Geger Isu Reshuffle Kabinet Prabowo: Pakar Sebut 10 Menteri Ini Berpotensi Dievaluasi!
Admin WGM - Monday, 08 June 2026 | 01:00 PM


Dinamika politik di lingkungan Istana Kepresidenan semakin menghangat seiring bergulirnya isu perombakan kabinet atau reshuffle pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sorotan publik kini tertuju pada efektivitas kerja jajaran pembantu presiden setelah beberapa waktu menjalankan roda birokrasi pemerintahan.
Mengenai rencana perombakan kabinet tersebut, pandangan dari pengamat politik dan pakar pemerintahan mulai bermunculan ke permukaan. Berdasarkan analisis mendalam dari seorang pakar, terdapat sedikitnya 10 nama menteri di dalam jajaran kabinet saat ini yang dinilai memiliki rapor kinerja tertentu sehingga masuk ke dalam daftar yang berpotensi besar untuk dievaluasi oleh Kepala Negara. Proses evaluasi ini menjadi indikator penting bagi Presiden Prabowo untuk memastikan visi misi pemerintahannya berjalan sesuai target pencapaian yang telah dicanangkan.
Di tengah bergulirnya isu tajam mengenai evaluasi dan perombakan menteri tersebut, dinamika pengisian jabatan di internal kementerian juga menunjukkan perkembangan lain. Pihak pemerintah secara resmi memberikan konfirmasi mengenai status pengisian jabatan pada posisi Wakil Menteri Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Wamen Mipas). Hingga saat ini, pemerintah menegaskan bahwa mereka belum melakukan langkah untuk mencari sosok pengganti yang akan mengisi kursi Wamen Mipas tersebut.
Kendati pengisian posisi Wamen Mipas masih belum berlanjut, agenda pelantikan untuk jabatan strategis lainnya di lingkungan kepresidenan dipastikan tetap berjalan. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan secara resmi akan melaksanakan prosesi pelantikan pejabat baru bertempat di Istana Negara, Jakarta, pada sore hari ini.
Dua nama tokoh nasional dipastikan akan melangsungkan pengambilan sumpah jabatan di hadapan Kepala Negara dalam agenda sore nanti. Tokoh pergerakan buruh, Said Iqbal, bersama dengan tokoh perempuan, Nanik S. Deyang, menjadi nama yang akan dilantik oleh Presiden Prabowo untuk mengemban tugas baru sebagai penasihat khusus di lingkungan pemerintahan.
Pelantikan Said Iqbal dan Nanik S. Deyang ini dipandang sebagai langkah taktis Presiden Prabowo dalam memperkuat fungsi pengawasan dan penasihatan strategis kepresidenan. Masuknya nama-nama baru ini diharapkan mampu memberikan masukan yang segar dan berbobot bagi jalannya roda pemerintahan ke depan, terutama di tengah ancaman isu reshuffle dan pentingnya evaluasi performa kerja terhadap 10 menteri yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di mata publik dan para pakar nasional.
Next News

Berkendara Tanpa Helm Bisa Kena Denda dan Kurungan, Masih Mau Abaikan Keselamatan?
9 hours ago

Pemadaman Listrik di Banyak Daerah, PLN Pekalongan Kota Sebut Demi Jaga Keandalan Sistem
10 hours ago

Pengosongan paksa lahan oleh aparat TNI AD di Lenteng Agung berujung kekerasan hingga dugaan represif dengan pemutusan sepihak akses air serta listrik.
10 hours ago

Polemik Mutasi Kepala Sekolah di Merangin, Muncul Penolakan dan Dugaan Setoran Jabatan
11 hours ago

Purbaya Paparkan Rencana Besar Pemerintah 2027, Target Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen
17 hours ago

Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
17 hours ago

Bupati Faiz Tantang KEK Batang Hidupkan Wisata Prioritas 2027
17 hours ago

Massa Gelar Unjuk Rasa di Cikini Raya, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh
17 hours ago

Siap-Siap Kemarau Panjang, BMKG Sebut El Nino Bakal Bertahan Lebih Lama
16 hours ago

Fakta Persidangan: Eks Intel Bea Cukai Pakai Dana Operasional Buat Beli iPhone Istri!
18 hours ago




