Resmi Pamit! Keputusan Nanik Deyang Tinggalkan BGN Demi Kesehatan Jantungnya
Admin WGM - Wednesday, 22 July 2026 | 03:17 PM


Dinamika kepemimpinan di tingkat lembaga pemerintah nasional mengalami perubahan mengejutkan setelah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya pada Rabu, 22 Juli 2026. Keputusan yang tergolong mendadak ini menyita perhatian publik luas, mengingat BGN merupakan lembaga vital yang memegang peranan strategis dalam mengawal berbagai program pemenuhan gizi dan perbaikan kualitas kesehatan masyarakat di seluruh penjuru tanah air.
Langkah mundur yang diambil oleh Nanik S. Deyang didasari oleh pertimbangan kesehatan pribadi yang sangat mendesak. Beliau mengidap gangguan penyakit jantung yang membutuhkan perhatian medis secara intensif dan penanganan yang berkesinambungan. Dalam proses perpisahan yang berlangsung emosional di hadapan jajaran pejabat serta pegawai BGN, Nanik menyampaikan permohonan pamit sekaligus menegaskan bahwa keputusan ini murni diambil demi fokus menjalani serangkaian proses pengobatan serta pemulihan kondisi fisiknya agar dapat kembali pulih sepenuhnya.
Keputusan pribadi ini dinilai sebagai langkah yang bijaksana dan penuh rasa tanggung jawab. Tugas serta beban kerja sebagai pimpinan tertinggi BGN menuntut stamina fisik yang prima serta mobilitas yang sangat tinggi. Dengan melangkah mundur dari posisi puncak, Nanik memberikan ruang bagi kepemimpinan baru untuk melanjutkan roda organisasi tanpa terhambat oleh keterbatasan fisik yang tengah dialaminya. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh program kerja strategis yang sedang dan akan berjalan di lingkungan BGN dapat terus dieksekusi secara optimal demi kepentingan masyarakat luas.
Menindaklanjuti kekosongan pimpinan tersebut, pemerintah bergerak cepat untuk menjaga stabilitas operasional lembaga. Dadan Hindayana resmi ditunjuk untuk mengisi posisi penting tersebut dan melanjutkan estafet kepemimpinan di Badan Gizi Nasional. Penunjukan figur baru ini diharapkan dapat segera memimpin konsolidasi internal, mempercepat realisasi program-program krusial, serta mempertahankan ritme kerja BGN dalam mengatasi berbagai tantangan pemenuhan gizi nasional secara efektif dan akuntabel.
Pengunduran diri ini mendapatkan simpati mendalam dari berbagai pihak yang memberikan apresiasi atas dedikasi serta kontribusi Nanik S. Deyang selama memimpin BGN. Doa dan dukungan mengalir deras agar proses pengobatan jantung yang dijalaninya dapat berjalan dengan lancar hingga mencapai kesembuhan total. Di sisi lain, publik kini menaruh harapan besar pada pimpinan baru untuk membawa BGN melangkah lebih jauh dalam mewujudkan pemenuhan gizi yang merata dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.
Next News

Terlibat Peredaran Gelap Narkoba, Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim
in 43 minutes

Dituduh Maling Ayam Berujung Ajal: Ironi Aksi Brutal Warga di Tengah Pudarnya Rasa Kemanusiaan
15 minutes ago

Satu Kesempatan Emas! BPS dan Bima Arya Ingatkan Pentingnya Kesiapan Hadapi Bonus Demografi
in an hour

Pekerja Rumah Eks Jampidsus Ditemukan Tewas, Penyidik Endus Kejanggalan
an hour ago

PDIP Desak Pemerintah Buka Kembali Penyelidikan Kasus Kudatuli 27 Juli 1996
in 3 hours

Pesan Menohok Mahfud MD di KUII: Ormas Islam Jangan Cuma Amar Ma'ruf, Tapi Lupa Nahi Munkar
in 2 hours

Resmi! Tokoh La Via Campesina Henry Saragih Ditunjuk Jadi Sekjen Baru Partai Buruh
in an hour

Kronologi dr. Siti Zahra Maghfira, Dokter Internship yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen
in 30 minutes

Polisi Tepis Isu Nasi Uduk dan Perusakan Masjid dalam Bentrokan Menteng, 200 Personel Gabungan Diterjunkan
30 minutes ago

Peringatan Keras JPMorgan: Dampak Super El Nino Berpotensi Guncang Ketahanan Pangan dan Ekonomi RI
a day ago





