Bukan Cuma Kenyang, Ini Alasan Ilmiah Kenapa Bubur Ayam Bisa Jadi Obat Patah Hati
Admin WGM - Wednesday, 25 February 2026 | 11:30 AM


Perasaan sedih atau tekanan mental yang berat sering kali membuat seseorang kehilangan selera makan secara drastis, namun uniknya, ada jenis hidangan tertentu yang justru sangat dicari dalam kondisi tersebut. Sajian hangat seperti bubur ayam, sop kaldu, atau semangkuk bakso sering menjadi pelarian utama bagi banyak orang untuk menenangkan gejolak emosi yang sedang melanda. Fenomena ini dikenal luas sebagai konsep comfort food, yaitu makanan yang mampu memberikan rasa nyaman serta rasa aman secara psikologis bagi pengonsumsinya. Ketertarikan manusia pada jenis makanan tertentu saat sedang merasa terpuruk ternyata bukan sekadar urusan lidah, melainkan ada hubungan saraf yang sangat kompleks antara sistem pencernaan dan pusat emosi di otak. Memahami mengapa semangkuk bubur panas bisa terasa seperti sebuah pelukan hangat akan membantu kita mengenali cara kerja mental dalam menyembuhkan diri melalui asupan nutrisi.
Hubungan emosional antara manusia dan makanan biasanya terbentuk sejak masa kanak kanak melalui interaksi dengan orang tua atau lingkungan terdekat. Memori mengenai rasa nyaman saat dirawat ketika sakit sering kali terikat erat dengan jenis hidangan yang disajikan pada masa itu.
Kaitan Memori Masa Kecil dan Kehangatan Emosional
Psikologi menjelaskan bahwa otak manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk menyimpan asosiasi antara rasa makanan dengan suasana hati tertentu yang dialami di masa lalu. Bubur ayam atau sop biasanya merupakan jenis hidangan yang diberikan oleh ibu atau nenek saat kita sedang merasa tidak berdaya atau dalam kondisi fisik yang lemah. Secara bawah sadar, menyantap kembali hidangan tersebut saat dewasa akan memicu bangkitnya memori mengenai perhatian dan kasih sayang yang pernah diterima dahulu. Sensasi hangat dari kuah sop serta tekstur lembut dari bubur memberikan rangsangan sensorik yang memberikan sinyal bahwa segalanya akan baik baik saja.
Efek ini bekerja layaknya sebuah obat penenang alami yang menurunkan tingkat stres tanpa disadari oleh individu tersebut. Ketika dunia terasa sangat kacau atau penuh dengan tuntutan, otak secara otomatis mencari sesuatu yang familiar dan sudah terbukti mampu memberikan rasa aman. Itulah sebabnya mengapa makanan yang dianggap sebagai comfort food bagi setiap orang bisa berbeda beda, namun umumnya tetap memiliki karakteristik tekstur yang lembut serta suhu yang hangat.
Daftar Alasan Ilmiah Mengapa Makanan Hangat Menenangkan Pikiran
Popularitas bubur dan sop sebagai penawar kesedihan tidak hanya didorong oleh faktor kenangan, tetapi juga didukung oleh proses biologis yang terjadi di dalam tubuh. Berikut adalah beberapa alasan medis mengapa jenis makanan ini sangat efektif untuk memperbaiki suasana hati:
- Pelepasan Hormon Dopamin dan Serotonin Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi membantu meningkatkan produksi serotonin di otak secara cepat. Hormon ini berfungsi sebagai pengatur suasana hati yang memberikan rasa tenang serta membantu mengurangi perasaan cemas yang berlebihan.
- Efek Termal pada Relaksasi Otot Suhu hangat dari kuah sop mampu melebarkan pembuluh darah serta memberikan efek relaksasi pada otot tubuh yang tegang akibat stres. Kehangatan fisik ini sering kali diterjemahkan oleh otak sebagai kehangatan sosial, sehingga rasa kesepian pun perlahan lahan akan berkurang.
- Kemudahan Proses Pencernaan Saat sedang sedih, tubuh biasanya sedang dalam mode siaga yang membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat dari biasanya. Tekstur bubur yang lembut tidak membebani kerja lambung sehingga tubuh tidak perlu menghabiskan banyak energi hanya untuk mengolah makanan berat.
- Kandungan Asam Amino yang Menenangkan Kaldu ayam yang menjadi bahan utama sop mengandung asam amino yang mampu memberikan efek menenangkan pada sistem saraf pusat. Nutrisi ini membantu menurunkan kadar kortisol atau hormon stres yang biasanya melonjak saat seseorang sedang merasa sedih atau tertekan.
Bijak Memilih Hiburan Melalui Makanan
Meskipun comfort food sangat membantu dalam meredakan beban emosi sesaat, masyarakat perlu tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi agar tidak terjebak dalam pola makan yang tidak sehat. Ketergantungan yang berlebihan pada makanan tinggi lemak atau tinggi gula saat sedang stres dapat memicu masalah kesehatan baru di masa depan seperti obesitas atau gangguan metabolisme. Usahakan untuk tetap menambahkan sayuran atau protein berkualitas ke dalam semangkuk sop atau bubur Anda guna mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih menyeluruh. Menggunakan makanan sebagai sarana penyembuhan mental adalah hal yang wajar, asalkan dibarengi dengan kesadaran untuk menyelesaikan akar permasalahan yang menyebabkan kesedihan tersebut.
Pendidikan mengenai literasi emosi dan hubungan dengan makanan sangat penting bagi masyarakat modern yang memiliki tingkat tekanan hidup tinggi. Kita harus belajar untuk membedakan antara lapar fisik dan lapar emosional agar tidak menjadikan makanan sebagai satu satunya pelarian saat menghadapi masalah hidup. Merayakan perasaan sedih dengan semangkuk makanan hangat adalah bentuk perawatan diri yang manusiawi selama dilakukan dengan penuh kesadaran. Mari kita hargai setiap suapan yang memberikan ketenangan dan gunakan energi tersebut untuk kembali bangkit dengan semangat yang baru. Keajaiban rasa yang kita cari di dasar mangkuk bubur adalah bukti bahwa tubuh dan jiwa selalu bekerja sama untuk mencari kedamaian dalam cara yang paling sederhana.
Alasan kenapa kita selalu mencari bubur ayam atau sop saat sedang sedih berakar pada perpaduan kuat antara memori masa kecil dan reaksi biologis tubuh terhadap makanan hangat. Kekuatan comfort food terletak pada kemampuannya membangkitkan rasa aman serta memicu pelepasan hormon kebahagiaan di tengah suasana hati yang sedang mendung. Meskipun terlihat sederhana, semangkuk makanan hangat merupakan bentuk dukungan moral yang nyata bagi sistem saraf kita dalam menghadapi tantangan emosional. Pengetahuan mengenai fenomena ini membantu kita untuk lebih memahami diri sendiri serta memberikan ruang bagi proses penyembuhan yang lebih tulus. Mari nikmati setiap suapan kehangatan tersebut sebagai bagian dari perjalanan untuk menjadi lebih kuat dan lebih tenang setiap harinya. Kebahagiaan memang tidak bisa dibeli, namun terkadang ia bisa ditemukan di dalam semangkuk sop ayam yang dibuat dengan penuh kasih sayang.
Next News

