Minggu, 21 Juni 2026
Walisongo Global Media
Economy

Kalah Bersaing dengan Domino's, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47,8 Triliun

Admin WGM - Thursday, 18 June 2026 | 11:00 AM

Background
Kalah Bersaing dengan Domino's, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47,8 Triliun
(wallpapers.com/)

Perusahaan induk Pizza Hut, Yum! Brands, resmi mengumumkan penjualan jaringan restoran pizza legendaris tersebut dengan nilai mencapai US$2,7 miliar atau sekitar Rp47,8 triliun. Langkah ini menandai perubahan besar dalam sejarah Pizza Hut setelah puluhan tahun berada di bawah naungan Yum! Brands.

Penjualan dilakukan melalui dua transaksi terpisah. Operasional Pizza Hut di luar China akan diakuisisi oleh LongRange Capital senilai US$1,5 miliar. Sementara itu, bisnis Pizza Hut di China akan dibeli oleh Yum China Holdings dengan nilai sekitar US$1,2 miliar. Total nilai kedua transaksi tersebut mencapai US$2,7 miliar.

Keputusan menjual Pizza Hut tidak lepas dari performa bisnis yang terus melemah dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, penjualan Pizza Hut tercatat turun sekitar 2 persen, sementara penjualan keseluruhan Yum! Brands justru tumbuh 5 persen. Kondisi tersebut membuat Pizza Hut menjadi salah satu unit usaha dengan kinerja terlemah di dalam portofolio perusahaan.

Selain menghadapi penurunan penjualan, Pizza Hut juga harus bersaing ketat dengan sejumlah pemain besar di industri pizza, terutama Domino's Pizza. Dalam beberapa tahun terakhir, Domino's dinilai lebih berhasil beradaptasi dengan tren pemesanan digital dan layanan pengantaran makanan, sehingga mampu merebut pangsa pasar yang sebelumnya dikuasai Pizza Hut.

Persaingan yang semakin ketat membuat Pizza Hut melakukan berbagai langkah efisiensi. Pada awal 2026, Yum! Brands mengumumkan penutupan sekitar 250 gerai Pizza Hut di Amerika Serikat yang dinilai tidak lagi menguntungkan. Sebelumnya, perusahaan juga telah menutup ratusan restoran dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis.

Menurut Chief Executive Officer Yum! Brands, Chris Turner, penjualan Pizza Hut dilakukan agar perusahaan dapat lebih fokus mengembangkan merek-merek lain yang memiliki pertumbuhan lebih kuat, seperti KFC dan Taco Bell. Ia juga meyakini Pizza Hut memiliki peluang berkembang di bawah kepemilikan baru yang memiliki pengalaman mendalam di industri restoran.

Meski menghadapi tantangan di berbagai negara, Pizza Hut masih memiliki posisi yang cukup kuat di pasar China. Bahkan, bisnis Pizza Hut di negara tersebut menjadi salah satu unit yang tetap menunjukkan pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir. Faktor inilah yang membuat Yum China tertarik mengambil alih operasional Pizza Hut di wilayah tersebut.

Pizza Hut sendiri memiliki sejarah panjang dalam industri makanan cepat saji dunia. Perusahaan ini didirikan pada 1958 oleh dua bersaudara, Dan dan Frank Carney, di Wichita, Kansas, Amerika Serikat. Dari sebuah restoran kecil, Pizza Hut berkembang menjadi jaringan pizza global dengan hampir 20.000 gerai yang tersebar di berbagai negara.

Penjualan senilai Rp47,8 triliun ini menjadi salah satu transaksi terbesar di industri restoran cepat saji tahun 2026. Bagi banyak pelanggan, langkah tersebut menandai berakhirnya satu era bagi Pizza Hut. Namun, pemilik baru berharap merek yang telah berusia hampir tujuh dekade itu dapat kembali tumbuh dan bersaing di tengah perubahan tren konsumsi masyarakat global.