Minggu, 31 Mei 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Sukabumi Dikepung Bencana Serentak, 11 Titik Banjir hingga Longsor Dilaporkan Terjadi!

Admin WGM - Monday, 25 May 2026 | 02:00 PM

Background
Sukabumi Dikepung Bencana Serentak, 11 Titik Banjir hingga Longsor Dilaporkan Terjadi!
Bencana alam di Sukabumi (Liputan6/)

Rentetan bencana alam dilaporkan melanda wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi, Jawa Barat, menyusul cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari. Berdasarkan data harian terkini dari otoritas penanggulangan bencana setempat, tercatat sedikitnya ada 11 kejadian bencana yang terjadi secara serentak, meliputi peristiwa banjir, tanah longsor, hingga pohon dan tiang listrik tumbang di banyak titik.

Eskalasi cuaca ekstrem yang memicu jatuhnya bencana hidrometeorologi ini dilaporkan tersebar secara masif di 5 wilayah kecamatan berbeda di Sukabumi. Tingginya curah hujan dalam sirkuit waktu yang bersamaan membuat saluran drainase harian tidak mampu menampung debit air, sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga serta jalur transportasi publik.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa dari total 5 kecamatan yang terdampak rentetan bencana tersebut, wilayah Kecamatan Simpenan diidentifikasi sebagai kawasan yang mengalami dampak kerusakan paling parah. Di lokasi ini, terjangan banjir dan material tanah longsor dilaporkan memutus akses mobilitas warga serta merusak sejumlah infrastruktur perimeter pedesaan.

Selain rendaman banjir akibat luapan air dan pergeseran tanah pada tebing yang memicu longsor, insiden berbahaya lainnya juga terjadi di beberapa titik jalan raya utama Sukabumi.Embusan angin kencang yang menyertai hujan lebat pada sore hari tersebut menyebabkan sejumlah tiang listrik milik PLN runtuh dan tumbang ke arah badan jalan.

Kejadian tumbangnya tiang listrik ini seketika memicu pemutusan aliran daya harian di kawasan sekitar demi keselamatan, sekaligus menghambat laju lalu lintas kendaraan bermotor karena material tiang yang melintang menutupi sirkuit jalur transportasi. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, bersama petugas teknis PLN langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi darurat.

Hingga saat ini, proses penanganan dampak 11 bencana serentak di Sukabumi masih terus berjalan secara maraton di lapangan. Fokus utama petugas adalah melakukan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan, menyedot genangan banjir di permukiman, serta mendirikan kembali tiang listrik yang roboh agar pasokan daya listrik harian ke rumah warga dapat segera kembali dinormalisasi.

Pihak BPBD mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sukabumi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi ancaman bencana susulan, mengingat garis waktu cuaca ekstrem diprediksi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan dan bantaran sungai diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika intensitas hujan harian kembali meningkat secara drastis.