Senin, 27 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

KM Nurul Salsa Karam di Sulawesi Selatan, Hingga Kini 24 Penumpang Lainnya masih dalam Pencarian

Trista - Friday, 17 July 2026 | 03:18 PM

Background
KM Nurul Salsa Karam di Sulawesi Selatan, Hingga Kini 24 Penumpang Lainnya masih dalam Pencarian
KM Nurul Salsa tenggelam di Kepulauan Selayar (BeritaSatu /)

Upaya pencarian terhadap korban tenggelamnya kapal motor KM Nurul Salsa di perairan Sulawesi Selatan terus dilakukan secara intensif oleh tim penyelamat. Berdasarkan data terbaru (17/7/2026), sebanyak 49 penumpang dilaporkan selamat, satu orang dinyatakan meninggal dunia, dan 24 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

"Laporan awal kepada kami ada 50 orang. Namun setelah dikonfirmasi ternyata ada 74 orang penumpang," ungkap Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arief Anwar, dilansir dari laman Sulawesipos.com. 

Peristiwa tragis ini bermula saat kapal yang berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng ini mengalami mati mesin di tengah laut sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam, Rabu (15/7/2026). Kapal yang membawa puluhan penumpang tersebut diketahui sempat terhantam ombak besar pada badan kapal hingga membuat kepanikan luar biasa di antara para penumpang.

Sejak Kamis malam (16/7/2026), telah dilakukan pencarian dengan kendala besar yang dihadapi oleh pihak berwenang dalam melakukan pendataan dan proses pencarian korban hilang di lokasi kejadian. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkapkan bahwa puluhan nama penumpang yang menjadi korban ternyata tidak tercatat di dalam manifes resmi kapal.

Adanya data yang tidak cocok  manifes ini membuat petugas harus bekerja ekstra keras untuk memverifikasi identitas asli dari para korban selamat maupun yang masih hilang. Selain manifes yang tidak akurat, laporan lain dari Kepulauan Riau juga sempat menyebutkan angka korban selamat sebanyak 46 orang dan 23 orang masih dinyatakan hilang.

"Data korban ini masih belum valid karena tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga. Mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya anggota keluarga yang berada di KM Nurul Salsa tersebut," pungkas Arief. 

Sementara itu, informasi terpisah mengenai kecelakaan laut lainnya juga dilaporkan terjadi di wilayah perairan Nusa Tenggara Barat pada waktu yang hampir bersamaan. Sebuah kapal wisata dikabarkan tenggelam di sekitar perairan Tanjung Katupa, Kabupaten Bima, dengan total 45 orang dilaporkan berhasil diselamatkan.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus menyisir area perairan Sulawesi Selatan guna menemukan 24 penumpang KM Nurul Salsa yang belum diketahui nasibnya. Pihak keluarga korban terus menunggu dengan cemas di posko penyelamatan demi mendapatkan kepastian informasi mengenai anggota keluarga mereka.