KM Nurul Salsa Karam di Sulawesi Selatan, Hingga Kini 24 Penumpang Lainnya masih dalam Pencarian
Trista Aura - Friday, 17 July 2026 | 03:18 PM


Upaya pencarian terhadap korban tenggelamnya kapal motor KM Nurul Salsa di perairan Sulawesi Selatan terus dilakukan secara intensif oleh tim penyelamat. Berdasarkan data terbaru (17/7/2026), sebanyak 49 penumpang dilaporkan selamat, satu orang dinyatakan meninggal dunia, dan 24 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
"Laporan awal kepada kami ada 50 orang. Namun setelah dikonfirmasi ternyata ada 74 orang penumpang," ungkap Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arief Anwar, dilansir dari laman Sulawesipos.com.
Peristiwa tragis ini bermula saat kapal yang berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng ini mengalami mati mesin di tengah laut sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam, Rabu (15/7/2026). Kapal yang membawa puluhan penumpang tersebut diketahui sempat terhantam ombak besar pada badan kapal hingga membuat kepanikan luar biasa di antara para penumpang.
Sejak Kamis malam (16/7/2026), telah dilakukan pencarian dengan kendala besar yang dihadapi oleh pihak berwenang dalam melakukan pendataan dan proses pencarian korban hilang di lokasi kejadian. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkapkan bahwa puluhan nama penumpang yang menjadi korban ternyata tidak tercatat di dalam manifes resmi kapal.
Adanya data yang tidak cocok manifes ini membuat petugas harus bekerja ekstra keras untuk memverifikasi identitas asli dari para korban selamat maupun yang masih hilang. Selain manifes yang tidak akurat, laporan lain dari Kepulauan Riau juga sempat menyebutkan angka korban selamat sebanyak 46 orang dan 23 orang masih dinyatakan hilang.
"Data korban ini masih belum valid karena tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga. Mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya anggota keluarga yang berada di KM Nurul Salsa tersebut," pungkas Arief.
Sementara itu, informasi terpisah mengenai kecelakaan laut lainnya juga dilaporkan terjadi di wilayah perairan Nusa Tenggara Barat pada waktu yang hampir bersamaan. Sebuah kapal wisata dikabarkan tenggelam di sekitar perairan Tanjung Katupa, Kabupaten Bima, dengan total 45 orang dilaporkan berhasil diselamatkan.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus menyisir area perairan Sulawesi Selatan guna menemukan 24 penumpang KM Nurul Salsa yang belum diketahui nasibnya. Pihak keluarga korban terus menunggu dengan cemas di posko penyelamatan demi mendapatkan kepastian informasi mengenai anggota keluarga mereka.
Next News

Mantan Calon Bupati Deli Serdang Jadi Otak Pengiriman Uang Palsu Rp 980 Juta untuk Demo di Jakarta
in 5 hours

Kayuh Sepeda Pekalongan-Jakarta Berujung Tersangka, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Pedagang Singkong
in an hour

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik ke Singapura
16 hours ago

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transfer Bank demi Genjot Penerimaan Negara
20 hours ago

Titik Api Masih Muncul, Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Landa Area Seluas 1,5 Hektar
a day ago

Pembatalan Suket Ijazah Gibran Berpotensi Merembet ke Presiden Prabowo
2 days ago

Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Deklarasi Mahasiswa di Bundaran HI
2 days ago

Melestarikan Warisan Budaya, Parade Kain Batik 116 Meter Bentang Pewarna Alami di Kota Pekalongan
2 days ago

Gelombang Pengunduran Diri Musisi dan UMKM Warnai Rencana Penyelenggaraan RANS Carnival di Sleman
3 days ago

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Batalkan Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Rakabuming Raka
3 days ago


