Kelenjar Tiroid dan Perannya bagi Energi Tubuh, Ternyata Juga Berpengaruh pada Berat Badan
Admin WGM - Monday, 25 May 2026 | 10:00 PM


Organ Kecil dengan Fungsi Besar bagi Tubuh
Kelenjar tiroid merupakan organ kecil berbentuk menyerupai kupu-kupu yang berada di bagian depan leher, tepat di bawah jakun. Meski ukurannya relatif kecil, organ ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengatur berbagai fungsi tubuh, terutama yang berkaitan dengan metabolisme dan penggunaan energi.
Kelenjar tiroid menghasilkan hormon utama berupa tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Kedua hormon tersebut berfungsi membantu mengendalikan bagaimana tubuh menggunakan energi, mengatur suhu tubuh, memengaruhi detak jantung, hingga mendukung berbagai proses biologis lainnya. (halodoc.com)
Karena perannya yang luas, gangguan pada kelenjar tiroid dapat menimbulkan berbagai perubahan yang memengaruhi kondisi fisik maupun aktivitas sehari-hari.
Tiroid Berperan Mengatur Metabolisme Tubuh
Metabolisme merupakan proses tubuh mengubah makanan dan minuman menjadi energi yang digunakan untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh.
Hormon yang diproduksi kelenjar tiroid membantu menentukan seberapa cepat tubuh membakar kalori dan menggunakan energi tersebut. Ketika hormon tiroid berada pada kadar yang seimbang, berbagai sistem tubuh dapat bekerja dengan lebih optimal. (halodoc.com)
Namun, jika produksi hormon terganggu, metabolisme tubuh juga dapat ikut berubah.
Pada kondisi hipotiroidisme, kelenjar tiroid menghasilkan hormon terlalu sedikit sehingga metabolisme melambat. Sebaliknya, hipertiroidisme terjadi ketika hormon diproduksi secara berlebihan dan menyebabkan metabolisme meningkat lebih cepat.
Mengapa Gangguan Tiroid Dapat Memengaruhi Berat Badan?
Perubahan berat badan menjadi salah satu gejala yang sering dikaitkan dengan gangguan tiroid.
Pada hipotiroidisme, metabolisme yang lebih lambat membuat tubuh membakar energi dengan kecepatan lebih rendah. Akibatnya, sebagian orang mengalami kenaikan berat badan meskipun pola makan tidak mengalami perubahan signifikan. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan tubuh mudah lelah dan aktivitas fisik menjadi lebih berkurang. (halodoc.com)
Sementara pada hipertiroidisme, tubuh justru membakar energi lebih cepat dari kondisi normal. Hal tersebut dapat menyebabkan penurunan berat badan meskipun nafsu makan meningkat.
Meski demikian, perubahan berat badan tidak selalu disebabkan oleh gangguan tiroid karena faktor lain seperti pola makan, aktivitas fisik, hingga kondisi kesehatan lain juga dapat berpengaruh.
Tidak Hanya Berat Badan, Energi Tubuh Juga Dapat Terpengaruh
Selain memengaruhi metabolisme, gangguan hormon tiroid juga sering berkaitan dengan perubahan tingkat energi tubuh.
Pada hipotiroidisme, seseorang dapat mengalami:
- Tubuh mudah lelah
- Sulit berkonsentrasi
- Mudah mengantuk
- Otot terasa lemah
- Aktivitas terasa lebih berat
Sementara pada hipertiroidisme, gejala yang muncul dapat berupa:
- Jantung berdebar
- Tubuh terasa gelisah
- Sulit tidur
- Mudah berkeringat
- Energi terasa berlebihan tetapi cepat lelah
Perubahan tersebut terjadi karena hormon tiroid memiliki hubungan langsung dengan banyak sistem di dalam tubuh, termasuk jantung, otot, dan otak. (halodoc.com)
Penting Mengenali Tanda yang Muncul
Karena gejalanya sering berkembang secara bertahap, gangguan tiroid kadang tidak langsung disadari.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain perubahan berat badan tanpa sebab yang jelas, mudah lelah, perubahan detak jantung, rambut rontok, perubahan suasana hati, hingga muncul pembengkakan pada leher.
Apabila gejala muncul secara terus-menerus, pemeriksaan medis dapat membantu mengetahui penyebabnya melalui evaluasi fisik maupun tes hormon tiroid.
Menjaga Kesehatan Tiroid Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Sehat
Menjaga kesehatan tiroid tidak hanya berkaitan dengan menghindari penyakit, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mendukung fungsi tubuh dengan lebih baik. Sebab, meski ukurannya kecil, kelenjar tiroid memiliki pengaruh besar terhadap energi, metabolisme, dan kualitas hidup seseorang.
Next News

Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Tips Kesehatan Praktis Bertahan di Terik Padang Arafah
6 hours ago

Hari Tiroid Sedunia Diperingati Setiap 25 Mei, Begini Sejarah dan Tujuan Awal Peringatannya
a day ago

Jangan Diabaikan, Ini Risiko Penyakit yang Dapat Mengintai Kelenjar Tiroid
a day ago

Mengenal Hari Skizofrenia Sedunia, Gerakan Global demi Hak Pengidap Gangguan Jiwa
2 days ago

Jangan Salah Kaprah Lagi! Kenali Perbedaan Gejala Klinis Halusinasi Vs Delusi
2 days ago

Kerap Digambarkan Kejam di Film Hollywood, Benarkah Pengidap Skizofrenia Selalu Berbahaya?
2 days ago

Sering Diabaikan, Ini Alasan Kesehatan Mental Pendamping Pasien Skizofrenia Sangat Krusial!
2 days ago

Bukan Dihakimi, Begini Cara Tepat Berbicara dengan Seseorang yang Mengalami Halusinasi
2 days ago

Tekanan Darah Sering Naik? Ini 6 Buah yang Baik Dikonsumsi Penderita Hipertensi
4 days ago

Teh Chamomile Kian Populer, Ini 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh
4 days ago





