Minggu, 26 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Tembus Medan Sulit, Sepeda Motor Jadi Senjata Plt Bupati Pekalongan Tinjau Daerah Terpelosok

Admin WGM - Sunday, 19 July 2026 | 11:43 AM

Background
Tembus Medan Sulit, Sepeda Motor Jadi Senjata Plt Bupati Pekalongan Tinjau Daerah Terpelosok
Plt Bupati Pekalongan Tinjau Infrastruktur (ANTARA /)

Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus berupaya memastikan bahwa gerak roda pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di kawasan pinggiran. Komitmen ini ditunjukkan secara nyata oleh jajaran pimpinan daerah dalam sebuah agenda kunjungan kerja yang tidak biasa. Guna melihat langsung kondisi infrastruktur dan menyapa warga di area terpencil, Plt. Bupati Pekalongan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memilih menanggalkan kenyamanan fasilitas mobil dinas dan beralih menggunakan sepeda motor.

Aksi turun ke jalan dengan mengendarai roda dua ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026. Langkah berani ini sengaja diambil karena rute wilayah yang menjadi target peninjauan memiliki karakteristik medan yang sangat menantang. Akses jalan yang sempit, berliku, serta beberapa titik yang masih berupa tanah dan bebatuan dinilai mustahil untuk dilewati oleh kendaraan roda empat. Oleh karena itu, sepeda motor menjadi pilihan senjata paling efektif dan efisien bagi rombongan untuk menembus keterbatasan geografis tersebut.

Sepanjang perjalanan, rombongan Forkopimda yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri tampak kompak berkendara melintasi jalur-jalur ekstrem. Penggunaan sepeda motor terbukti memangkas jarak dan waktu tempuh secara signifikan. Selain itu, kendaraan roda dua memberikan fleksibilitas tinggi bagi para pejabat untuk sewaktu-waktu berhenti ketika melihat fasilitas publik seperti jalan desa, jembatan, atau saluran irigasi yang memerlukan perbaikan segera.

Kunjungan kerja ini tidak sekadar menjadi ajang pemantauan proyek fisik secara visual. Di beberapa lokasi pemberhentian di kawasan pelosok, Plt. Bupati Pekalongan memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog secara informal dengan warga setempat. Tanpa adanya sekat birokrasi yang kaku, masyarakat desa dapat dengan leluasa menyampaikan keluh kesah, kebutuhan prioritas, hingga aspirasi terkait perkembangan pembangunan di wilayah mereka. Pendekatan persuasif dan humanis ini mendapat sambutan hangat dari warga yang merasa diperhatikan oleh para pemimpinnya.

Dari hasil peninjauan langsung di lapangan ini, jajaran Pemkab Pekalongan dapat melakukan evaluasi yang lebih objektif dan akurat. Data serta fakta mendasar yang ditemukan di daerah terpelosok akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan kebijakan anggaran dan perencanaan pembangunan ke depan, khususnya dalam hal pemerataan infrastruktur jalan. Pihak pemerintah daerah menegaskan bahwa wilayah pinggiran tidak boleh luput dari perhatian dan harus mendapatkan porsi pembangunan yang berkeadilan.

Melalui agenda monitoring akhir pekan yang menantang ini, Forkopimda Kabupaten Pekalongan berhasil membuktikan bahwa keterbatasan medan bukanlah penghalang untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sinergi yang kuat antarpimpinan instansi di atas roda dua ini menjadi simbol optimisme baru. Kehadiran langsung para pemimpin di garis depan pembangunan tidak hanya membawa solusi konkret bagi kebutuhan publik, tetapi juga mempererat kedekatan emosional antara pemerintah dan rakyat demi mewujudkan kemajuan daerah yang menyeluruh.