Sabtu, 11 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Korban Gempa Kembar Venezuela Terus Bertambah, Ribuan Luka dan Puluhan Ribu Masih Hilang

Admin WGM - Sunday, 28 June 2026 | 10:00 AM

Background
Korban Gempa Kembar Venezuela Terus Bertambah, Ribuan Luka dan Puluhan Ribu Masih Hilang
(REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)

Korban jiwa akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia, 3.360 orang mengalami luka-luka, sementara lebih dari 50.000 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana yang terjadi pada 24 Juni 2026. Proses pencarian dan evakuasi korban hingga kini masih terus berlangsung.

Gempa tersebut terjadi hanya dalam selang waktu kurang dari satu menit. Guncangan pertama berkekuatan Magnitudo 7,2, disusul gempa kedua berkekuatan Magnitudo 7,5. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengategorikannya sebagai fenomena doublet earthquake atau gempa kembar, yang dapat meningkatkan tingkat kerusakan karena dua guncangan besar terjadi hampir bersamaan.

Ribuan Bangunan Rusak

Dua gempa dahsyat tersebut menyebabkan banyak bangunan runtuh, termasuk di wilayah sekitar Caracas dan negara bagian La Guaira yang menjadi salah satu daerah terdampak paling parah. Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah fasilitas umum, termasuk bandara utama Venezuela.

Di beberapa lokasi, warga dan relawan terpaksa mengevakuasi korban menggunakan peralatan seadanya karena bantuan alat berat belum menjangkau seluruh wilayah terdampak. Kondisi ini membuat proses pencarian korban berlangsung lebih lambat.

Ratusan Gempa Susulan

Otoritas Venezuela juga melaporkan telah terjadi sekitar 300 gempa susulan sejak gempa utama mengguncang negara tersebut. Gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan Magnitudo 4,9 dan masih dirasakan oleh warga di Caracas serta sejumlah kota lain. Masyarakat diminta tetap waspada karena aktivitas seismik masih berlangsung.

Korban Warga Negara Asing

Di antara korban meninggal dunia terdapat sedikitnya 19 warga negara asing, yang terdiri dari warga Portugal, Spanyol, Brasil, China, serta Italia-Venezuela. Selain itu, puluhan warga asing lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

PBB Ingatkan Korban Bisa Bertambah

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut operasi pencarian masih sangat kompleks mengingat banyaknya bangunan yang runtuh. Otoritas kemanusiaan PBB memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa kemungkinan masih akan terus meningkat seiring proses evakuasi di lokasi-lokasi yang belum sepenuhnya terjangkau.

Gempa kembar yang melanda Venezuela menjadi salah satu bencana paling mematikan di kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Dengan ribuan korban jiwa, puluhan ribu orang yang masih hilang, serta ratusan gempa susulan yang terus terjadi, proses penyelamatan dan pemulihan diperkirakan akan berlangsung dalam waktu yang panjang.