Panduan Kuliner Autentik di Medono Pekalongan: Menikmati Nasi Megono Kecombrang dan Soto Tauto yang Legendaris.
Fajar - Monday, 02 February 2026 | 04:30 PM


Kelurahan Medono di Pekalongan Barat bukan hanya dikenal sebagai pusat industri batik, tetapi juga sebagai salah satu destinasi kuliner yang paling konsisten dalam menjaga cita rasa tradisional. Sebagai wilayah yang menjadi titik temu antara pekerja industri, pedagang, dan pelajar, Medono mengembangkan karakter kuliner yang jujur, mengenyangkan, dan kaya akan penggunaan bumbu rempah. Di kawasan ini, aktivitas makan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, melainkan bagian dari interaksi sosial dan denyut ekonomi warga yang berlangsung hampir 24 jam.
1. Nasi Megono: Komposisi Teknis dan Identitas Rasa
Nasi Megono merupakan menu utama yang dapat ditemukan di hampir setiap sudut jalan di Medono, baik pada pagi hari sebagai sarapan maupun malam hari sebagai menu makan malam. Secara teknis, Megono bukanlah jenis padi, melainkan olahan cacahan nangka muda yang menjadi lauk utama di atas nasi.
Bahan Baku dan Proses Pengolahan
Keunikan Megono di wilayah Medono terletak pada penggunaan bunga kecombrang (kantan) yang memberikan aroma floral yang tajam dan segar. Komposisi utamanya meliputi:
- Nangka Muda (Tewel): Dicacah halus secara manual untuk menjaga tekstur agar tidak hancur saat dikukus.
- Parutan Kelapa: Menggunakan kelapa setengah tua untuk menghasilkan rasa gurih yang berminyak secara alami.
- Bumbu Rempah: Terdiri dari ketumbar, kencur, bawang putih, bawang merah, dan terasi berkualitas.
Proses pengukusan dilakukan bersamaan dengan bumbu agar sari kecombrang meresap ke dalam serat nangka muda. Hasil akhirnya adalah lauk yang kering namun tetap lembap, dengan perpaduan rasa gurih dan pedas yang halus.
Lauk Pendamping Khas Medono
Di Medono, penyajian Nasi Megono memiliki standar pendamping yang spesifik:
- Tempe Mendoan: Berbeda dengan mendoan daerah lain, mendoan di sini digoreng setengah matang (lembek) dengan lapisan tepung yang gurih.
- Tahu Letek: Tahu khas Pekalongan yang memiliki tekstur padat dan rasa yang cenderung tawar, berfungsi untuk menyeimbangkan rasa Megono yang berbumbu tajam.
2. Tauto Medono: Karakteristik Soto Berbumbu Tauco
Selain Megono, Tauto (Soto Tauco) menjadi kuliner wajib yang merepresentasikan pengaruh budaya peranakan di Pekalongan. Tauto Medono memiliki reputasi tersendiri karena konsistensi penggunaan bumbu tauconya yang kuat.
Keunikan Bumbu Tauco
Berbeda dengan soto pada umumnya yang menggunakan kaldu bening atau santan, Tauto menggunakan tauco, kedelai yang difermentasi sebagai dasar bumbu utamanya. Hal ini memberikan karakteristik unik pada hidangan:
- Visual: Kuah berwarna cokelat kental.
- Rasa: Perpaduan rasa asam hasil fermentasi, manis dari kecap produksi lokal Pekalongan, dan gurih dari kaldu daging.
- Tekstur: Biasanya disajikan dengan soun, irisan daging sapi atau jeroan (babat, isol), dan taburan daun seledri serta bawang goreng.
Menyantap Tauto di tengah kepadatan Aktivitas Ekonomi di Pekalongan Barat memberikan gambaran nyata tentang bagaimana masyarakat lokal menghargai warisan rasa yang telah ada secara turun-temurun.
3. Dinamika Ekonomi Kuliner di Medono
Keberadaan warung-warung kuliner ini mendukung stabilitas ekonomi di tingkat kelurahan. Warung Megono dan Tauto di Medono sering kali menjadi pemasok makanan bagi para pekerja di bengkel-bengkel batik rumahan. Siklus ekonomi ini memastikan bahan baku lokal selalu terserap, mulai dari nangka muda hasil kebun hingga tauco produksi industri kecil di sekitarnya.
Ketahanan bisnis kuliner di Medono juga terlihat dari jam operasionalnya. Banyak warung yang mulai buka sejak pukul 05.00 WIB untuk melayani sarapan, dan ada pula pusat-pusat kuliner malam yang beroperasi hingga dini hari, menjadikan Medono sebagai wilayah yang mandiri secara pangan dan ekonomi.
Next News

Susu Kentang Geser Susu Oat? Mengenal Tren Plant-Based 2026 yang Diklaim Lebih Ramah Lingkungan & Murah
3 days ago

Anti Mubazir! 5 Cara Simpan Stok Lauk Ungkep Biar Awet Sebulan Penuh di Freezer
3 days ago

Gak Takut Begah Lagi, Cobain 5 Minuman Detoks Ini Biar Badan Tetap Singset Pasca-Lebaran Imlek
5 days ago

Wajib Tahu! Alasan Sosiologis Kenapa Nasi Padang Lebih Enak dan Kenyang Kalau Dibawa Pulang
5 days ago

Wajib Stok di Meja Kerja! Daftar Camilan Enak yang Gak Bakal Merusak Dietmu
5 days ago

Jangan Tertipu Cangkang Mulus, Begini Cara Bedakan Telur Busuk dan Segar dalam Sekejap
5 days ago

Seni Mencari "Hidden Gem": Cara Bedain Review Kuliner Jujur vs Endorse di Media Sosial
6 days ago

Menolak Punah di Tengah Modernisasi, Telusur Jejak Jajanan Pasar Legendaris yang Tetap Memikat Lidah
6 days ago

Rahasia Dapur Profesional, Teknik Mengolah Ayam Goreng Tepung agar Tetap Renyah Meski Telah Dingin
6 days ago

Prediksi Takjil Viral 2026: Setelah Es Semangka India, Apakah Giliran "Fusion Dessert" Matcha-Klepon yang Berkuasa?
7 days ago





