Santer Isu Kena OTT Kejagung, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Buka Suara dan Membantah!
Admin WGM - Tuesday, 26 May 2026 | 06:00 PM


Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, secara resmi memberikan klarifikasi tegas guna menanggapi draf isu liar yang beredar luas di ruang publik. Pimpinan institusi negara tersebut membantah keras rumor harian yang mengeklaim bahwa dirinya telah terjaring dalam tindakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh jajaran aparat penegak hukum dari pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).
Pernyataan resmi ini dikeluarkan untuk meredam distorsi informasi harian yang bergulir di sirkuit media sosial maupun platform pemberitaan nasional. Otoritas resmi dari pejabat Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa kabar mengenai penangkapan atau penahanan dirinya oleh aparat penegak hukum tersebut sama sekali tidak benar dan merupakan draf informasi yang tidak berdasar pada fakta materiil.
Pihak BGN memastikan bahwa seluruh jajaran struktural, termasuk Sony Sonjaya, tetap menjalankan aktivitas kedinasan secara normal guna mengawal garis waktu program kerja nasional yang sedang berjalan. Alih-alih terjerat kasus hukum, manajemen internal BGN saat ini justru tengah memfokuskan lini operasional harian mereka pada pembenahan tata kelola institusi yang bersih dan akuntabel.
Sejalan dengan komitmen penegakan integritas tersebut, Wakil Kepala BGN menyatakan kesiapan penuh lembaga untuk membersihkan segala bentuk sirkuit praktik ilegal yang mencoba mengganggu jalannya program kerja institusi. Salah satu fokus krusial yang kini menjadi atensi utama adalah draf langkah pemberantasan praktik lancung berupa aksi jual beli titik lokasi Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Guna mengantisipasi dan menindak tegas adanya keterlibatan oknum nakal dalam penyalahgunaan wewenang penentuan titik SPPG tersebut, Badan Gizi Nasional mengambil langkah taktis untuk memperkuat kerja sama lintas instansi. Jalinan kemitraan dan koordinasi hukum antara pihak BGN dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kini resmi diperkuat secara berlapis di lapangan.
Sinergi yang solid bersama institusi Polri diproyeksikan menjadi instrumen esensial dalam mengawasi jalannya draf distribusi program gizi, sekaligus menindak secara hukum siapapun yang terbukti melakukan pemerasan atau penipuan komersial harian terkait penempatan titik pelayanan gizi publik tersebut. Langkah pengawasan ketat ini ditempuh demi memastikan program strategis negara dapat tersalurkan dengan tepat sasaran tanpa adanya intervensi premanisme birokrasi.
Hingga saat ini, dengan adanya bantahan resmi langsung dari Sony Sonjaya mengenai isu miring OTT Kejagung tersebut, sirkuit manajemen Badan Gizi Nasional mengimbau publik untuk tidak mudah mempercayai draf rumor harian yang belum terverifikasi keabsahannya. BGN berkomitmen untuk terus menjaga transparansi kerja serta memperketat pengamanan sirkuit program SPPG di daerah demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Next News

Kaki Seribu Matang Ditemukan dalam Menu Makan Bergizi Gratis di Pasangkayu, Operasi SPPG Lariang Dihentikan Sementara
14 hours ago

Dihantam Ombak 2,5 Meter di Muara Pelabuhan Pekalongan, Perahu Jukung Pecah Menewaskan Satu Nelayan
15 hours ago

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa
15 hours ago

Asap Karhutla Kepung Bromo Hills, Pengunjung dan Pegawai Berlarian Keluar
16 hours ago

Benda Bercahaya Melintas di Langit Gorontalo, Diduga Meteor Jatuh di Pegunungan
2 days ago

Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo Dibakar Empat Orang Tak Dikenal
2 days ago

Kepulauan Seribu Diguncang Gempa M 5,9 Sabtu Pagi, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
2 days ago

Kebakaran Hutan Kembali Terjang Savana Bromo, Akses Wisata via Jemplang Resmi Ditutup
3 days ago

Saksi Kunci Ungkap Peran Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dalam Sidang Dugaan Pengeroyokan
3 days ago

Truk Tangki Gas Tabrak Rumah dan Motor di Jalur Pantura Brebes, Sopir Luka-Luka
3 days ago


