Israel Meradang, Iran dan AS Sepakati Gencatan Senjata Lebanon dan Buka Selat Hormuz Secara Komersial
Trista - Saturday, 18 April 2026 | 01:02 PM


Perkembangan konflik Timur Tengah menemukan titik terang setelah adanya kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan aliansi Israel-Amerika Serikat (AS). Pemerintah Iran dan AS secara bersama menyatakan gencatan senjata turut diterapkan antara Israel dengan Lebanon selama 10 hari ke depan, Kamis (16/4/2026).
Donald Trump melarang keras adanya serangan ke arah Lebanon dan sebaliknya ke arah Israel. Keputusan ini disampaikan menyusul pembicaraan langsung sebagai langkah mediasi yang mengundang Duta Besar Israel dan Lebanon di Washington, D.C., pada Selasa (14/4/2026).
"Saya baru saja melakukan percakapan yang luar biasa dengan Presiden Joseph Aoun yang sangat dihormati, dari Lebanon, dan Perdana Menteri Bibi Netanyahu, dari Israel. Kedua pemimpin ini telah sepakat bahwa untuk mencapai perdamaian antara negara mereka, mereka akan secara resmi memulai gencatan senjata selama 10 hari pada pukul 17.00 sore EST," tulis Trump dalam aplikasi Truth Social, dilansir dari laman detikNews.
Sehubungan dengan gencatan senjata di Lebanon, Iran mulai luluh dengan pembukaan lintasan Selat Hormuz untuk semua kapal komersial. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, melalui akun X pribadinya pada Jumat (17/4/2026).
"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, lintasan untuk semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi sebagaimana telah diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran," tulis Abbas Araghchi.
Keputusan pembukaan Selat Hormuz dan gencatan senjata antara Iran dan aliansi Israel-AS dicapai setelah melakukan negosiasi yang cukup alot. Melansir dari laman CNN Indonesia, perundingan keduanya telah dilakukan sejak tanggal 11 April 2026 terkait dengan nuklir yang tak kunjung disepakati. Selanjutnya, pada 15 April 2026, Iran mengancam untuk menutup lintasan Laut Merah sebagai langkah lanjutan, bersamaan dengan negosiasi damai kedua kalinya.
Pada negosiasi kedua ini, Iran resmi membuka jalur Selat Hormuz selama periode gencatan senjata Israel dengan Lebanon yang dimulai pada 17 April 2026. Pengumuman ini disambut baik oleh Trump, di samping fakta bahwa persediaan senjata AS telah terkuras habis dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memulihkannya kembali.
Sementara itu, dilansir dari laman detikNews, jajaran menteri kabinet Israel di bawah pemerintahan Benjamin Netanyahu dikabarkan marah atas keputusan gencatan senjata di Lebanon yang disampaikan oleh Trump. Netanyahu menyampaikan bahwa posisi Israel tidak akan mundur dan akan tetap berada di zona keamanan Lebanon selama masa gencatan senjata berlangsung.
"Kami tetap berada di Lebanon di zona keamanan 10 kilometer yang akan memungkinkan kami untuk mencegah infiltrasi ke dalam komunitas dan tembakan rudal anti-tank," ungkap Netanyahu melalui pernyataan video seperti dilansir CNN dan AFP, Jumat (17/4/2026).
Langkah-langkah diplomasi yang disepakati kedua negara berkonflik ini sangat bergantung pada kondisi di lapangan. Dunia kini menanti apakah perdamaian ini bersifat permanen atau hanya jeda singkat di tengah perseteruan yang telah mengakar.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 6 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 6 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 5 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 4 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
in 2 hours

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
in 2 hours

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
in 2 hours

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
18 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
18 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
20 hours ago





