Sabtu, 23 Mei 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Presiden Prabowo Tarik Jala di Kebumen dan Instruksikan Tunda Bangun Kantor

Admin WGM - Saturday, 23 May 2026 | 03:00 PM

Background
Presiden Prabowo Tarik Jala di Kebumen dan Instruksikan Tunda Bangun Kantor
Prabowo tarik jala udang kunjungan kerja Kebumen (Tangkapan Layar Sekreatriat Presiden /)

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Dalam agenda luar ruang tersebut, Kepala Negara menunjukkan momen kedekatan bersama masyarakat pesisir dengan turun langsung ke area pertambakan untuk menarik jala bersama para penambak udang setempat. Momentum interaksi harian ini dimanfaatkan oleh Presiden untuk berdialog mengenai pengembangan ekonomi kerakyatan dan sektor perikanan budi daya di daerah.

Di sela-sela kunjungan kerja dan peninjauan ketahanan pangan lokal di Kebumen tersebut, Presiden Prabowo turut memberikan pidato evaluasi terkait jalannya roda pemerintahan. Beliau merefleksikan periode kepemimpinannya yang kini telah berjalan selama lebih dari satu setengah tahun di tingkat eksekutif nasional.

"Sembilan belas bulan saya pimpin, alhamdulillah banyak yang sudah dicapai," ujar Presiden Prabowo di hadapan publik dan jajaran pejabat yang hadir.

Presiden menjelaskan bahwa dalam kurun waktu 19 bulan tersebut, jajaran kabinet pemerintahan telah mengeksekusi berbagai program strategis yang berorientasi pada kesejahteraan sosial dan penguatan kemandirian bangsa. Kendati mengapresiasi sejumlah capaian yang berhasil diamankan oleh jajarannya, Presiden menegaskan bahwa evaluasi ketat terhadap penggunaan anggaran negara tetap menjadi prioritas mutlak demi efisiensi fiskal.

Terkait dengan tata kelola anggaran, Presiden Prabowo mengeluarkan instruksi dan sentilan yang sangat tegas kepada seluruh kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah. Beliau meminta agar dilakukan penghematan anggaran secara masif dan meminta instansi pemerintahan untuk menahan diri dalam mengusulkan proyek-proyek fisik yang dinilai belum mendesak bagi hajat hidup orang banyak.

Secara spesifik, Kepala Negara menyoroti maraknya proyek pembangunan gedung-gedung fasilitas administrasi baru yang tersebar di berbagai wilayah. Presiden secara langsung meminta para pemangku kebijakan untuk mengubah skala prioritas belanja modal negara dan mengalihkannya untuk program publik yang lebih produktif.

"Tundalah bangun banyak kantor, kantor, kantor," tegas Presiden Prabowo dalam arahannya.

Menurut Presiden, pembangunan kompleks perkantoran baru dinilai bisa ditangguhkan terlebih dahulu demi mengamankan ketersediaan dana segar bagi program pengetasan kemiskinan, pemenuhan gizi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur dasar seperti jaringan irigasi dan akses jalan bagi para petani maupun petambak di daerah.

Kunjungan kerja ke Kebumen yang diwarnai aksi tarik jala bersama penambak udang serta penyampaian instruksi penundaan pembangunan kantor ini menegaskan arah kebijakan kepemimpinan Prabowo Subianto yang berorientasi pada hasil nyata di lapangan (output-driven). Pernyataan tegas mengenai capaian selama 19 bulan memimpin sekaligus komitmen pengetatan anggaran gedung menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat ingin memastikan setiap rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat di tingkat akar rumput.