Lagi! KPK OTT di Dua Wilayah Jakarta dan Banjarmasih Urusan Pajak Lagi
Admin WGM - Wednesday, 04 February 2026 | 04:14 PM


KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Kembali gelar OTT di Kantor Penerimaan Pajak Wilayah Banjarmasin Kalimantan Selatan (4/1/2026). Kantor Pajak Madya Banjarmasin dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai target OTT secara bersamaan. Dilansir dari laman Kompas.com, dugaan tindak korupsi yang dilakukan KPP Banjarmasin bermotif restitusi pajak, sedangkan direktorat Jenderal Bea dan Cukai berkaitan dengan importasi barang (4/2/2026).
Prosedur restitusi pajak dapat melibatkan proses verifikasi dokumen, penilaian kepatuhan, dan pemutusan pengembalian dana pajak dari negara ke masyarakat. Proses administratif ini menjadi celah yang dilakukan oknum Pajak untuk menyalahgunakan kekuasaan terkait transaksi dana.
Sementara itu, dugaan terkait importasi barang dilihat dari celah prosedur nilai pabean hingga otoritas di lapangan dalam menentukan pelanggaran. OTT ini bukan pertama atau kedua kalinya yang dilakukan dalam dua bulan pertama di 2026, melainkan sudah kesekian kalinya.
Hal ini menjadi peringatan keras yang tidak hanya berfokus pada oknum korupsi, melainkan sudah pada sistem pemerintahan yang rusak. Di bawah kepemimpinan Purbaya, Kemenkeu RI, OTT yang banyak dilakukan di lembaga turunan Kemenkeu menjadi sorotan terlebih intervensi hukum yang dikenakan.
"Yang di OTT di Banjarmasin dan di Lampung, yang disergap oleh KPK, ini mungkin shock terapi bagi pegawai kami," ungkap purbaya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI (4/2/2026).
Namun, KPP Banjarmasin diduga adanya praktik restitusi pajak atau suap yang hingga saat ini masih dalam mendalami kasus. Informasi ini dikonfirmasi oleh Fitroh Rohcahyanto, Wakil Ketua KPK kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
"Jadi hari ini ada dua OTT, satu Banjarmasin yang kedua Jakarta. Beda kasus," terang Fitroh Nurcahyanto yang dilansir dari laman detikNews.
Prosedur pendalaman kasus memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dan oknum mana saja yang terseret dalam OTT ini. Hingga saat ini belum ada informasi resmi atau dari lembaga anti rasuah terkait.
Next News

Jajaran Kejaksaan Negeri Karo Diperiksa Kejagung Imbas Dugaan Pelanggaran Kode Etik Perkara Amsal Sitepu
8 hours ago

Fenomena Langit April: Komet Paskah C/2026 A1 Mendekati Matahari, Berpotensi Terlihat dengan Mata Telanjang
10 hours ago

Fenomena Cahaya Misterius di Langit Lampung dan Sumbar, Pakar Bilang Bukan Meteor
12 hours ago

Viral Seruan Saiful Mujani Jatuhkan Pemerintahan Prabowo: Pengamat Sebut Langkah Absurd
14 hours ago

Capai Pilar Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Siap Bangun 100 Gudang Panen di Seluruh Indonesia
a day ago

Andrie Yunus Terancam Buta Permanen, Proses Hukum Berjalan Lambat dan Tidak Transparan
a day ago

Bertahan Hidup 7 Hari di Hutan, Molly si Border Collie Ditemukan Selamat
a day ago

Berkas Lengkap! KPK Limpahkan Kasus Korupsi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ke PN
a day ago

KPK Beri Peringatan Keras! Bos Rokok Muhammad Suryo Diminta Kooperatif Penuhi Panggilan
a day ago

Banjir Terjang Desa Labean Sulawesi Selatan, Puluhan Rumah Warga Terendam Lumpur dan Air
a day ago





