Kamis, 19 Februari 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Banjir Landa Beberapa Titik dan Ruas Jalan Di Pekalongan, Aktivitas Warga Terhambat Hingga Hentikan Perjalanan Kereta Api

Admin WGM - Saturday, 17 January 2026 | 12:27 PM

Background
Banjir Landa Beberapa Titik dan Ruas Jalan Di Pekalongan, Aktivitas Warga Terhambat Hingga Hentikan Perjalanan Kereta Api
Banjir di Kota Pekalongan (INews TV/)

Curah hujan yang tinggi dan minimnya resapan air menyebabkan beberapa ruas di Pekalongan terendam banjir. Dilansir dari unggahan Instagram @beritapekalongan1, berikut merupakan sebagian wilayah yang tergenang.

1. Jalan Progo

2. Jalan Kurinci, Jalan Majapahit, dan Jalan Slamet

3. Jalan Cempaka, Jalan Truntum, dan Jalan Teratai

4. Jalan Semarang, Jalan Surabaya, dan Jalan Abdullah R

5. Jalan Blimbing dan Jalan Merak

6. Jalan Patriot, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Pramuka

7. Jalan Jlamprang

8. Jalan Ki Mangun Sarkoro

9. Jalan Patiunus

10. Jalan Teratai

11. Sampangan

12. Wilayah Pabean

13. Kampung Baru Tirto

14. Jalan Singosari

15. Wilayah Kalibaros

16. Jalan Urip Sumoharjo

17. Jalan HOS Cokroaminoto Kuripan Lor

18. Jalan Gatot Subroto

19. Jalan Intan Bendan

20. Jalan Pelita 1 Jenggot

21. Wilayah Kelurahan Pasir Kraton Kramat

Kondisi demikian, tentunya mengharuskan sebagian warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tercantum dalam video laporan kondisi terkini Suara Merdeka Pekalongan, kurang lebih sekitar kurang lebih 400 kepala keluarga (KK) yang mengungsi di Kantor Kecamatan Pekalongan Barat. Pengungsi didominasi warga Kelurahan Pasir Kraton Kramat dan Kelurahan Tirto, yang terbilang cukup penuh untuk menampung pengungsi.

"Tempat saat ini sudah overload (penuh), kami akan menambahkan tempat pengungsian, kami telah meminta untuk Kantor Kelurahan Kraton Kramat untuk membuka di x Kantor Kelurahan Kraton Kidul, Jalan Veteran," terang Muchamad Natsir, Camat Pekalongan Barat.

Wilayah Kelurahan Tirto, menjadi titik terparah banjir dengan ratusan warga yang telah mengungsi ke rumah kerabat, kantor kecamatan, hingga posko darurat dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekalongan). Banjir yang melanda Pekalongan terbilang lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mengutip dari laman INews, seorang warga, Kasirin mengungkapkan hal demikian.

"Parah banjirnya dalam rumah sampai 1,5 meter lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, Banyak warga yang mengungsi di kantor kecamatan, may makan dan minum aja susah," ungkap Kasirin, Sabtu (17/1/2026).

Selain itu, terendamnya akses jalan dan rel kereta api mengakibatkan sejumlah perjalanan dihentikan. Melansir dari laman Antara, menginformasikan perjalanan KA yang terganggu akibat rel yang tergenang yaitu KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium, KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya, dan KA Dharmawangsa. Informasi ini, dikonfirmasi oleh Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif, pada Sabtu (17/1/2026).

"Jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati," ungkap Luqman Arif.

Arief menyampaikan permohonan maaf untuk para pelanggan yang terdampak dan saat ini PT KAI terus melakukan pemantauan dan melakukan upaya mitigasi yang mengutamakan keselamatan perjalanan KA.