BPS Tegaskan Sensus Ekonomi Bukan untuk Tarik Pajak, Pelaku Usaha Diminta Tak Perlu Takut!
Admin WGM - Sunday, 05 July 2026 | 06:30 PM


Badan Pusat Statistik (BPS) secara tegas memberikan klarifikasi bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi bukanlah sebuah instrumen atau pendataan tersembunyi yang ditujukan untuk kepentingan penarikan pajak. Penegasan ini sengaja disampaikan secara masif ke ruang publik guna menepis kekhawatiran yang berkembang di kalangan masyarakat dan para pelaku usaha kecil hingga makro agar tidak enggan dalam menyukseskan program nasional tersebut.
Di tingkat legislatif, Komisi X DPR RI turut memberikan dukungan penuh dengan mendorong peningkatan edukasi publik secara komprehensif guna menangkal disinformasi yang beredar terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi. Kerja sama yang sinergis antara instansi pemerintah dan media massa dinilai sangat krusial untuk meluruskan pemahaman warga bahwa hasil sensus ini murni akan digunakan sebagai pijakan dalam menyusun arah kebijakan pembangunan ekonomi nasional ke depan.
Senada dengan pusat, BPS Jawa Tengah juga mengeluarkan imbauan senada agar para pelaku usaha di wilayah Jateng tidak perlu merasa khawatir atau menutup diri ketika didatangi oleh petugas pencacah di lapangan. Otoritas setempat menjamin bahwa data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan dilindungi oleh undang-undang, serta sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan instrumen penegakan atau pemeriksaan dari direktorat perpajakan.
Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang mulai aktif menyosialisasikan jenis-jenis informasi apa saja yang wajib diketahui dan dipersiapkan oleh para pelaku usaha lokal selama masa pengumpulan data. Cakupan poin penting yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 ini meliputi karakteristik usaha, struktur ketenagakerjaan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam rantai bisnis, yang semuanya berguna sebagai basis pemetaan potensi ekonomi daerah yang akurat.
Melalui keterbukaan informasi dan hilangnya sentimen negatif mengenai isu perpajakan, tingkat partisipasi masyarakat diharapkan dapat meningkat secara signifikan demi tercapainya data tunggal ekonomi yang valid. Keberhasilan pengumpulan data yang jujur dan akurat dari seluruh sektor usaha ini nantinya akan menjadi modal berharga bagi pemerintah dalam merancang program pemberdayaan ekonomi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Next News

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 6 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
in 4 hours

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
in 4 hours

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
in 3 hours

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
16 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
17 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
19 hours ago

Kebakaran Kos dan Fotokopi di Tebet Tewaskan Empat Orang
19 hours ago

Pengemudi Outlander Diduga Mabuk Tabrak Dua Kendaraan di Surabaya, Satu Orang Tewas
20 hours ago

Rekening Donasi Demo Pati Diblokir Mandiri, YLBHI Sebut Tindakan Melanggar Hukum
21 hours ago





