Miranda Priestly Is Back! Sekuel 'The Devil Wears Prada' Pukau Kritikus Dunia
Admin WGM - Thursday, 30 April 2026 | 12:00 PM


Dua dekade setelah mengintimidasi dunia mode melalui layar lebar, Miranda Priestly resmi kembali. Sekuel film legendaris The Devil Wears Prada 2 akhirnya tayang perdana di bioskop global pada akhir April 2026. Kehadiran kembali duet ikonis Meryl Streep dan Anne Hathaway ini langsung memicu gelombang ulasan dari para kritikus film terkemuka di dunia. Meskipun membawa beban ekspektasi yang besar dari para penggemar setia, film ini dinilai berhasil menangkap esensi satir dunia mode modern yang kini telah bergeser ke arah digital dan keberlanjutan.
Kritikus sepakat bahwa film ini bukan sekadar upaya mengeksploitasi nostalgia, melainkan sebuah refleksi tajam mengenai dinamika kekuasaan di industri media kontemporer.
Performa Akting: Meryl Streep yang Tetap Tajam
Fokus utama dari setiap ulasan tertuju pada performa Meryl Streep sebagai Miranda Priestly, pemimpin redaksi majalah Runway yang dingin. Melansir laporan The Guardian, Streep dinilai mampu mempertahankan ketajaman karakternya namun dengan dimensi emosional yang lebih kompleks. Di usianya yang kian senja, Miranda Priestly kini digambarkan sedang berjuang mempertahankan relevansi majalah cetak di tengah gempuran konten media sosial dan kecerdasan buatan.
"Streep memberikan performa yang tetap mencekam. Tatapan matanya masih mampu meruntuhkan kepercayaan diri lawan bicaranya dalam hitungan detik, namun kali ini kita melihat sisi manusiawi dari seorang ratu yang tahtanya mulai goyah," tulis ulasan tersebut pada Rabu (29/4/2026).
Dinamika Baru Andy Sachs di Era Digital
Sementara itu, Anne Hathaway kembali sebagai Andy Sachs yang kini telah bertransformasi menjadi sosok profesional mapan di luar bayang-bayang majalah Runway. Melansir ulasan dari The Hollywood Reporter, interaksi antara Andy dan Miranda tetap menjadi jantung dari narasi film ini. Sekuel ini mengeksplorasi bagaimana hubungan mereka berkembang dari sekadar asisten dan atasan menjadi dua profesional yang saling menghormati meski sering berada di sisi yang berlawanan.
Kritikus memuji naskah film yang dinilai cerdas dalam menempatkan Andy sebagai jembatan antara nilai-nilai jurnalisme tradisional dan kecepatan industri digital. Hathaway dipuji karena mampu menunjukkan pendewasaan karakter Andy tanpa kehilangan idealisme yang menjadi ciri khasnya di film pertama.
Satir Industri Mode yang Relevan
Aspek teknis dan narasi film ini juga tidak luput dari perhatian. Melansir Variety, The Devil Wears Prada 2 berhasil menyajikan visual yang memanjakan mata dengan desain kostum kelas atas yang tetap elegan. Namun, di balik kemegahannya, film ini menyelipkan kritik pedas terhadap budaya kerja toksik yang kini berkedok "kesejahteraan karyawan" serta isu keberlanjutan (sustainability) di industri pakaian.
"Film ini tidak hanya menjual pakaian indah; ia menjual realitas pahit tentang bagaimana industri ini bekerja di tahun 2026. Ini adalah sekuel yang langka lebih matang, lebih relevan, dan tetap sangat menghibur," tulis Variety. Kehadiran kembali Emily Blunt sebagai Emily Charlton juga memberikan sentuhan komedi satir yang menyegarkan, menjaga tempo film agar tetap dinamis.
Proyeksi di Tangga Box Office
Dengan ulasan yang mayoritas positif dari para kritikus papan atas, The Devil Wears Prada 2 diprediksi akan mendominasi tangga box office global selama beberapa pekan ke depan. Antusiasme penonton lintas generasi menjadi modal kuat bagi film ini untuk melampaui kesuksesan finansial pendahulunya yang dirilis pada tahun 2006.
Hingga Kamis (30/4/2026), diskusi mengenai kutipan-kutipan ikonis terbaru dari Miranda Priestly mulai ramai menghiasi berbagai platform media sosial. Bagi industri sinema, keberhasilan sekuel ini membuktikan bahwa cerita yang kuat dan karakter yang mendalam tetap memiliki tempat istimewa di hati penonton, bahkan di era di mana tren berubah secepat kedipan mata di atas panggung catwalk.
Next News

Peringatan Hari Buruh Tahun Ini Digeser ke Monas demi Dialog Langsung dengan Prabowo
in 6 hours

Kebakaran Pasar Kanjengan Hanguskan Ratusan Lapak, Kerugian Capai Rp2,5 Miliar
in 4 hours

ASPEK Rumuskan 10 Agenda Utama yang Akan Disampaikan di Hari Buruh
in 5 hours

Investor Sumringah: Bank Mandiri Sahkan Dividen Rp44 Triliun dan Aksi Buyback
in 34 minutes

Targetkan Mandiri Energi, Pemerintah Bangun Dua Kilang Bensin Raksasa di Cilacap
27 minutes ago

Tuduhan Korupsi dan Pelanggaran Konstitusi: Mengapa Sara Duterte Terancam Dicopot?
an hour ago

Empat WNI Ditahan Pembajak Kapal Somalia, KBRI Nairobi Intensifkan Koordinasi dengan Otoritas Setempat
18 hours ago

Persidangan Perdana Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Empat Anggota TNI Didakwa
18 hours ago

Gagal Capai Kesepakatan: Trump Tolak Mentah-Mentah Proposal Baru Iran
a day ago

Presiden Prabowo Arahkan Pembangunan Perlintasan Bekasi dengan Flyover dan Underpass
16 hours ago





