Kamis, 19 Februari 2026
Walisongo Global Media
Foodhunt

Rahasia Dapur Profesional, Teknik Mengolah Ayam Goreng Tepung agar Tetap Renyah Meski Telah Dingin

Admin WGM - Friday, 13 February 2026 | 10:50 AM

Background
Rahasia Dapur Profesional, Teknik Mengolah Ayam Goreng Tepung agar Tetap Renyah Meski Telah Dingin
Resep ayam goreng super nikmat (pexels.com/Marvin Sacdalan/)

Ayam goreng tepung merupakan salah satu menu universal yang digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Kelezatannya terletak pada kontras tekstur antara daging yang lembut di dalam dan lapisan tepung yang renyah di luar. Namun, tantangan terbesar bagi koki rumahan adalah menjaga tekstur renyah tersebut agar tidak berubah menjadi lembek atau berminyak setelah ayam tidak lagi panas. Fenomena ayam yang "melempem" ini sering kali dianggap sebagai hal yang lumrah, padahal dengan teknik jurnalistik kuliner yang tepat, kelezatan tersebut dapat dipertahankan dalam waktu yang jauh lebih lama.

Kunci utama dari ayam goreng yang tetap renyah terletak pada manajemen kelembapan. Secara ilmiah, kerenyahan hilang ketika uap air dari dalam daging berpindah ke lapisan tepung dan terperangkap di sana. Oleh karena itu, proses menciptakan proteksi yang kuat pada lapisan luar adalah langkah krusial yang harus dimulai sejak tahap persiapan bahan.

Pemilihan Tepung dan Rahasia Bahan Pengikat

Langkah awal yang sering terabaikan adalah pemilihan jenis tepung. Penggunaan tepung terigu protein tinggi secara tunggal cenderung menghasilkan lapisan yang keras, bukan renyah. Para pakar kuliner menyarankan pencampuran antara tepung terigu dengan tepung mesena atau tepung beras. Tepung mesena berfungsi sebagai penghambat terbentuknya gluten yang berlebihan, sehingga hasil gorengan menjadi lebih ringan dan tidak mudah menyerap kelembapan udara.

Selain komposisi tepung kering, penggunaan cairan dalam adonan basah memegang peranan vital. Alih-alih hanya menggunakan air biasa, penggunaan air es atau bahkan air soda dapat menciptakan reaksi karbonasi yang memberikan rongga udara pada tepung. Rongga udara inilah yang nantinya akan menjadi tekstur krispi yang rapuh namun kokoh. Penambahan sedikit bahan pengembang seperti soda kue juga dapat membantu menciptakan permukaan yang tidak rata (keriting), yang secara estetika menarik dan secara tekstur menambah luas area renyah pada ayam.

Teknik Marinasi dan Pengaturan Suhu Minyak

Sebelum memasuki proses penggorengan, marinasi ayam harus dilakukan dengan tepat. Ayam yang masih terlalu basah atau mengandung banyak cairan di permukaannya akan membuat tepung sulit menempel dan mudah terlepas saat digoreng. Disarankan untuk menepuk-nepuk ayam dengan tisu dapur hingga kering sebelum dibaluri adonan. Teknik ini memastikan bahwa tepung menempel secara rata dan membentuk lapisan pelindung yang solid bagi daging di dalamnya.

Suhu minyak adalah faktor penentu keberhasilan selanjutnya. Banyak kegagalan terjadi karena ayam dimasukkan saat minyak belum mencapai suhu optimal, yakni sekitar seratus tujuh puluh derajat Celsius. Jika minyak terlalu dingin, tepung akan menyerap minyak secara berlebihan dan mengakibatkan tekstur yang berminyak dan berat. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas akan mematangkan bagian luar terlalu cepat sementara bagian dalam masih mentah. Penggunaan termometer dapur sangat dianjurkan untuk memastikan konsistensi suhu tetap terjaga selama proses penggorengan berlangsung.

Metode Penggorengan Ganda (Double Frying)

Salah satu rahasia besar dari dapur profesional agar ayam goreng tetap krispi walau sudah dingin adalah metode penggorengan ganda atau double frying. Teknik yang populer di Asia Timur ini melibatkan dua tahap penggorengan yang berbeda. Tahap pertama dilakukan dengan api sedang untuk mematangkan daging secara merata dan membentuk struktur awal tepung. Setelah matang, ayam diangkat dan diistirahatkan selama beberapa menit. Proses pengistirahatan ini memungkinkan sisa kelembapan di dalam daging keluar ke permukaan.

Tahap kedua dilakukan dengan suhu minyak yang sedikit lebih tinggi untuk waktu yang singkat. Proses ini bertujuan untuk menguapkan sisa kelembapan yang keluar tadi dan mengeraskan lapisan tepung menjadi sangat garing. Hasilnya adalah cangkang tepung yang sangat kokoh yang mampu membentengi daging dari pengaruh kelembapan udara luar, sehingga ayam tetap renyah bahkan setelah suhu ruangan tercapai.

Penanganan Pascapenggorengan

Kesalahan terakhir yang sering terjadi adalah cara meniriskan ayam. Menumpuk ayam goreng yang baru matang dalam satu wadah akan menciptakan uap air yang saling terperangkap, yang secara instan akan melunakkan lapisan tepung. Cara terbaik adalah meniriskan ayam di atas rak kawat (cooling rack) agar udara dapat bersirkulasi di seluruh sisi ayam. Jangan langsung menutup wadah ayam saat kondisinya masih hangat, karena uap panas yang terperangkap akan mengembun dan merusak struktur kerenyahan yang telah susah payah dibangun.

Dengan memahami sains sederhana di balik interaksi tepung, air, dan suhu minyak, ayam goreng tepung krispi bukan lagi menjadi rahasia restoran cepat saji semata. Keahlian ini dapat diaplikasikan di dapur mana pun, memastikan setiap suapan tetap memberikan sensasi renyah yang memuaskan, bahkan berjam-jam setelah ayam disajikan di atas meja makan.