Perhatian! Hindari Pakai Staples dan Isolasi kalau Mau Tukar Uang Baru di Bank Indonesia
Admin WGM - Tuesday, 24 February 2026 | 10:34 AM


Antusiasme masyarakat dalam memburu uang rupiah layak edar dengan kondisi baru semakin meningkat tajam seiring dengan semakin dekatnya perayaan hari raya Idulfitri. Bank Indonesia melalui armada kas keliling terus berupaya memberikan layanan prima bagi warga yang ingin memperbarui koleksi uang tunai mereka untuk kebutuhan angpao lebaran. Namun, kenyamanan dan kelancaran proses penukaran tersebut sangat bergantung pada kesiapan setiap nasabah dalam mematuhi aturan administratif maupun teknis yang telah ditetapkan. Banyak kejadian di lapangan menunjukkan bahwa beberapa warga terpaksa tertunda proses penukarannya hanya karena melupakan dokumen fisik atau memberikan perlakuan yang salah pada uang tunai yang akan ditukarkan. Memperhatikan rincian kecil sebelum berangkat menuju lokasi penukaran menjadi kunci utama agar waktu Anda tidak terbuang sia-sia di tengah antrean yang cukup padat.
Persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas moneter sebenarnya bertujuan untuk mempercepat aliran transaksi di meja petugas. Pemahaman yang seragam mengenai standar perlakuan uang kertas juga sangat membantu mesin penghitung bekerja secara akurat tanpa kendala mekanis.
Dokumen Fisik Sebagai Syarat Mutlak Kehadiran
Kartu Tanda Penduduk atau KTP asli merupakan barang pertama yang wajib berada di dalam tas Anda sebelum meninggalkan rumah. Petugas bank di lokasi kas keliling memerlukan identitas fisik tersebut untuk melakukan verifikasi akhir terhadap data pemesanan yang telah terdaftar di pangkalan data portal PINTAR BI. Kehadiran KTP asli tidak dapat digantikan oleh fotokopi maupun tangkapan layar di ponsel guna menghindari risiko penyalahgunaan identitas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Verifikasi identitas yang ketat ini menjadi langkah pencegahan Bank Indonesia terhadap praktik percaloan yang sering kali meresahkan masyarakat saat musim penukaran uang tiba.
Bukti pemesanan digital yang memuat kode unik atau QR Code menjadi perlengkapan wajib kedua yang harus Anda siapkan. Anda sangat disarankan untuk menyimpan dokumen tersebut dalam format PDF yang mudah diakses atau melakukan tangkapan layar dengan resolusi tinggi agar mesin pemindai petugas dapat membaca kode tersebut dengan cepat. Pastikan ponsel Anda memiliki daya baterai yang cukup saat berada di lokasi karena tanpa kode pemesanan tersebut, petugas tidak diperkenankan untuk melayani transaksi penukaran meskipun Anda sudah membawa uang tunai dalam jumlah yang pas.
Aturan Teknis Penataan Uang Tunai yang Benar
Perlakuan terhadap uang tunai yang akan ditukarkan sering kali menjadi poin yang kurang diperhatikan oleh sebagian besar masyarakat. Bank Indonesia memberikan instruksi khusus mengenai kondisi fisik uang agar proses penghitungan berjalan lebih profesional dan cepat. Berikut adalah beberapa larangan dan saran penataan uang yang perlu Anda ketahui:
- Larangan Penggunaan Staples dan Isolasi Penggunaan staples atau selotip untuk menyatukan lembaran uang sangat dilarang karena dapat merusak serat kertas uang tersebut. Staples yang menempel pada uang berisiko melukai tangan petugas dan merusak komponen mesin penghitung uang elektronik yang sangat sensitif. Gunakanlah pembatas dari kertas tipis atau amplop jika Anda ingin mengelompokkan uang dalam jumlah tertentu.
- Memilah Uang Berdasarkan Nilai Nominal Pilah dan susunlah uang Anda berdasarkan pecahannya sebelum sampai di meja penukaran. Pastikan setiap lembar uang menghadap ke arah yang sama agar petugas tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk merapikan tumpukan uang Anda secara manual.
- Menghindari Uang yang Terlipat atau Lusuh Parah Meskipun Anda ingin menukar uang lama ke uang baru, pastikan uang lama tersebut masih dalam kondisi layak edar. Uang yang terlalu banyak lipatan tajam atau dalam kondisi sangat kotor sebaiknya dirapikan terlebih dahulu agar mempermudah verifikasi keaslian oleh petugas lapangan.
- Menghitung Uang Secara Mandiri di Rumah Pastikan jumlah uang yang Anda bawa sudah tepat sesuai dengan angka yang Anda cantumkan saat melakukan pemesanan daring. Ketidaksesuaian nilai nominal dapat menghambat proses administrasi dan mengganggu kelancaran antrean bagi warga lainnya yang sudah menunggu di belakang Anda.
Kesiapan Mental dan Kedisiplinan di Area Layanan
Kehadiran di lokasi sesuai dengan jendela waktu yang telah ditentukan menunjukkan bentuk penghargaan terhadap sistem yang sudah dibangun untuk kenyamanan bersama. Petugas kas keliling biasanya menerapkan sistem kloter berdasarkan jam yang tertera pada bukti pemesanan Anda. Datanglah lebih awal sekitar sepuluh hingga lima belas menit untuk melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh perlengkapan yang Anda bawa. Kesabaran dan kepatuhan terhadap instruksi petugas keamanan di lokasi juga sangat diperlukan mengingat tingginya jumlah kunjungan warga di titik titik keramaian seperti pasar atau alun alun kota.
Pihak perbankan terus mengingatkan bahwa layanan penukaran uang baru ini sepenuhnya bebas dari biaya tambahan atau pungutan liar. Masyarakat diimbau untuk hanya melakukan transaksi dengan petugas resmi yang menggunakan seragam serta tanda pengenal resmi Bank Indonesia. Waspadalah terhadap tawaran dari pihak tidak dikenal yang mencoba membantu proses penukaran dengan meminta imbalan tertentu. Keamanan dan keaslian uang Anda hanya terjamin jika Anda mengikuti prosedur resmi yang telah disediakan oleh negara.
Mempersiapkan segala kebutuhan penukaran uang dengan teliti di rumah akan membuat pengalaman Anda di lokasi kas keliling menjadi lebih menyenangkan dan bebas dari rasa stres. KTP asli yang tersedia, bukti pemesanan yang siap pindai, serta uang tunai yang tersusun rapi tanpa staples adalah modal utama bagi setiap warga yang ingin menyambut lebaran dengan uang baru. Mari kita tunjukkan kedewasaan dalam berbangsa dengan mematuhi aturan perlakuan uang rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Persiapan yang matang tidak hanya mempermudah diri sendiri, tetapi juga membantu petugas memberikan layanan terbaik bagi lebih banyak orang. Kebahagiaan saat berbagi rezeki dengan sanak saudara akan terasa semakin sempurna jika diawali dengan proses yang tertib dan sesuai dengan aturan perbankan yang berlaku.
Next News

