Bikin Buzzer Tambah Panik, Pandji Siap Keluarkan Sembilan Special Show di Netflix, Sesuai Arahan Presiden
Admin WGM - Tuesday, 13 January 2026 | 05:57 AM


Nama Pandji Pragiwaksono tidak henti-hentinya menjadi sorotan publik. Usai dengan laporan perkara yang dilayangkan kepadanya terkait dengan penampilan stand up comedy berjudul Mens Rea di Netflix lalu. Pandji melalui cuitannya di X pada 13 Januari 2026, melemparkan pernyataan sentimental kepada mutualnya terkait respon publik terhadap sembilan penampilan stand up comedy yang dirasa akan lebih mengguncangkan dari Mens Rea.
"Menurut lo, dari 9 special gue sebelumnya, yg (yang) mana kira2 (kira-kira) akan ngasi reaksi lebih parah daripada Mens Rea kalau ditayangin di Netflix?," tulis Pandji pada platform X, Selasa (13/1/2026).
Publik secara responsif menanggapi unggahan Pandji tersebut melalui kolom komentar. Respon didominasi dengan dukungan untuk segera mengunggah semua penampilan stand up miliknya. Menariknya, dalam respon warganet tersebut muncul usulan spesifik untuk Pandji merilis penampilan yang berjudul Komoidoumenoi yang dirasa dapat menjadi senjata untuk para buzzer (pendengung).
"Easily Komoidoumenoi, tidak hanya materinya saja tapi buzzer bakal stres dan capek karena pada blepotan dalam nyebutin nama shownya aja. Materinya belum dibahas, judulnya udah jadi masalah duluan (emoji senyum)," balas salah satu pengguna X di kolom komentar akun X @pandji.
Warganet menilai bahwa penampilan Pandji dengan judul Komoidoumenoi akan menyusahkan para buzzer untuk memahami bobot materi, melainkan untuk melafalkan judul dan mengujar kebencian. Dilansir dari unggahan media sosial Instagram @vereditum, pada Selasa (13/1/2026), dengan cepat mengaitkan keberanian Panji ini dengan rekam jejak digital tahun 2011 milik Prabowo Subianto.
"@pandji Saya tunggu album baru saudara Pandji. Kritik yang membangun bagus untuk demokrasi Indonesia," tulis Prabowo pada platform X, (22/11/2011).
Unggahan tersebut kembali mencuat ke permukaan publik sebagai pembanding di tengah masifnya kecaman yang dilayangkan kepada Pandji. Tulisan Prabowo pada saat itu, kini menjadi pisau bermata dua yang menjadi bukti bahwa kritik adalah bagian yang sah dari demokrasi sedangkan publik masih diisi oleh buzzer yang tidak menerima kritik.
Keberanian berkomedi dengan pengelolaan materi yang satir dan tajam dengan balutan hiburan, menandakan bahwa komedi di Indonesia telah berevolusi menjadi instrumen kontrol sosial yang paling ditakuti sekaligus dinanti.
Next News

Kebakaran di Binus Kemanggisan Jakarta Barat, Asap Tebal Sempat Kepung Area Kampus
in 5 hours

Santriwati Melahirkan di Pekalongan Jadi Sorotan, Keluarga Beri Klarifikasi
18 hours ago

9 WNI Relawan Gaza Dibebaskan, Pemerintah Ungkap Kondisi Mereka
in 3 hours

Menlu Sugiono Ungkap WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusian Bukan Penculikan
16 hours ago

Presiden Prabowo Hubungi Hotman Paris, Buntut Tuntutan 18 Tahun Penjara Nadiem Makarim
16 hours ago

Bikin Nostalgia Sekaligus Haru, Mengingat Kembali Memori Generasi 90-an Saat Hadapi Krismon
11 hours ago

Kilas Balik 6 Agenda Reformasi 1998: Mana yang Sudah Tercapai dan Mana yang Belum?
12 hours ago

Viral Truk Koperasi Desa Merah Putih Ambil Stok di Gudang Swasta, Pemkot Surabaya Buka Suara
19 hours ago

Kronologi Oknum Polisi Mengamuk di Rumah Anggota DPR Ade Ginanjar, Roboh Ditabrak Mobil Patroli!
20 hours ago

Heboh Pembubaran Nonton Bareng Film 'Pesta Babi', KSAD: Itu Arahan Pemda
21 hours ago





