Senin, 27 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Menko Zulhas Soroti Soroti Indikasi Penyalahgunaan Anggaran

Admin WGM - Saturday, 18 July 2026 | 06:00 PM

Background
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Menko Zulhas Soroti Soroti Indikasi Penyalahgunaan Anggaran
Program Makan Bergizi Gratis (Kompas/)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tengah memasuki tahap evaluasi total seiring munculnya sorotan tajam dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Menko Zulhas menaruh perhatian serius pada indikasi penyalahgunaan anggaran serta efektivitas regulasi Surat Perintah Penyediaan Gizi (SPPG) di lapangan.

Di sisi legislatif, Fraksi NasDem secara tegas meminta Badan Gizi Nasional (BGN) membenahi infrastruktur dapur umum MBG yang dinilai masih bermasalah. Mereka mengingatkan pemerintah agar menyelesaikan kendala standar higienitas operasional tersebut sebelum melangkah lebih jauh melibatkan kantin sekolah.

Merespons usulan kerja sama tersebut, BGN menyatakan bahwa pihak kepresidenan pada dasarnya tidak menutup peluang untuk mengikutsertakan kantin sekolah dalam proses distribusi. Kemitraan dengan pelaku usaha lokal di lingkungan sekolah dinilai dapat mempercepat jangkauan program asalkan sistem pengawasannya sudah matang.

Sementara itu, guna menjaga efisiensi anggaran dan efektivitas logistik, seorang anggota DPR mengusulkan sebuah formula distribusi alternatif bagi sekolah. Ia menyarankan agar penyaluran paket makanan bergizi tersebut cukup dijadwalkan sebanyak tiga kali dalam seminggu saja.

Langkah pengurangan frekuensi ini dinilai rasional untuk meminimalisasi potensi sisa makanan yang terbuang serta meringankan beban operasional tim juru masak di daerah. Evaluasi lintas lembaga ini diharapkan mampu menghasilkan formula penyempurnaan yang solid demi keberlanjutan program jangka panjang.

Komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci penting agar program strategis nasional ini dapat dinikmati oleh seluruh anak sekolah secara merata. Publik kini menanti langkah konkret dari BGN dalam menerapkan rekomendasi perbaikan demi menjamin mutu pangan generasi masa depan.