Rabu, 10 Juni 2026
Walisongo Global Media
Health

Tips Redakan Nyeri Punggung: Pentingnya Meregangkan Otot Psoas Setelah Seharian Bekerja

Admin WGM - Sunday, 15 March 2026 | 05:07 PM

Background
Tips Redakan Nyeri Punggung: Pentingnya Meregangkan Otot Psoas Setelah Seharian Bekerja
Sakit Pinggang (Halodoc /)

Banyak orang mengira bahwa sakit punggung bawah selalu disebabkan oleh masalah pada tulang belakang atau saraf terjepit. Namun, ada satu "pemain kunci" di dalam anatomi tubuh kita yang sering terabaikan: Otot Psoas (dibaca: so-as). Otot ini adalah satu-satunya otot yang menghubungkan tubuh bagian atas dengan bagian bawah, dan perannya sangat vital dalam menentukan kesehatan postur kita.

Anatomi Psoas: Jembatan Tubuh Manusia

Otot psoas menjalar dari tulang belakang lumbal (punggung bawah), melewati panggul, hingga menempel pada tulang paha atas. Fungsinya adalah sebagai penggerak utama untuk menekuk pinggul (hip flexor), seperti saat kita berjalan, mendaki, atau mengangkat kaki.

Karena lokasinya yang melekat langsung pada tulang belakang, otot psoas memiliki pengaruh langsung terhadap kelengkungan punggung bawah Anda.

Bagaimana Duduk "Memendekkan" Otot Psoas?

Masalah muncul ketika kita duduk dalam durasi lama (lebih dari 6–8 jam sehari). Saat duduk, otot psoas berada dalam posisi menekuk dan memendek secara konstan.

  1. Adaptasi Pemendekan: Jika dibiarkan berjam-jam setiap hari, otot psoas akan "beradaptasi" menjadi kaku dan memendek secara permanen.
  2. Tarikan pada Tulang Belakang: Saat Anda akhirnya berdiri, otot psoas yang kaku ini tidak bisa memanjang dengan sempurna. Karena ia menempel pada tulang belakang, ia akan menarik tulang punggung bawah Anda ke arah depan secara paksa.
  3. Lengkungan Berlebih (Hyperlordosis): Tarikan ini menciptakan lengkungan berlebih pada punggung bawah (posisi pantat menonjol ke belakang atau anterior pelvic tilt). Tekanan konstan pada cakram tulang belakang inilah yang memicu rasa nyeri, pegal, hingga kekakuan yang hebat di area pinggang.

Hubungan dengan Stres dan Emosi

Dalam dunia osteopati, psoas sering dijuluki sebagai "Otot Jiwa". Hal ini karena psoas terhubung langsung dengan diafragma melalui jaringan ikat (fascia) dan saraf simpatik. Saat kita stres, psoas akan secara otomatis menegang sebagai bagian dari respons fight-or-flight. Inilah mengapa orang yang mengalami stres kronis sering kali juga mengeluhkan nyeri punggung bawah yang tak kunjung hilang.

Cara Memulihkan Fleksibilitas Otot Psoas

Kabar baiknya, nyeri akibat psoas yang kaku bisa diredakan dengan latihan konsisten:

  • Peregangan Lunge Rendah: Letakkan satu lutut di lantai dan dorong panggul ke depan secara perlahan. Rasakan tarikan di bagian depan pangkal paha. Tahan selama 30 detik di setiap sisi.
  • Hindari Duduk Statis: Gunakan standing desk atau pastikan Anda berdiri dan berjalan setiap 30–60 menit sekali untuk "mengistirahatkan" otot psoas dari posisi menekuk.
  • Perkuat Otot Perut & Gluteus: Otot perut dan bokong yang kuat akan membantu menyeimbangkan tarikan psoas pada tulang belakang, sehingga postur tetap tegak tanpa nyeri.
  • Pijat Mandiri: Menggunakan bola tenis atau foam roller di area panggul depan dapat membantu merilis ketegangan pada otot ini.

Memahami peran otot psoas adalah langkah awal untuk membebaskan diri dari belenggu sakit punggung bawah. Dengan memberikan perhatian lebih pada otot tersembunyi ini, Anda tidak hanya memperbaiki postur, tetapi juga meningkatkan mobilitas dan kenyamanan tubuh dalam beraktivitas sehari-hari.