Selasa, 26 Mei 2026
Walisongo Global Media
Health

Hari Tiroid Sedunia Diperingati Setiap 25 Mei, Begini Sejarah dan Tujuan Awal Peringatannya

Admin WGM - Monday, 25 May 2026 | 03:30 PM

Background
Hari Tiroid Sedunia Diperingati Setiap 25 Mei, Begini Sejarah dan Tujuan Awal Peringatannya
Ilustrasi (jyotimultispecialityhospital-com/)

Momentum Global untuk Meningkatkan Kesadaran tentang Kesehatan Tiroid

Setiap tanggal 25 Mei, dunia memperingati Hari Tiroid Sedunia atau World Thyroid Day. Peringatan ini hadir sebagai momentum internasional untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan kelenjar tiroid serta berbagai gangguan yang dapat memengaruhi organ tersebut.

Meski tidak sepopuler peringatan kesehatan lainnya, Hari Tiroid Sedunia memiliki tujuan penting, yaitu mendorong kesadaran masyarakat terhadap penyakit tiroid, pentingnya deteksi dini, serta perlunya penanganan yang tepat sejak awal. Peringatan tersebut juga menjadi sarana edukasi global karena gangguan tiroid dapat memengaruhi jutaan orang di berbagai negara.

Kelenjar tiroid sendiri merupakan organ kecil berbentuk menyerupai kupu-kupu yang terletak di bagian depan leher. Meski ukurannya relatif kecil, kelenjar ini memiliki peran besar dalam mengatur metabolisme tubuh, penggunaan energi, suhu tubuh, detak jantung, hingga keseimbangan hormon.

Gangguan pada kelenjar ini dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh dan menimbulkan dampak yang cukup luas apabila tidak dikenali sejak dini.

Berawal dari Gagasan Organisasi Internasional Tiroid

Di balik peringatannya yang kini dilakukan secara global, Hari Tiroid Sedunia memiliki sejarah yang cukup panjang.

Gagasan pembentukan hari khusus untuk kesehatan tiroid muncul pada tahun 2007 dalam pertemuan tahunan organisasi internasional yang bergerak di bidang kesehatan tiroid. Dalam pertemuan tersebut, para anggota Federasi Tiroid Internasional menyepakati perlunya sebuah momentum khusus yang difokuskan untuk edukasi dan kampanye kesehatan tiroid di tingkat dunia.

Keputusan tersebut lahir karena meningkatnya perhatian terhadap berbagai gangguan tiroid yang banyak ditemukan di berbagai negara. Selain itu, para ahli juga melihat masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gejala dan dampak penyakit tiroid.

Mengapa Diperingati pada 25 Mei?

Pemilihan tanggal 25 Mei bukan dilakukan secara acak.

Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati berdirinya organisasi European Thyroid Association pada 25 Mei 1965 di Roma, Italia. Organisasi tersebut menjadi salah satu pelopor dalam penelitian, pengembangan ilmu, dan peningkatan kesadaran mengenai kesehatan tiroid di dunia.

Setelah keputusan tersebut diambil, Hari Tiroid Sedunia kemudian mulai diperingati secara resmi untuk pertama kalinya pada tahun 2008 dan secara bertahap mendapat dukungan dari berbagai organisasi kesehatan internasional lainnya.

Saat ini, peringatan tersebut telah dikenal di berbagai negara melalui kampanye kesehatan, seminar, pemeriksaan kesehatan, serta penyebaran informasi kepada masyarakat.

Gangguan Tiroid Dapat Menyerang Berbagai Kelompok Usia

Peringatan Hari Tiroid Sedunia juga bertujuan mengingatkan masyarakat bahwa gangguan tiroid dapat dialami siapa saja.

Beberapa gangguan tiroid yang umum ditemukan antara lain:

  • Hipotiroidisme atau produksi hormon tiroid yang terlalu rendah
  • Hipertiroidisme atau produksi hormon tiroid berlebihan
  • Tiroiditis atau peradangan kelenjar tiroid
  • Nodul tiroid
  • Kanker tiroid

Gangguan tersebut dapat memunculkan gejala yang beragam, seperti perubahan berat badan, mudah lelah, gangguan tidur, jantung berdebar, rambut rontok, perubahan suasana hati, hingga pembengkakan pada leher. Karena gejalanya sering menyerupai kondisi kesehatan lain, sebagian penderita baru menyadari masalahnya setelah penyakit berkembang lebih lanjut.

Deteksi Dini Menjadi Fokus Utama

Salah satu pesan utama dari Hari Tiroid Sedunia adalah pentingnya deteksi dini.

Banyak gangguan tiroid dapat ditangani dengan lebih baik apabila ditemukan lebih awal. Pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, dan pemahaman terhadap gejala awal menjadi langkah penting untuk membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Di berbagai negara, peringatan ini sering diisi dengan kegiatan edukasi publik, seminar kesehatan, kampanye digital, hingga pemeriksaan kesehatan gratis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Bukan Sekadar Peringatan Tahunan

Hari Tiroid Sedunia bukan sekadar tanggal yang muncul di kalender kesehatan internasional. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa kesehatan kelenjar tiroid memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup seseorang.

Mengenali gejala, memahami faktor risiko, dan tidak mengabaikan perubahan pada tubuh menjadi langkah awal yang penting dalam menjaga kesehatan. Melalui edukasi yang terus dilakukan, kesadaran masyarakat terhadap penyakit tiroid diharapkan semakin meningkat sehingga deteksi dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat.