Samgyetang, Sup Ayam Ginseng yang Jadi Rahasia Warga Korea Melawan Cuaca Panas
Admin WGM - Friday, 12 June 2026 | 08:00 PM


Ketika cuaca panas melanda, kebanyakan orang memilih minuman dingin atau makanan segar untuk menghilangkan dahaga dan rasa gerah. Namun, masyarakat Korea Selatan memiliki cara yang berbeda. Mereka justru mengonsumsi makanan panas berupa samgyetang, sup ayam ginseng yang telah menjadi bagian dari tradisi kuliner dan budaya kesehatan selama ratusan tahun.
Samgyetang merupakan hidangan berbahan dasar ayam muda utuh yang diisi beras ketan, bawang putih, kurma merah (jujube), serta akar ginseng. Seluruh bahan tersebut kemudian direbus selama beberapa jam hingga menghasilkan kuah yang kaya rasa dan dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.
Tradisi menyantap samgyetang saat musim panas berakar pada filosofi Korea yang dikenal dengan istilah "iyeol chiyeol", yang secara harfiah berarti "melawan panas dengan panas". Filosofi ini meyakini bahwa tubuh yang kehilangan banyak energi akibat cuaca panas perlu dipulihkan dengan makanan hangat dan bernutrisi tinggi agar keseimbangan tubuh tetap terjaga.
Bagi masyarakat Korea, musim panas tidak hanya identik dengan suhu tinggi, tetapi juga periode ketika tubuh lebih mudah mengalami kelelahan akibat banyaknya cairan dan energi yang keluar melalui keringat. Karena itu, makanan bergizi seperti samgyetang dipercaya dapat membantu memulihkan stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Tradisi ini semakin terlihat saat memasuki tiga hari terpanas dalam kalender Korea yang dikenal sebagai Sambok, yakni Chobok, Jungbok, dan Malbok. Pada periode tersebut, restoran-restoran yang menjual samgyetang biasanya dipadati pengunjung yang ingin menjaga kebugaran tubuh selama musim panas. Bahkan, tidak sedikit keluarga yang menjadikan konsumsi samgyetang sebagai agenda tahunan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain nilai budayanya, samgyetang juga dikenal karena kandungan gizinya. Ayam menjadi sumber protein yang baik, sementara ginseng dipercaya membantu meningkatkan energi dan vitalitas. Beras ketan memberikan asupan karbohidrat, sedangkan bawang putih dan kurma merah melengkapi hidangan dengan berbagai nutrisi tambahan. Kombinasi tersebut menjadikan samgyetang tidak hanya lezat, tetapi juga dianggap sebagai makanan pemulih kondisi tubuh.
Popularitas samgyetang kini tidak lagi terbatas di Korea Selatan. Seiring meningkatnya minat dunia terhadap budaya Korea melalui gelombang Hallyu, hidangan ini semakin dikenal di berbagai negara. Banyak restoran Korea di berbagai belahan dunia memasukkan samgyetang ke dalam menu utama, terutama bagi pelanggan yang ingin mencoba makanan tradisional Korea yang autentik.
Meski setiap daerah memiliki variasi resep tersendiri, esensi samgyetang tetap sama, yakni menghadirkan makanan yang menghangatkan tubuh sekaligus memberikan energi. Filosofi "melawan panas dengan panas" yang terkandung dalam hidangan ini menunjukkan bagaimana masyarakat Korea memandang kesehatan sebagai upaya menjaga keseimbangan tubuh, bukan sekadar mengatasi gejala yang muncul.
Di tengah perkembangan kuliner modern yang terus berubah, samgyetang tetap bertahan sebagai salah satu simbol penting budaya Korea Selatan. Lebih dari sekadar sup ayam, hidangan ini mencerminkan perpaduan antara tradisi, kesehatan, dan cara pandang masyarakat Korea dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang telah diwariskan selama berabad-abad.
Next News

Sering Salah Paham, Ini Bedanya Taco Autentik Meksiko vs Taco Tex-Mex Populer
a day ago

Tetap Gurih dan Lezat! Ini 5 Bahan Alternatif Pengganti Santan yang Lebih Sehat
5 days ago

Duel Sarapan Juara: Pilih Surabi yang Gurih atau Bubur Cianjur yang Melimpah?
8 days ago

Bikin Kangen Masa Kecil! 7 Jajanan Pasar Sunda Ini Sekarang Sudah Mulai Langka
8 days ago

Serupa Tapi Tak Sama! Ini Perbedaan Nasi Tutug Oncom vs Nasi Cikur khas Sunda
8 days ago

Jangan Kaget, Ini Makanan Asli Indonesia dengan Nama yang Bikin Salah Fokus
8 days ago

Menggugah Selera! Mengintip Resep Pindang Tetel Khas Pekalongan yang Kaya Rempah Pilihan
9 days ago

Bukan Sekadar Santapan, Ini Makna Makanan yang Hadir Saat Waisak
12 days ago

7 Olahan Kentang Enak dan Praktis yang Cocok Jadi Menu Sehari-hari
13 days ago

Bosan Bersantan? 5 Ide Olahan Daging Sapi dan Kambing yang Menyegarkan!
15 days ago