Simpan atau Belanjakan? Menjawab Dilema Masyarakat Pemilik Uang Rupiah Edisi Khusus
2 days ago

Jangan Cuma Disimpan! Cek Fakta Apakah UPK 75 Ribu Masih Laku untuk Belanja
2 days ago

Makin Keren! Yuk Kenalan dengan Sosok Pahlawan dan Makna Tersembunyi di Balik Uang Rupiah Baru
2 days ago

Fakta Unik! Alasan Kamu Sayang Pakai Uang Baru Padahal Akhirnya Malah Impulsif
2 days ago

Sayang Mau Jajan? Ternyata Ini Alasan Psikologis Kamu Lebih Berat Mengeluarkan Uang Baru
2 days ago

Saudara Banyak tapi Gaji Pas-pasan? Ini Cara Bagi Nominal Uang Baru Biar Gak Boncos
2 days ago

Dilema Kasih Angpao Lebaran? Simak Panduan Anggaran Ideal Biar Dompet Gak Jerit
2 days ago

Biaya Admin Selangit hingga Uang Palsu, Ini Alasan Kenapa Tukar Uang di Jalanan Itu Berisiko
2 days ago

Jangan Sampai Ditolak! Ini Syarat Terbaru Tukar Uang Baru di Bank Indonesia 2026
2 days ago

Anti Ribet! Ini Cara Daftar PINTAR BI Buat Tukar Uang Baru Lebaran 2026
2 days ago





