Banjir Landa Beberapa Titik dan Ruas Jalan Di Pekalongan, Aktivitas Warga Terhambat Hingga Hentikan Perjalanan Kereta Api
Admin WGM - Saturday, 17 January 2026 | 12:27 PM


Curah hujan yang tinggi dan minimnya resapan air menyebabkan beberapa ruas di Pekalongan terendam banjir. Dilansir dari unggahan Instagram @beritapekalongan1, berikut merupakan sebagian wilayah yang tergenang.
1. Jalan Progo
2. Jalan Kurinci, Jalan Majapahit, dan Jalan Slamet
3. Jalan Cempaka, Jalan Truntum, dan Jalan Teratai
4. Jalan Semarang, Jalan Surabaya, dan Jalan Abdullah R
5. Jalan Blimbing dan Jalan Merak
6. Jalan Patriot, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Pramuka
7. Jalan Jlamprang
8. Jalan Ki Mangun Sarkoro
9. Jalan Patiunus
10. Jalan Teratai
11. Sampangan
12. Wilayah Pabean
13. Kampung Baru Tirto
14. Jalan Singosari
15. Wilayah Kalibaros
16. Jalan Urip Sumoharjo
17. Jalan HOS Cokroaminoto Kuripan Lor
18. Jalan Gatot Subroto
19. Jalan Intan Bendan
20. Jalan Pelita 1 Jenggot
21. Wilayah Kelurahan Pasir Kraton Kramat
Kondisi demikian, tentunya mengharuskan sebagian warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tercantum dalam video laporan kondisi terkini Suara Merdeka Pekalongan, kurang lebih sekitar kurang lebih 400 kepala keluarga (KK) yang mengungsi di Kantor Kecamatan Pekalongan Barat. Pengungsi didominasi warga Kelurahan Pasir Kraton Kramat dan Kelurahan Tirto, yang terbilang cukup penuh untuk menampung pengungsi.
"Tempat saat ini sudah overload (penuh), kami akan menambahkan tempat pengungsian, kami telah meminta untuk Kantor Kelurahan Kraton Kramat untuk membuka di x Kantor Kelurahan Kraton Kidul, Jalan Veteran," terang Muchamad Natsir, Camat Pekalongan Barat.
Wilayah Kelurahan Tirto, menjadi titik terparah banjir dengan ratusan warga yang telah mengungsi ke rumah kerabat, kantor kecamatan, hingga posko darurat dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekalongan). Banjir yang melanda Pekalongan terbilang lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mengutip dari laman INews, seorang warga, Kasirin mengungkapkan hal demikian.
"Parah banjirnya dalam rumah sampai 1,5 meter lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, Banyak warga yang mengungsi di kantor kecamatan, may makan dan minum aja susah," ungkap Kasirin, Sabtu (17/1/2026).
Selain itu, terendamnya akses jalan dan rel kereta api mengakibatkan sejumlah perjalanan dihentikan. Melansir dari laman Antara, menginformasikan perjalanan KA yang terganggu akibat rel yang tergenang yaitu KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium, KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya, dan KA Dharmawangsa. Informasi ini, dikonfirmasi oleh Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif, pada Sabtu (17/1/2026).
"Jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati," ungkap Luqman Arif.
Arief menyampaikan permohonan maaf untuk para pelanggan yang terdampak dan saat ini PT KAI terus melakukan pemantauan dan melakukan upaya mitigasi yang mengutamakan keselamatan perjalanan KA.
Next News

Heboh! Warga Krayan Nunukan, Kalimantan Utara Laporkan Pesawat Jatuh dengan Kepulan Asap Hitam
4 hours ago

Jeda Terlalu Singkat, Ahmad Sahroni Kembali Dilantik Wakil Ketua Komisi III DPR RI
6 hours ago

Miris! Imam Masjid Al-Aqsa Ditangkap Israel, Prabowo Justru Hadir KTT Perdana Board of Peace
a day ago

Tragis, Truk Kontainer di Karawang Tergelincir Hingga Timpa Sedan yang Tewaskan Tiga Orang
2 days ago

Polemik Pemecatan dr. Piprim Ketua Umum IDAI dari Independensi Profesi Hingga Disiplin ASN
3 days ago

Pekalongan Tidak Aman! Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK di Rumahnya
3 days ago

Tapanuli Tengah Kembali Dilanda Banjir, Upaya Pascabencana Harus Diprioritaskan, Warga Belum Pulih Psikis dan Materil
4 days ago

Truk Paket Shopee Terbakar di Semarang, Ratusan Paket Raib Rugi Hingga Rp75 Juta
4 days ago

JPU Tuntut Anak Riza Chalid, Kerry Adrianto dengan Hukuman 18 Tahun Penjara, Pintu Masuk Usut Tuntas Dinasti Chalid
5 days ago

Abaikan Hak Penumpang, Super Air Jet Tuai Kritik Pedas dari Penumpang dan Warganet
5 days ago

