Jumat, 22 Mei 2026
Walisongo Global Media
Foodhunt

Jangan Sampai Salah Pilih, Kenali Ciri-Ciri Daging Sapi Segar Sebelum Dibeli

Admin WGM - Friday, 22 May 2026 | 08:00 PM

Background
Jangan Sampai Salah Pilih, Kenali Ciri-Ciri Daging Sapi Segar Sebelum Dibeli
Daging sapi (Pixabay/)

Memilih Daging Sapi Segar Penting untuk Kesehatan

Daging sapi menjadi salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat karena mengandung protein, zat besi, vitamin B12, serta berbagai nutrisi penting lainnya. Namun, kualitas daging menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan. Daging termasuk bahan pangan yang mudah mengalami pembusukan akibat pertumbuhan bakteri maupun jamur apabila penyimpanan dan penanganannya tidak tepat.

Mengonsumsi daging yang sudah tidak segar dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, mulai dari keracunan makanan hingga infeksi bakteri. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami cara mengenali kondisi daging sebelum membeli atau mengolahnya.

Berikut sejumlah ciri daging sapi segar yang dapat diamati secara langsung.

1. Memiliki Warna Merah Cerah dan Merata

Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah warna daging. Daging sapi segar umumnya memiliki warna merah cerah atau merah segar yang tampak alami dan merata.

Warna tersebut berasal dari kandungan mioglobin pada jaringan otot. Daging yang mulai mengalami pembusukan biasanya berubah menjadi kusam, kehitaman, atau kehijauan. Munculnya perubahan warna dapat dipengaruhi proses oksidasi maupun pertumbuhan mikroorganisme pada permukaan daging.

Sementara pada bagian lemak, warna normal umumnya putih hingga putih kekuningan.

2. Aroma Daging Tidak Menyengat

Daging sapi segar mempunyai aroma khas daging yang ringan dan tidak menusuk hidung.

Sebaliknya, apabila muncul bau menyengat, anyir berlebihan, tengik, atau bau busuk, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi adanya pertumbuhan bakteri dan jamur pada daging. Beberapa bakteri pembusuk menghasilkan senyawa tertentu yang memunculkan aroma tidak sedap.

Karena itu, aroma menjadi salah satu indikator penting saat memilih daging di pasar maupun supermarket.

3. Teksturnya Kenyal dan Padat

Selain warna dan aroma, tekstur juga menjadi penanda kualitas daging.

Daging sapi segar biasanya memiliki tekstur padat dan kenyal. Ketika ditekan menggunakan jari, permukaannya akan kembali seperti semula. Kondisi tersebut menunjukkan struktur protein dalam daging masih baik.

Sebaliknya, daging yang sudah menurun kualitasnya cenderung terasa lembek, mudah hancur, atau meninggalkan bekas saat ditekan.

4. Permukaan Tidak Berlendir

Permukaan daging segar terlihat sedikit lembap dan mengilap secara alami, tetapi tidak berlendir.

Jika terdapat lendir, permukaan terasa lengket, atau bahkan muncul benang-benang halus, hal tersebut dapat menjadi tanda aktivitas mikroorganisme pembusuk pada daging.

Daging dengan kondisi seperti itu sebaiknya dihindari karena berpotensi menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi.

5. Tidak Terlalu Berair

Ciri berikutnya adalah kadar cairan pada daging.

Daging sapi berkualitas umumnya tidak mengeluarkan terlalu banyak air. Daging yang terlalu berair dapat menandakan kualitas menurun atau berasal dari sapi gelonggongan, yaitu praktik memberikan air dalam jumlah berlebihan pada hewan sebelum dipotong untuk menambah berat tubuh.

Selain itu, cairan berlebih juga dapat mempercepat pertumbuhan bakteri sehingga daging lebih cepat rusak.

Waspadai Tanda Daging yang Sudah Tidak Layak Dikonsumsi

Selain mengenali ciri daging segar, penting pula memahami tanda-tanda daging yang sebaiknya tidak dibeli atau dikonsumsi.

Beberapa ciri daging yang mulai rusak antara lain:

  • Berwarna kehijauan atau kehitaman
  • Memiliki bau tajam dan busuk
  • Permukaan berlendir
  • Tekstur sangat lembek
  • Terdapat bercak asing pada daging
  • Dihinggapi banyak lalat atau dijual di tempat kurang higienis

Kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya proses pembusukan atau kontaminasi mikroorganisme.

Cara Menjaga Daging Tetap Segar Setelah Dibeli

Setelah membeli daging, penyimpanan juga memegang peranan penting dalam menjaga kualitasnya.

Daging sebaiknya segera dimasukkan ke lemari pendingin apabila tidak langsung diolah. Untuk penyimpanan lebih lama, daging dapat dibekukan menggunakan wadah tertutup atau plastik khusus makanan agar kualitas dan kandungan nutrisinya tetap terjaga.

Memahami ciri-ciri daging sapi segar bukan hanya membantu mendapatkan bahan makanan yang berkualitas, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan pangan bagi keluarga.