Bisa Buat Stok! Cara Benar Menyimpan Adonan Pastry di Freezer Agar Tahan Lama
Admin WGM - Tuesday, 30 June 2026 | 08:00 PM


Menjaga kualitas, kesegaran, dan tekstur pastry merupakan salah satu tantangan terbesar setelah proses pembuatan selesai. Baik adonan mentah maupun produk yang sudah matang dipanggang memiliki karakteristik yang sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembapan udara. Kesalahan dalam penyimpanan tidak hanya membuat produk menjadi cepat keras, alot, atau berjamur, tetapi juga dapat merusak tekstur renyah yang menjadi ciri khas utama kuliner ini. Oleh karena itu, menerapkan metode penyimpanan yang tepat sangat krusial untuk mempertahankan cita rasa dan kualitasnya agar tetap prima.
Untuk adonan mentah seperti puff pastry atau shortcrust pastry, kunci kesegarannya terletak pada pembungkusan yang rapat demi mencegah adonan menjadi kering akibat paparan udara dingin. Sebelum dimasukkan ke dalam lemari es, adonan sebaiknya dibungkus menggunakan plastik klip (plastic wrap) secara kedap udara sebanyak beberapa lapis. Jika adonan hendak digunakan dalam waktu dekat, menyimpannya di dalam kompartemen pendingin (chiller) dengan suhu sekitar empat derajat Celsius dapat membuatnya bertahan hingga dua hari. Namun, jika ingin menyimpannya untuk jangka panjang, adonan dapat dimasukkan ke dalam pembeku (freezer). Metode pembekuan ini mampu mempertahankan kualitas adonan hingga beberapa bulan tanpa merusak struktur lemak di dalamnya.
Di sisi lain, penanganan untuk hasil panggang pastry yang sudah matang memiliki aturan yang sedikit berbeda. Sebelum disimpan, pastikan pastry yang baru keluar dari oven telah didinginkan sepenuhnya di atas rak kawat (cooling rack) hingga mencapai suhu ruang. Menyimpan pastry yang masih hangat di dalam wadah tertutup akan memicu timbulnya uap air yang mengembun. Kelembapan dari embun inilah yang menjadi penyebab utama tekstur renyah pastry berubah menjadi benyek dan mempercepat pertumbuhan jamur.
Setelah dingin, produk seperti kue sus (choux pastry) yang belum diberi isian atau croissant dapat disimpan di dalam wadah kedap udara pada suhu ruang untuk konsumsi dalam jangka waktu satu hingga dua hari. Jika pastry sudah memiliki isian basah seperti vla atau krim, produk tersebut wajib disimpan di dalam lemari es dan sebaiknya dihabiskan dalam waktu dua puluh empat jam. Apabila ingin menikmati kembali pastry yang telah disimpan lama, hindari penggunaan oven gelombang mikro (microwave) karena dapat membuatnya alot. Sebaliknya, gunakan oven konvensional atau air fryer selama beberapa menit untuk mengembalikan tekstur renyahnya yang sempurna.
Next News

Ratusan Nakes NTT Desak Proses Hukum: Dugaan Misteri di Balik Kasus dr. Icha Harus Dibongkar!
8 hours ago

Karpet Merah untuk CPO Lokal: Mandatori B50 Prabowo Siap Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja Baru!
8 hours ago

Dari Kursi Kuasa ke Ruang Pemeriksaan: Kejatuhan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam Semalam
9 hours ago

Sempat Ditutupi Tersangka Kasus Pembakaran Tiga Santri di Ponpes Lombok Ditangkap Polisi
10 hours ago

Kasus Korupsi Batu Bara Blackout Sumatra, Polisi Geledah 12 Lokasi Sita Ratusan Miliar Barang Bukti
11 hours ago

Ingin Ganti Kuasa Pajak? Pahami Syarat Kompetensi dan Prosedur Pencabutan Terbaru Menurut DJP
5 hours ago

Gerebek Kasus Korupsi, Polisi Dapati Ruko di Cipete Jaksel Kosong Tanpa Penghuni Saat Digeledah
6 hours ago

Usai Pemakaman Khamenei, Iran Gempur Pangkalan Militer AS hingga Sirene Bahaya Meraung di Kuwait-Bahrain
7 hours ago

Makin Panas! Polda Jateng Larang Jajaran Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi MBG
8 hours ago

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Ini Sosok Pengusaha Sukses yang Pernah Menjabat Menteri Perdagangan
9 hours ago





