Jumat, 10 Juli 2026
Walisongo Global Media
Culture

Terkubur di Bawah Hamparan Pasir, Kota Kuno dari Era Bizantium Ditemukan di Oasis Dakhla Mesir

Admin WGM - Monday, 06 July 2026 | 04:30 PM

Background
Terkubur di Bawah Hamparan Pasir, Kota Kuno dari Era Bizantium Ditemukan di Oasis Dakhla Mesir
Sejarah peradaban Bizantium di Oasis Dakhla (CNN Indonesia /)

Para arkeolog berhasil menemukan kembali sebuah kota kuno yang sempat hilang di kawasan Oasis Dakhla, Mesir. Kota kuno yang diperkirakan berusia lebih dari 1.500 hingga 1.600 tahun tersebut perlahan mulai bermunculan dan menampakkan wujudnya di bawah hamparan pasir gurun Mesir yang luas.

Penemuan spektakuler ini diidentifikasi sebagai permukiman penting dari era Kekaisaran Bizantium yang pernah berjaya di masa lampau. Penemuan situs bersejarah ini diyakini akan membuka tabir baru mengenai sejarah panjang serta perkembangan peradaban manusia pada masa transisi tersebut.

Tim ahli yang melakukan ekskavasi di lokasi mendapati berbagai struktur bangunan yang masih terkubur dengan kondisi relatif baik dan utuh. Sisa-sisa reruntuhan dinding bangunan, jalur jalan kuno, serta artefak rumah tangga menjadi bukti autentik adanya aktivitas kehidupan kota yang maju di wilayah oasis tersebut.

Situs ini diyakini sempat menjadi pusat perdagangan dan kebudayaan yang menghubungkan jalur-jalur karavan penting di tengah gurun. Lokasinya yang berada di oasis subur menjadikan kota ini sebagai titik strategis bagi pertahanan militer maupun mobilitas logistik Kekaisaran Bizantium.

Proses penggalian arkeologis yang rumit ini terus dilakukan secara hati-hati demi menjaga keaslian struktur tanah dan material kuno di sekitarnya. Keberhasilan mengungkap keberadaan kota yang hilang ini sekaligus memicu antusiasme besar dari kalangan sejarawan dan peneliti internasional dari berbagai belahan dunia.

Penemuan ini juga menegaskan kembali bahwa wilayah gurun Mesir masih menyimpan banyak misteri peradaban kuno yang belum sepenuhnya terpetakan oleh sains modern. Para peneliti berharap ekskavasi lanjutan dapat mengungkap data kronologis yang lebih mendalam mengenai alasan runtuh atau ditinggalkannya kota tersebut oleh para penduduknya.

Hingga saat ini, area penemuan telah diamankan oleh otoritas purbakala setempat guna mencegah adanya penjarahan benda-benda bersejarah yang berharga. Pemerintah Mesir berencana menjadikan situs bersejarah di Oasis Dakhla ini sebagai salah satu pusat penelitian arkeologi utama di masa mendatang.