Sabtu, 11 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Respon Ancaman PHK 55 Ribu Buruh, Wakil DPR RI Dasco Desak Pertamina Cari Solusi Gas Mahal

Admin WGM - Wednesday, 24 June 2026 | 03:17 PM

Background
Respon Ancaman PHK 55 Ribu Buruh, Wakil DPR RI Dasco Desak Pertamina Cari Solusi Gas Mahal
Sufmi Dasco Ahmad (Kompas /)

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menghubungi langsung Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri guna merespons laporan darurat ketenagakerjaan. Langkah cepat tersebut diambil setelah kepemimpinan dewan menerima aduan mengenai ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 55.000 buruh akibat lonjakan harga gas industri.

Aksi tanggap ini dilakukan secara spontan saat Dasco tengah menghadiri Rapat Kerja Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di Jakarta. Kabar buruk mengenai penutupan sejumlah pabrik keramik besar di wilayah Bekasi membuat materi pidato yang telah dipersiapkan sebelumnya terpaksa diubah demi memprioritaskan penyelesaian krisis operasional tersebut.

"Jadi begini, Pak Simon, jadi dalam berapa hari ini, ini sudah ada ancaman PHK. Jadi mungkin kita juga mesti cari jalan keluar atau kemudian juga yang dalam waktu dekat PHK in juga harus kita mitigasi bagaimana kemudian pabrik-pabrik ini sekitar 55 ribu katanya yang terancam PHK dan tentunya itu sangat memprihatinkan," ungkap Dasco dilansir dari laman detikNews, Selasa (23/6/2026). 

Pihak serikat pekerja melaporkan bahwa lonjakan ekstrem harga gas industri dari semula 6 dolar AS menjadi 23 dolar AS per MMBtu memicu kesulitan operasional yang luar biasa. Beban biaya logistik dan produksi yang membengkak tersebut dinilai dapat menyebabkan kebangkrutan massal sektor manufaktur jika tidak segera ditangani.

Menanggapi laporan krusial tersebut, pimpinan DPR langsung meminta kesediaan manajemen Pertamina untuk duduk bersama perwakilan buruh dalam waktu dekat. Komunikasi formal ini ditujukan untuk memetakan formula kebijakan energi dan mencari jalan keluar terbaik guna mencegah eksekusi pemutusan hubungan kerja massal.

Melalui tanggapan awal, pihak Pertamina menyatakan kesepakatan penuh untuk segera berkoordinasi dengan anak perusahaan terkait, termasuk Perusahaan Gas Negara. Pertemuan tripartit intensif diharapkan dapat terlaksana dalam satu hingga dua hari ke depan demi menghasilkan solusi jangka pendek yang konkret.

"Baik, setuju, setuju, Pak Dasco," ungkap Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) saat dihubungi Dasco melalui panggilan suara terkait dengan persoalan tersebut. 

Sektor industri padat karya seperti pabrik keramik, granit, dan tekstil kini berada dalam kondisi sangat kritis akibat tekanan harga pasokan energi domestik. Seluruh pemangku kepentingan berharap sinergi darurat ini mampu mengamankan stabilitas ekonomi nasional sekaligus melindungi nasib puluhan ribu pekerja domestik.