Kue Soes Kempes Setelah Keluar Oven? Ini 4 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya
Admin WGM - Tuesday, 30 June 2026 | 07:00 PM


Membuat choux pastry atau yang lebih akrab dikenal sebagai kue sus di Indonesia merupakan sebuah seni yang membutuhkan ketepatan takaran dan teknik. Salah satu masalah yang paling sering dihadapi oleh para pembuat kue pemula maupun berpengalaman adalah adonan kue sus yang tiba-tiba mengempis dan mengkerut sesaat setelah dikeluarkan dari oven. Padahal, ketika berada di dalam panggangan, kue tersebut tampak mengembang dengan sangat cantik dan kokoh. Fenomena ini tentu sangat mengecewakan, tetapi sebenarnya dapat ditelusuri melalui beberapa kesalahan teknis yang terjadi selama proses pengolahan maupun pemanggangan.
Penyebab pertama dan yang paling umum terjadi adalah kadar air atau kelembapan yang masih terlalu tinggi di dalam adonan saat proses pemanggangan selesai. Struktur kokoh pada kue sus terbentuk dari koagulasi protein telur dan gelatinisasi tepung terigu yang ditopang oleh uap air. Jika bagian dalam kue belum sepenuhnya kering dan matang ketika dikeluarkan dari oven, uap air yang tersisa di dalam rongga akan mengembun kembali menjadi air. Perubahan suhu yang drastis dari panasnya oven ke suhu ruangan akan membuat dinding kue sus yang masih lembek kehilangan penopangnya, sehingga kue akan langsung mengempis.
Penyebab kedua berkaitan dengan kebiasaan membuka pintu oven terlalu cepat saat proses pemanggangan masih berlangsung. Kue sus sangat bergantung pada kestabilan suhu tinggi untuk mengubah air menjadi uap yang mendorong adonan mengembang. Membuka pintu oven, terutama pada dua puluh menit pertama, akan menyebabkan suhu di dalam oven turun secara mendadak. Aliran udara dingin yang masuk akan menghentikan proses pengembangan uap air sebelum struktur protein telur sempat mengeras secara sempurna, yang berujung pada kegagalan pembentukan rongga kue.
Penyebab ketiga terletak pada kesalahan saat mencampur telur ke dalam adonan dasar yang dimasak. Telur harus dimasukkan satu per satu setelah adonan tepung, air, dan mentega benar-benar berada dalam kondisi hangat suam-suam kuku. Jika telur dimasukkan saat adonan masih terlalu panas, protein telur akan matang sebelum waktunya. Sebaliknya, jika adonan terlalu cair karena jumlah telur yang berlebihan, kue sus tidak akan memiliki kekuatan struktur yang cukup untuk mempertahankan bentuknya setelah mengembang, sehingga kue akan roboh dan mengempis setelah keluar dari oven. Memahami faktor-faktor kritis ini akan membantu memastikan kue sus buatan Anda tetap kokoh dan berongga sempurna.
Next News

Ratusan Nakes NTT Desak Proses Hukum: Dugaan Misteri di Balik Kasus dr. Icha Harus Dibongkar!
8 hours ago

Karpet Merah untuk CPO Lokal: Mandatori B50 Prabowo Siap Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja Baru!
8 hours ago

Dari Kursi Kuasa ke Ruang Pemeriksaan: Kejatuhan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam Semalam
9 hours ago

Sempat Ditutupi Tersangka Kasus Pembakaran Tiga Santri di Ponpes Lombok Ditangkap Polisi
10 hours ago

Kasus Korupsi Batu Bara Blackout Sumatra, Polisi Geledah 12 Lokasi Sita Ratusan Miliar Barang Bukti
11 hours ago

Ingin Ganti Kuasa Pajak? Pahami Syarat Kompetensi dan Prosedur Pencabutan Terbaru Menurut DJP
5 hours ago

Gerebek Kasus Korupsi, Polisi Dapati Ruko di Cipete Jaksel Kosong Tanpa Penghuni Saat Digeledah
6 hours ago

Usai Pemakaman Khamenei, Iran Gempur Pangkalan Militer AS hingga Sirene Bahaya Meraung di Kuwait-Bahrain
7 hours ago

Makin Panas! Polda Jateng Larang Jajaran Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi MBG
8 hours ago

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Ini Sosok Pengusaha Sukses yang Pernah Menjabat Menteri Perdagangan
9 hours ago





