Selandia Baru Punya Salju, Tapi Kenapa Gak Pernah Jadi Tuan Rumah Olimpiade Musim Dingin?
Admin WGM - Monday, 16 February 2026 | 10:20 AM


Negara-negara seperti Argentina, Chile, dan Selandia Baru memiliki pegunungan salju yang megah dan fasilitas ski kelas dunia. Atlet-atlet dari Australia pun kerap membawa pulang medali emas. Namun, Komite Olimpiade Internasional (IOC) hingga saat ini belum pernah mengetukkan palu untuk menyelenggarakan pesta olahraga salju ini di selatan garis khatulistiwa.
Terdapat tiga alasan fundamental yang menjelaskan mengapa fenomena ini terjadi:
1. Anomali Kalender: "Musim Dingin" yang Tertukar
Hambatan terbesar adalah perbedaan waktu musim. Saat Belahan Bumi Utara (BBU) mengalami musim dingin pada bulan Desember hingga Februari, Belahan Bumi Selatan (BBS) justru sedang berada di puncak musim panas. Begitupun sebaliknya; musim dingin di selatan terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Agustus.
Jika Olimpiade Musim Dingin diadakan di Selandia Baru atau Chile, maka acara tersebut harus dilangsungkan pada bulan Juli. Hal ini menjadi masalah besar bagi hak siar televisi dan jadwal olahraga dunia. Pada bulan Juli, perhatian dunia tercurah pada liga-liga besar seperti sepak bola Eropa, tenis Wimbledon, atau bahkan Olimpiade Musim Panas. Penonton di BBU—yang merupakan pasar iklan terbesar—cenderung enggan menonton olahraga salju saat mereka sendiri sedang menikmati liburan musim panas di pantai.
2. Ketersediaan Infrastruktur dan Geografi Spesifik
Olimpiade Musim Dingin membutuhkan medan yang sangat spesifik. Selain suhu dingin yang konsisten, dibutuhkan pegunungan dengan ketinggian vertikal tertentu untuk cabang olahraga seperti Downhill Skiing.
Meskipun wilayah Andes di Amerika Selatan memiliki ketinggian yang cukup, infrastruktur pendukung di sekitar pegunungan tersebut sering kali belum memenuhi standar masif yang diminta IOC, seperti ketersediaan ribuan kamar hotel, akses transportasi cepat, dan stadion es tertutup di kota terdekat. Membangun infrastruktur dari nol di wilayah pegunungan terpencil membutuhkan biaya yang sangat fantastis dan berisiko tinggi secara ekonomi pasca-acara.
3. Konsentrasi Kekuatan Olahraga Musim Dingin
Secara historis, kekuatan utama olahraga musim dingin berpusat di negara-negara Nordik, Eropa Tengah, dan Amerika Utara. Negara-negara ini tidak hanya memiliki tradisi kuat, tetapi juga dukungan sponsor yang masif.
Bagi IOC, memberikan status tuan rumah kepada negara yang tidak memiliki basis penggemar olahraga musim dingin yang besar di dalam negerinya sendiri dianggap sebagai risiko finansial. Hingga saat ini, partisipasi negara-negara di Belahan Bumi Selatan dalam ajang ini masih jauh lebih sedikit dibandingkan negara-negara di Utara, sehingga daya tawar mereka untuk menjadi tuan rumah pun cenderung lebih lemah.
Absennya Belahan Bumi Selatan sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin adalah murni masalah logistik dan sinkronisasi global. Selama kalender olahraga dunia masih berkiblat pada jadwal di Belahan Bumi Utara, sangat sulit bagi negara-negara di selatan untuk menyisip di tengah-tengah kesibukan musim panas dunia. Namun, dengan kemajuan teknologi pendingin dan pergeseran pasar olahraga, bukan tidak mungkin suatu saat kita akan melihat para atlet ski meluncur di Pegunungan Andes atau Pegunungan Alpen Selandia Baru di bawah panji lima cincin Olimpiade.
Next News

Rekor Pecah! Sandy Walsh Jadi Pionir Pemain Indonesia di AFC Champions League Elite
8 hours ago

Gak Cuma Putih Polos! Inilah Evolusi Jersey Real Madrid yang Bikin Fans Auto Pengen Koleksi
3 days ago

Gak Cuma Pesta! Ternyata Ini Alasan Kenapa Real Madrid Selalu Rayakan Juara di Cibeles
3 days ago

Gak Ada Lawan! Inilah Sosok Florentino Perez, Presiden di Balik Mewahnya Skuad Real Madrid
3 days ago

Gak Ada Lawan! Cristiano Ronaldo Masih Jadi Raja Gol Abadi Real Madrid, Ini Daftarnya
3 days ago

Real Madrid dan Liga Champions: Kisah Cinta Abadi yang Bikin Klub Lain Gigit Jari
3 days ago

Rekor Lari 2026 Pecah Terus! Mengenal Teknologi "Sepatu Pegas" yang Bikin Pelari Amatir Makin Kencang
3 days ago

Bukan Sekadar Gunners, Simak Sejarah Unik Nama Gooners yang Jadi Identitas Fans Meriam London
3 days ago

Gak Cuma Menang, Ini Rahasia 'Jogo Bonito' ala Arsenal yang Bikin Lawan Auto Kena Mental
3 days ago

Gak Ada Obat! Mengenang Formasi 4-4-2 Invincibles yang Bikin Lawan Auto Kena Mental
3 days ago





