Resmi Dibuka! 30.000 Loker Manager Koperasi Merah Putih, Beneran Bisa Jadi Pegawai BUMN?
Admin WGM - Thursday, 16 April 2026 | 02:40 PM


Program Koperasi Merah Putih sekarang nggak cuma jadi wacana penguatan ekonomi desa, tapi mulai kelihatan bentuk nyatanya. Pemerintah resmi membuka 35.476 lowongan kerja untuk mengelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan pendaftaran yang sudah dibuka sejak 15 April 2026 hingga 24 April 2026 melalui situs phtc.panselnas.go.id.
Yang paling banyak disorot tentu posisi manager Kopdes, yang jumlahnya tembus sekitar 30.000 posisi. Sisanya dialokasikan untuk pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih. Skala rekrutmen sebesar ini jelas bikin banyak orang langsung pasang radar, apalagi karena programnya langsung berada di bawah koordinasi pemerintah pusat.
Menariknya, status pekerjaan yang ditawarkan bukan sekadar tenaga koperasi biasa. Buat yang lolos seleksi, mereka akan dipekerjakan sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun, di bawah entitas seperti PT Agrinas Pangan Nusantara dan PT Agrinas Jaladri Nusantara. Di sinilah mulai muncul persepsi kalau ini adalah "jalan masuk" ke BUMN.
Tapi tetap perlu dilihat dengan jernih. Status PKWT artinya kontrak, bukan pegawai tetap. Jadi meskipun secara administratif masuk dalam lingkungan BUMN, posisi ini tetap punya batas waktu dan evaluasi kinerja. Nggak ada jaminan otomatis untuk lanjut jadi pegawai tetap setelah kontrak selesai.
Dari sisi kualifikasi, rekrutmen ini cukup terbuka. Lulusan D3, D4, sampai S1 dari semua jurusan bisa daftar, dengan syarat IPK minimal 2,75 dan usia maksimal 35 tahun. Proses seleksi juga dilakukan secara nasional dan diklaim transparan, dengan pendaftaran hanya melalui situs resmi yang sudah ditentukan.
Pemerintah juga sudah mengingatkan sejak awal soal potensi penipuan. Nggak ada jalur instan, apalagi yang pakai embel-embel "bisa bantu lolos". Kalau ada yang nawarin begitu, besar kemungkinan itu modus.
Kalau dilihat secara keseluruhan, ini tetap peluang yang cukup besar, terutama buat yang pengen punya pengalaman kerja langsung di program strategis nasional sekaligus masuk ke ekosistem BUMN, walaupun masih dalam bentuk kontrak.
Jadi, ini bukan sekadar lowongan biasa, tapi juga bukan tiket instan jadi pegawai tetap. Tinggal bagaimana kamu melihatnya kesempatan buat naik level, atau peluang yang harus dipertimbangkan matang-matang sebelum ambil langkah?
Next News

Dinamika Politik AS, DonaldTrump Jadi Target Pen*mb*kan Di Tengah Isu Nuklir Iran
8 hours ago

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Ini Daftar Menteri dan Pejabat yang Dilantik
6 hours ago

Menepis Isu Miring, Wamenkeu Purbaya Dorong Insentif Rp5 Juta per Motor Listrik ke Presiden
4 hours ago

Demokrasi Diuji, Yusril Sebut Pemerintah Senang Dikritik Saat Feri Amsari Dipolisikan
5 hours ago

Bukan Sekadar Langganan Zoom, BGN Ungkap Urgensi Anggaran Rp5,7 Miliar untuk Program Gizi
6 hours ago

Peta Politik Israel Berubah, Dua Mantan PM Bersatu Lawan Kepemimpinan Netanyahu
7 hours ago

Gugur di Lebanon, Kopda Rico Pramudia Dapatkan Penghormatan Militer Tertinggi dari PBB
9 hours ago

Pasca-Insiden Penembakan, Trump Tegaskan Posisi Keras Terhadap Konflik Timur Tengah
10 hours ago

Wujudkan Astacita, Pemda Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Kebijakan Nasional
11 hours ago

Jangan Sampai Rugi! Cek Daftar Pecahan Rupiah yang Tak Laku Lagi Mulai Tahun Ini
12 hours ago





