Said Abdullah Dorong Perbaikan Sistem Coretax Demi Optimalisasi Pajak
Admin WGM - Friday, 01 May 2026 | 01:30 PM


Said Abdullah menyoroti sejumlah kendala dalam penerapan sistem Coretax yang saat ini masih dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha. Ia menilai, sistem yang seharusnya mempermudah administrasi perpajakan justru masih menimbulkan hambatan di lapangan.
Coretax sendiri merupakan sistem administrasi perpajakan berbasis digital yang dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pajak. Namun, dalam praktiknya, sejumlah pengguna mengeluhkan kendala teknis, mulai dari akses yang lambat hingga kesulitan dalam pelaporan.
Perlu Evaluasi dan Penyempurnaan
Menurut Said Abdullah, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem Coretax. Ia menekankan bahwa perbaikan harus segera dilakukan agar tidak mengganggu kepatuhan wajib pajak.
Ia juga mengingatkan bahwa sistem perpajakan yang tidak berjalan optimal dapat berdampak pada penerimaan negara. Oleh karena itu, stabilitas dan keandalan sistem menjadi hal yang sangat krusial.
Dorong Kemudahan bagi Wajib Pajak
Salah satu tujuan utama digitalisasi pajak adalah memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam menjalankan kewajiban mereka. Namun, jika sistem yang digunakan masih bermasalah, tujuan tersebut justru tidak tercapai.
Said Abdullah menekankan pentingnya menghadirkan sistem yang ramah pengguna, stabil, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah.
Pentingnya Kepercayaan Publik
Keberhasilan sistem perpajakan digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada tingkat kepercayaan publik.
Jika wajib pajak merasa sistem yang digunakan tidak andal, hal ini dapat memengaruhi tingkat kepatuhan dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak. Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk memastikan sistem Coretax benar-benar siap digunakan secara luas.
Langkah Strategis ke Depan
Dalam jangka panjang, perbaikan sistem Coretax diharapkan dapat meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan negara.
Digitalisasi tetap menjadi langkah strategis, namun implementasinya harus dilakukan secara matang agar tidak menimbulkan masalah baru.
Dorongan Said Abdullah untuk memperbaiki sistem Coretax menjadi pengingat bahwa transformasi digital membutuhkan kesiapan yang menyeluruh. Dengan perbaikan yang tepat, sistem ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi wajib pajak sekaligus meningkatkan kinerja perpajakan nasional.
Next News

Peran Pos Indonesia dalam Mendukung Distribusi dan Jangkauan Pasar UMKM Lokal
22 days ago

Modal Kecil Untung Berlipat, Membedah Strategi Bisnis Olahan Cireng Kekinian yang Selalu Laris Manis
a month ago

Bebas Dari Tekanan Validasi Sosial, Kekuatan Strategi Menabung Diam-Diam demi Kedamaian Finansial Masa Depan
a month ago

Tameng Komoditas Tangguh: Cara Nikel dan Batu Bara Menahan Gempuran Defisit Perdagangan
a month ago

Uji Coba Biodiesel B50 Tunjukkan Hasil Positif, Wamen ESDM Tinjau Langsung Performa Mesin Kendaraan
a month ago

Wajib Siapkan KAS Lebih! 7 Biaya Tersembunyi Saat Pengajuan KPR Rumah
2 months ago

Gaji 5 Juta Bisa Dapat Rumah Harga Berapa? Rumus Hitung Cicilan KPR Ideal
2 months ago

Harga Emas dan Perak Melonjak Naik di Tengah Konflik AS-Iran, Safe Haven Jadi Incaran Investor
2 months ago

Sinyal Penting Bagi Pasar Modal: Respon Istana Usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
2 months ago

Baru 2 Minggu IPO, Direktur RANS Pilihan 2025 Mendadak Mundur dari Jabatan
2 months ago