Mau Bikin Kombucha Sendiri? Kenalan Dulu sama SCOBY, Makhluk Unik yang Kaya Probiotik
14 hours ago

Biar Rasa Ikan Tetap Segar, Kenali Pentingnya Palate Cleanser Saat Makan Kuliner Jepang
14 hours ago

Jangan Heran, Ternyata Lidah Kita Punya "Sensor" Khusus untuk Kombinasi Rasa Asin-Manis
15 hours ago

Trik Rahasia Food Stylist: Kenapa Makanan di Iklan Terlihat Lezat (Meski Kadang Tidak Bisa Dimakan)
15 hours ago

Sering Dianggap Remeh, Ternyata Nasi Sisa Punya Kandungan Pati yang Pas buat Digoreng
16 hours ago

Ternyata Ini Alasan Ilmiah Kenapa Bagian Cokelat pada Daging Bakar Terasa Sangat Gurih
16 hours ago

Waspada Penipuan! Ini Cara Jitu Bedakan Telur Ayam Kampung Asli dan Palsu di Pasar
a day ago

Pecinta Pizza Wajib Tahu! Inilah Keajaiban Rasa Umami yang Bikin Tomat dan Keju Jadi Pasangan Sejati
2 days ago

Hobi Makan Durian tapi Takut Panas? Simak Penjelasan Dokter Biar Gak Salah Kaprah
2 days ago

Warisan Nenek Moyang! Ternyata Ini Alasan Medis Air Tajin Bagus Banget buat Buka Puasa
3 days ago





