Respon Ancaman PHK 55 Ribu Buruh, Wakil DPR RI Dasco Desak Pertamina Cari Solusi Gas Mahal
Admin WGM - Wednesday, 24 June 2026 | 03:17 PM


Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menghubungi langsung Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri guna merespons laporan darurat ketenagakerjaan. Langkah cepat tersebut diambil setelah kepemimpinan dewan menerima aduan mengenai ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 55.000 buruh akibat lonjakan harga gas industri.
Aksi tanggap ini dilakukan secara spontan saat Dasco tengah menghadiri Rapat Kerja Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di Jakarta. Kabar buruk mengenai penutupan sejumlah pabrik keramik besar di wilayah Bekasi membuat materi pidato yang telah dipersiapkan sebelumnya terpaksa diubah demi memprioritaskan penyelesaian krisis operasional tersebut.
"Jadi begini, Pak Simon, jadi dalam berapa hari ini, ini sudah ada ancaman PHK. Jadi mungkin kita juga mesti cari jalan keluar atau kemudian juga yang dalam waktu dekat PHK in juga harus kita mitigasi bagaimana kemudian pabrik-pabrik ini sekitar 55 ribu katanya yang terancam PHK dan tentunya itu sangat memprihatinkan," ungkap Dasco dilansir dari laman detikNews, Selasa (23/6/2026).
Pihak serikat pekerja melaporkan bahwa lonjakan ekstrem harga gas industri dari semula 6 dolar AS menjadi 23 dolar AS per MMBtu memicu kesulitan operasional yang luar biasa. Beban biaya logistik dan produksi yang membengkak tersebut dinilai dapat menyebabkan kebangkrutan massal sektor manufaktur jika tidak segera ditangani.
Menanggapi laporan krusial tersebut, pimpinan DPR langsung meminta kesediaan manajemen Pertamina untuk duduk bersama perwakilan buruh dalam waktu dekat. Komunikasi formal ini ditujukan untuk memetakan formula kebijakan energi dan mencari jalan keluar terbaik guna mencegah eksekusi pemutusan hubungan kerja massal.
Melalui tanggapan awal, pihak Pertamina menyatakan kesepakatan penuh untuk segera berkoordinasi dengan anak perusahaan terkait, termasuk Perusahaan Gas Negara. Pertemuan tripartit intensif diharapkan dapat terlaksana dalam satu hingga dua hari ke depan demi menghasilkan solusi jangka pendek yang konkret.
"Baik, setuju, setuju, Pak Dasco," ungkap Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) saat dihubungi Dasco melalui panggilan suara terkait dengan persoalan tersebut.
Sektor industri padat karya seperti pabrik keramik, granit, dan tekstil kini berada dalam kondisi sangat kritis akibat tekanan harga pasokan energi domestik. Seluruh pemangku kepentingan berharap sinergi darurat ini mampu mengamankan stabilitas ekonomi nasional sekaligus melindungi nasib puluhan ribu pekerja domestik.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
16 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
16 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
9 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
9 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
12 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





