Jumat, 22 Mei 2026
Walisongo Global Media
Health

Terlalu Lama Menatap Layar, Benarkah Bisa Membuat Mata Buram?

Admin WGM - Friday, 10 April 2026 | 12:00 PM

Background
Terlalu Lama Menatap Layar, Benarkah Bisa Membuat Mata Buram?
(Google.com/)

Di era digital saat ini, penggunaan perangkat seperti Smartphone, laptop, dan komputer sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan, semuanya kini bergantung pada layar.

Namun, kebiasaan menatap layar terlalu lama sering dikaitkan dengan berbagai keluhan kesehatan mata, salah satunya mata buram. Lantas, apakah benar hal tersebut bisa terjadi?

Apa yang Terjadi pada Mata?

Menatap layar dalam waktu lama dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai Computer Vision Syndrome atau sindrom kelelahan mata digital.

Kondisi ini muncul akibat mata bekerja lebih keras saat fokus pada layar, terutama karena pencahayaan, kontras, dan paparan cahaya biru yang terus-menerus.

Gejala yang sering muncul antara lain:

  • Mata terasa kering
  • Penglihatan kabur atau buram
  • Mata lelah
  • Sakit kepala
  • Sulit fokus

Apakah Bisa Menyebabkan Mata Buram?

Secara umum, menatap layar terlalu lama memang dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram, tetapi sifatnya biasanya sementara.

Hal ini terjadi karena otot mata mengalami kelelahan akibat fokus terus-menerus pada jarak dekat. Ketika mata dipaksa bekerja tanpa istirahat, kemampuan fokusnya menurun, sehingga penglihatan menjadi tidak jelas.

Namun, jika kebiasaan ini terus berlangsung tanpa penanganan, kondisi tersebut bisa semakin mengganggu kenyamanan dan produktivitas.

Faktor yang Memperparah

Beberapa faktor yang dapat memperburuk kondisi mata akibat layar antara lain:

  • Pencahayaan ruangan yang kurang baik
  • Jarak layar terlalu dekat
  • Durasi penggunaan yang terlalu lama tanpa jeda
  • Jarang berkedip saat menatap layar

Tanpa disadari, saat menggunakan perangkat digital, seseorang cenderung berkedip lebih sedikit, sehingga mata menjadi lebih cepat kering.

Dampak Jangka Panjang

Meskipun efek buram biasanya bersifat sementara, paparan layar dalam jangka panjang tetap bisa berdampak pada kesehatan mata.

Kelelahan mata yang terus-menerus dapat menurunkan kenyamanan visual dan meningkatkan risiko gangguan penglihatan lainnya, terutama jika tidak diimbangi dengan kebiasaan yang sehat.

Cara Mengurangi Dampak Negatif

Agar mata tetap sehat meski sering menggunakan layar, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Terapkan Aturan 20-20-20

Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Cara ini membantu mata beristirahat.

2. Atur Pencahayaan

Pastikan pencahayaan ruangan cukup dan tidak terlalu kontras dengan layar.

3. Jaga Jarak Layar

Posisikan layar sekitar 50–70 cm dari mata agar tidak terlalu dekat.

4. Kurangi Kecerahan Layar

Sesuaikan brightness layar agar tidak terlalu terang atau terlalu redup.

5. Sering Berkedip

Berkedip membantu menjaga kelembapan mata dan mencegah iritasi.

6. Gunakan Filter Cahaya Biru

Fitur ini dapat membantu mengurangi paparan cahaya biru dari layar.

Kapan Harus Waspada?

Jika mata buram terjadi terus-menerus, disertai nyeri atau gangguan penglihatan yang tidak kunjung membaik, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Hal ini penting untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan mata yang lebih serius.

Menatap layar terlalu lama memang dapat menyebabkan mata buram, namun biasanya hanya bersifat sementara akibat kelelahan mata.

Dengan menerapkan kebiasaan yang sehat dan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi mata, risiko gangguan penglihatan dapat diminimalkan.

Di tengah gaya hidup digital, menjaga kesehatan mata menjadi hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan.