Senin, 27 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Resmi Pamit! Keputusan Nanik Deyang Tinggalkan BGN Demi Kesehatan Jantungnya

Admin WGM - Wednesday, 22 July 2026 | 03:17 PM

Background
Resmi Pamit! Keputusan Nanik Deyang Tinggalkan BGN Demi Kesehatan Jantungnya
Alasan Nanik S Deyang mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional (detikNews /)

Dinamika kepemimpinan di tingkat lembaga pemerintah nasional mengalami perubahan mengejutkan setelah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya pada Rabu, 22 Juli 2026. Keputusan yang tergolong mendadak ini menyita perhatian publik luas, mengingat BGN merupakan lembaga vital yang memegang peranan strategis dalam mengawal berbagai program pemenuhan gizi dan perbaikan kualitas kesehatan masyarakat di seluruh penjuru tanah air.

Langkah mundur yang diambil oleh Nanik S. Deyang didasari oleh pertimbangan kesehatan pribadi yang sangat mendesak. Beliau mengidap gangguan penyakit jantung yang membutuhkan perhatian medis secara intensif dan penanganan yang berkesinambungan. Dalam proses perpisahan yang berlangsung emosional di hadapan jajaran pejabat serta pegawai BGN, Nanik menyampaikan permohonan pamit sekaligus menegaskan bahwa keputusan ini murni diambil demi fokus menjalani serangkaian proses pengobatan serta pemulihan kondisi fisiknya agar dapat kembali pulih sepenuhnya.

Keputusan pribadi ini dinilai sebagai langkah yang bijaksana dan penuh rasa tanggung jawab. Tugas serta beban kerja sebagai pimpinan tertinggi BGN menuntut stamina fisik yang prima serta mobilitas yang sangat tinggi. Dengan melangkah mundur dari posisi puncak, Nanik memberikan ruang bagi kepemimpinan baru untuk melanjutkan roda organisasi tanpa terhambat oleh keterbatasan fisik yang tengah dialaminya. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh program kerja strategis yang sedang dan akan berjalan di lingkungan BGN dapat terus dieksekusi secara optimal demi kepentingan masyarakat luas.

Menindaklanjuti kekosongan pimpinan tersebut, pemerintah bergerak cepat untuk menjaga stabilitas operasional lembaga. Dadan Hindayana resmi ditunjuk untuk mengisi posisi penting tersebut dan melanjutkan estafet kepemimpinan di Badan Gizi Nasional. Penunjukan figur baru ini diharapkan dapat segera memimpin konsolidasi internal, mempercepat realisasi program-program krusial, serta mempertahankan ritme kerja BGN dalam mengatasi berbagai tantangan pemenuhan gizi nasional secara efektif dan akuntabel.

Pengunduran diri ini mendapatkan simpati mendalam dari berbagai pihak yang memberikan apresiasi atas dedikasi serta kontribusi Nanik S. Deyang selama memimpin BGN. Doa dan dukungan mengalir deras agar proses pengobatan jantung yang dijalaninya dapat berjalan dengan lancar hingga mencapai kesembuhan total. Di sisi lain, publik kini menaruh harapan besar pada pimpinan baru untuk membawa BGN melangkah lebih jauh dalam mewujudkan pemenuhan gizi yang merata dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.