Sabtu, 11 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Polemik Tangkap Bandar Narkoba di Kalteng, Dua Polisi Ditemukan Gugur di Sungai

Admin WGM - Sunday, 05 July 2026 | 06:09 PM

Background
Polemik Tangkap Bandar Narkoba di Kalteng, Dua Polisi Ditemukan Gugur di Sungai
Penggerebekan narkoba Katingan (Kalteng.info /)

Dua anggota kepolisian di Provinsi Kalimantan Tengah telah ditemukan setelah sempat dinyatakan hilang saat operasi penggerebekan bandar narkoba ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa Bripda Nopandri dan Aiptu Sumaryanto gugur dalam menjalankan tugas kedinasan yang penuh risiko di lapangan penegakan hukum tersebut.

"Benar, tim gabungan berhasil menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto sekitar pukul 09.00 WIB," ungkap Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, saat dikonfirmasi Antara News di Palangka Raya (5/7/2026).

Insiden tragis penyerangan atau kecelakaan operasional ini bermula ketika para personel kepolisian melakukan penyergapan terhadap target sindikat narkotika skala besar di wilayah hukum setempat. Namun, kondisi medan yang berat membuat kedua petugas tersebut terpisah dari rombongan besar hingga akhirnya dilaporkan hilang secara misterius.

Tim penyelamat gabungan dari berbagai unsur langsung mengerahkan segala upaya pencarian intensif dengan menyisir sepanjang kawasan aliran Sungai Katingan. Jasad Bripda Nopandri menjadi korban pertama yang berhasil ditemukan oleh tim pencari dalam keadaan sudah tidak bernyawa, mengapung di aliran sungai tersebut.

Setelah penemuan pertama, tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian setempat langsung memfokuskan seluruh sumber daya untuk melacak keberadaan satu korban tersisa. Selang beberapa waktu dari penemuan pertama, petugas akhirnya berhasil menemukan posisi Aiptu Sumaryanto yang juga dikonfirmasi telah meninggal dunia dalam kondisi gugur.

Keberhasilan proses evakuasi terhadap kedua jenazah Bhayangkara Negara ini menandai berakhirnya operasi pencarian darurat yang sempat menegangkan di wilayah Kalimantan Tengah. Pihak kepolisian daerah langsung menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam atas pengorbanan jiwa yang diberikan oleh kedua prajurit terbaiknya tersebut.

"Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Dodik.

Kedua jasad korban segera dibawa menuju rumah sakit terdekat guna menjalani prosedur pemeriksaan medis dan identifikasi lebih lanjut demi kepentingan penyelidikan. Pihak institusi Polri menegaskan tidak akan tinggal diam dan berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas latar belakang peristiwa tragis yang merenggut nyawa anggotanya.

Operasi pemberantasan narkoba di wilayah tersebut kini terus ditingkatkan secara masif guna mengejar bandar besar yang memicu terjadinya insiden mematikan ini. Negara dipastikan akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa serta penghormatan terakhir kepada almarhum Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri atas dedikasi tertinggi mereka.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Bripda Nopandri. Almarhum gugur saat menjalankan tugas. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ungkap Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dilansir dari Suara.com (5/7/2026).

Masyarakat luas turut menyampaikan simpati mendalam melalui berbagai saluran atas tragedi kemanusiaan yang menimpa para penegak hukum di Bumi Tambun Bungai ini. Kepergian kedua personel terbaik ini menjadi pengingat nyata bagi semua pihak mengenai betapa tingginya harga yang harus dibayar dalam memerangi peredaran gelap narkotika.