Sabtu, 11 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Gunakan 28 Kamera Khusus, Film '402: Rumah Sakit Angker' Sukses Raih Apresiasi di Festival Film BIFAN

Admin WGM - Friday, 10 July 2026 | 11:30 AM

Background
Gunakan 28 Kamera Khusus, Film '402: Rumah Sakit Angker' Sukses Raih Apresiasi di Festival Film BIFAN
Film 402 Rumah Sakit Angker (ANTARA /)

Film horor terbaru adaptasi resmi dari karya orisinal Korea Selatan, 402: Rumah Sakit Angker, sukses mencuri perhatian besar dalam industri sinema internasional. Proyek layar lebar garapan sutradara kondang Anggy Umbara ini berhasil meraih apresiasi yang sangat tinggi saat ditayangkan di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN).

Keberhasilan di festival internasional tersebut disusul dengan kemeriahan luar biasa dalam acara penayangan perdana atau gala premiere di tanah air. Suasana bioskop dilaporkan sangat tegang karena sajian teror horor yang mencekam berhasil membuat para penonton terkesima hingga merasa lupa bernapas.

Salah satu daya tarik utama dari film adaptasi ini adalah penggunaan konsep found footage yang sangat totalitas sepanjang cerita bergulir. Sutradara sengaja menerapkan teknik pengambilan gambar ini untuk menciptakan atmosfer kengerian yang terasa sangat nyata, organik, dan natural di mata penonton.

Demi mewujudkan konsep visual yang unik tersebut, Anggy Umbara bahkan sampai menggunakan total 28 kamera khusus selama proses syuting berlangsung. Kamera-kamera berukuran mini tersebut dipasang di berbagai sudut ruangan tersembunyi serta melekat langsung pada tubuh para aktor yang terlibat.

Kombinasi antara teknologi kamera yang masif dan akting yang ekspresif dinilai sukses menghadirkan sensasi visual yang sangat imersif bagi para pencinta film. Penonton diajak seolah-olah ikut terjebak secara langsung di dalam lorong-lorong gelap rumah sakit yang terkenal sangat angker tersebut.

Respons positif yang mengalir dari perhelatan BIFAN menjadi modal yang sangat berharga bagi film ini untuk mengarungi pasar komersial di bioskop global. Pengamat film menilai bahwa sinema horor Indonesia saat ini sudah mengalami lompatan besar baik secara teknis produksi maupun kualitas penyutradaraan.

Melalui eksplorasi teknik sinematografi yang berani, film ini diprediksi kuat akan menjadi salah satu karya horor tersukses di layar kaca tahun ini. Karya kolaborasi lintas negara ini sekaligus membuktikan bahwa sineas lokal memiliki kapasitas mumpuni untuk mengemas ulang kekayaan intelektual global menjadi tontonan yang sangat berkualitas.