terang atau terlalu redup.
5. Sering Berkedip
Berkedip membantu menjaga kelembapan mata dan mencegah iritasi.
6. Gunakan Filter Cahaya Biru
Fitur ini dapat membantu mengurangi paparan cahaya biru dari layar.
Kapan Harus Waspada?
Jika mata buram terjadi terus-menerus, disertai nyeri atau gangguan penglihatan yang tidak kunjung membaik, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Hal ini penting untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan mata yang lebih serius.
Menatap layar terlalu lama memang dapat menyebabkan mata buram, namun biasanya hanya bersifat sementara akibat kelelahan mata.
Dengan menerapkan kebiasaan yang sehat dan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi mata, risiko gangguan penglihatan dapat diminimalkan.
Di tengah gaya hidup digital, menjaga kesehatan mata menjadi hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan.
Next News

Teh Chamomile Kian Populer, Ini 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh
in an hour

Waspada Lonjakan Hantavirus, Begini Cara Membedakan Gejalanya dengan Flu Biasa
8 days ago

Mental Health & Autoimmune: Mengapa Menjaga Pikiran Tetap Tenang Adalah Kunci Remisi
12 days ago

Waspada Paparan Sinar Matahari! Hubungan Antara Fotosensitivitas dan Aktivitas Penyakit Lupus
12 days ago

Bukan Sekadar Iritasi Kulit Inilah Fakta tentang Butterfly Rash yang Menjadi Ciri Khas Penyakit Lupus
12 days ago

Waspadai Gejala Lupus Penyakit Autoimun yang Meniru Berbagai Macam Penyakit Lain
12 days ago

Waspada! Kasus Darah Tinggi Anak Sekolah Jadi Ancaman Baru Ketahanan Nasional
14 days ago

Terapi Kucing dan Manfaatnya bagi Kesehatan Mental, dari Redakan Stres hingga Atasi Kesepian
13 days ago

Simak Rahasia Kreatin dalam Membantu Kekuatan dan Pertumbuhan Otot
15 days ago

Stretching vs Foam Rolling Mana yang Paling Ampuh untuk Melepaskan Otot Tegang Secara Cepat
15 days ago





