Polda Metro Ungkap Kronologi Warga Meninggal saat Kerusuhan Demo DPR di Pejompongan
Azizatul Khifdiyah - Saturday, 29 August 2026 | 11:36 AM


Polda Metro Jaya mengonfirmasi satu orang meninggal dunia terkait kerusuhan demonstrasi di Gedung DPR/MPR, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Korban diketahui bernama Bambang (59), seorang pedagang cermin di kawasan Pejompongan. Mengutip Okezone, informasi mengenai kronologi meninggalnya korban disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam jumpa pers pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Budi menjelaskan, kejadian bermula dari laporan masyarakat mengenai kerusuhan yang masih berlangsung di lokasi. Setelah situasi dinilai aman, polisi kemudian mengevakuasi seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi pingsan. Evakuasi dilakukan setelah petugas memperhitungkan kondisi keamanan agar proses tersebut tidak membahayakan personel yang bertugas.
"Pertama, kami menyampaikan belasungkawa, warga kita ada yang berpulang," kata Budi saat menyampaikan keterangan mengenai kejadian tersebut.
Ia menyampaikan pernyataan itu dalam jumpa pers Polda Metro Jaya pada Jumat (28/8/2026). Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya warga dalam rangkaian kerusuhan tersebut.
Biddokkes Polda Metro Jaya selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) Dr. Mintohardjo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia ketika sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut. Polisi kemudian membawa jenazah korban ke RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 23.30 WIB.
Menurut Budi, pihak keluarga telah ditemui dan menolak pelaksanaan autopsi terhadap jenazah korban. Polisi sebelumnya mengajukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian, tetapi keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan. Pihak penyidik juga belum dapat meminta keterangan lebih lanjut dari keluarga karena masih mempertimbangkan kondisi kedukaan.
Peristiwa tersebut terjadi dalam rangkaian kerusuhan yang berlangsung setelah aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR pada Kamis malam. Lokasi korban ditemukan berada di kawasan Pejompongan, Jakarta, yang menjadi salah satu titik dalam rangkaian kerusuhan tersebut. Polda Metro Jaya menjelaskan proses evakuasi dilakukan setelah petugas memastikan kondisi lokasi cukup aman untuk melakukan tindakan.
Hingga keterangan disampaikan pada Jumat, 28 Agustus 2026, polisi masih menghormati keputusan keluarga terkait penolakan autopsi. Penyidik juga belum dapat meminta keterangan lebih lanjut dari keluarga karena mempertimbangkan kondisi mereka setelah kehilangan anggota keluarga. Kronologi yang disampaikan Polda Metro Jaya menjadi penjelasan mengenai proses evakuasi hingga korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.
Next News

Kaki Seribu Matang Ditemukan dalam Menu Makan Bergizi Gratis di Pasangkayu, Operasi SPPG Lariang Dihentikan Sementara
13 hours ago

Dihantam Ombak 2,5 Meter di Muara Pelabuhan Pekalongan, Perahu Jukung Pecah Menewaskan Satu Nelayan
13 hours ago

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa
13 hours ago

Asap Karhutla Kepung Bromo Hills, Pengunjung dan Pegawai Berlarian Keluar
15 hours ago

Benda Bercahaya Melintas di Langit Gorontalo, Diduga Meteor Jatuh di Pegunungan
2 days ago

Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo Dibakar Empat Orang Tak Dikenal
2 days ago

Kepulauan Seribu Diguncang Gempa M 5,9 Sabtu Pagi, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
2 days ago

Kebakaran Hutan Kembali Terjang Savana Bromo, Akses Wisata via Jemplang Resmi Ditutup
2 days ago

Saksi Kunci Ungkap Peran Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dalam Sidang Dugaan Pengeroyokan
3 days ago

Truk Tangki Gas Tabrak Rumah dan Motor di Jalur Pantura Brebes, Sopir Luka-Luka
3 days ago


