Sasar Kafe hingga Money Changer, Ini Kronologi Temuan Emas Batangan 74 Kg oleh Penyidik Gabungan
Admin WGM - Thursday, 09 July 2026 | 11:03 AM


Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi besar yang tengah berjalan. Organisasi mahasiswa terbesar ini juga memberikan imbauan tegas kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk tetap menjaga marwah dan menghormati supremasi sipil.
Pernyataan dari PB PMII tersebut mencuat di tengah ketegangan yang melibatkan aparat penegak hukum serta pengamanan khusus di sekitar fasilitas publik. Perbincangan publik semakin menghangat setelah pihak TNI memberikan klarifikasi resmi bahwa penjagaan ketat di rumah dinas Jampidsus Kejaksaan Agung sama sekali tidak memiliki kaitan dengan agenda penggeledahan yang dilakukan oleh kepolisian.
Di sisi lain, dinamika penyelidikan kasus korupsi ini menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan setelah tim penyidik gabungan melakukan pergerakan di lapangan. Penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya bergerak cepat melakukan penggeledahan di sebuah kafe dan gerai penukaran uang (money changer).
Operasi senyap yang melibatkan puluhan personel kepolisian bersenjata lengkap tersebut sengaja dilakukan untuk mencari dokumen krusial terkait tindak pidana pencucian uang. Tidak berhenti di situ, tim penyidik juga memperluas area penggeledahan hingga menyasar ke sebuah rumah mewah yang berlokasi di kawasan Sentul, Bogor.
Hasil dari penggeledahan rumah mewah di Sentul tersebut berhasil mengamankan barang bukti dalam jumlah yang sangat fantastis dan mencengangkan. Penyidik menemukan beberapa koper berukuran besar yang setelah dibuka ternyata berisi tumpukan emas batangan dengan berat total mencapai 74 kilogram.
Barang bukti koper-koper berisi emas senilai puluhan miliar rupiah tersebut kini telah tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan pengawalan yang sangat ketat. Penampakan koper bermuatan logam mulia hasil kejahatan korupsi ini langsung menyita perhatian awak media yang telah bersiap menunggu di lokasi.
Sinergi dan ketegasan Polri dalam mengamankan aset-aset negara hasil korupsi ini diharapkan dapat terus berjalan secara transparan tanpa adanya intervensi dari pihak luar. PB PMII berkomitmen akan terus mengawal jalannya penegakan hukum ini agar keadilan dapat ditegakkan secara adil di Indonesia.
Next News

Sita Aset Negara Rp4,8 T di Bali, Kortas Tipikor Usut Dugaan Penyerobotan Lahan Mewah!
16 hours ago

Populasi Nila Hitam Meledak Ancam Nelayan, Pemerintah Thailand Bayar Warga yang Tangkap Ikan Invasif.
16 hours ago

Hadiri 1 Abad Gontor, Presiden Prabowo Sapa Santri dari Maung dan Suarakan Palestina!
16 hours ago

Mengaku Dendam karena Nama Institusi Dicemarkan, Pejabat Bea Cukai Tetap Terima Suap Rp1 Miliar per Bulan
6 hours ago

Kinerja BPR BKK Kabupaten Pekalongan Anjlok di Tengah Penyidikan Kasus Korupsi Kredit
6 hours ago

Dituding Menghilang Usai OTT KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Buka Suara
6 hours ago

Gunung Merapi Meluncurkan Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter, BPPTKG Pertahankan Status Siaga
a day ago

Gudang Mebel di Pekalongan Ludes Terbakar Dini Hari, Api Merembet ke Tiga Rumah Warga
a day ago

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Diborgol, Kasus Pemerasan dan TPPU Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
a day ago

Dugaan Keracunan MBG di MI Pringlangu, 11 Siswa Alami Mual dan Pusing
a day ago





