Gubernur Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Melalui APBD Perubahan 2026
Admin WGM - Friday, 05 June 2026 | 04:58 PM


Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta agar Anggaran Perubahan 2026 diarahkan untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah Jawa Tengah. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak sekaligus meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.
Menurut Luthfi, infrastruktur jalan harus menjadi salah satu prioritas utama dalam penyusunan anggaran daerah. Oleh karena itu, ia juga mendorong agar usulan anggaran yang disampaikan melalui DPRD Jawa Tengah lebih banyak difokuskan pada sektor pembangunan dan rehabilitasi jalan.
Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri kegiatan koordinasi pengendalian alih fungsi lahan sawah yang berlangsung di Hotel Gumaya. Dalam kesempatan itu, Luthfi menekankan bahwa kondisi jalan berlubang dan rusak masih menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah.
Ia menilai revitalisasi pokok-pokok pikiran (pokir) perlu dilakukan agar aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dapat terakomodasi secara optimal. Menurutnya, banyak usulan yang masuk dari warga mengenai kebutuhan perbaikan jalan, baik di Kabupaten Blora maupun sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Jawa Tengah.
Luthfi menjelaskan bahwa kondisi cuaca turut memengaruhi kualitas jalan di sejumlah wilayah. Curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung dalam waktu panjang pada awal tahun 2026 menyebabkan banyak ruas jalan mengalami penurunan kualitas. Sementara itu, proses identifikasi kerusakan secara menyeluruh baru dapat dilakukan ketika memasuki musim kemarau.
Di sisi lain, pemerintah provinsi memastikan sejumlah proyek perbaikan jalan yang telah direncanakan mulai menunjukkan perkembangan. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora yang saat ini telah memasuki tahap persiapan pelaksanaan fisik setelah proses pengadaan selesai dilakukan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memastikan penanganan ruas Jalan Raya Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora akan segera direalisasikan. Proyek tersebut telah memasuki tahap lelang dengan alokasi anggaran sekitar Rp5,276 miliar yang disiapkan dalam tahun anggaran 2026.
Selain mengungkapkan rencana pembangunan tahun ini, Luthfi juga mengingatkan bahwa pemerintah provinsi sebelumnya telah mengalokasikan dana cukup besar untuk sektor infrastruktur jalan. Pada tahun 2025, anggaran sekitar Rp75 miliar telah digelontorkan untuk mendukung perbaikan jalan provinsi maupun jalan kabupaten di berbagai daerah.
Meski percepatan pembangunan menjadi fokus utama, Luthfi menegaskan bahwa kualitas pekerjaan tidak boleh diabaikan. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek perbaikan jalan agar bekerja sesuai standar dan tidak melakukan penanganan secara asal-asalan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang berkualitas akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus mengurangi potensi kerusakan yang berulang dalam waktu singkat. Karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan proyek juga perlu dilakukan secara maksimal.
Melalui percepatan perbaikan jalan yang didukung Anggaran Perubahan 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap kondisi infrastruktur di berbagai daerah dapat semakin baik. Dengan demikian, mobilitas masyarakat dan distribusi barang dapat berjalan lebih lancar, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah.
Next News

SMA N 3 Pekalongan Gandeng Bank Jateng Luncurkan Program Laku Pandai dan QRIS di Lingkungan Pendidikan
in 5 hours

Nama AHY Diseret, Demokrat Tegaskan Tak Pernah Ada Komunikasi dengan Sony Sonjaya
in 4 hours

Isu Menkeu Baru Menguat, Chatib Basri dan Budi Gunadi Merapat ke Prabowo!
in 3 hours

Siap-Siap Cek RDN! Dividen Jumbo Rp1.447 per Saham Bakal Cair dalam Waktu Dekat
in 2 hours

Biar Gak Kusam dan Keropos, Ini 5 Cara Merawat Lantai Parquet Kayu Rumah Kamu
in 4 hours

Low Budget! Ini 5 Trik Ubah Kamar Tidur Minimalis Jadi Aesthetic Tanpa Bikin Dompet Tipis
in 5 hours

Siswa SD di Sukabumi Gagal Selesaikan OSN Akibat Listrik Padam, Tangisnya Viral di Media Sosial
in an hour

Viral, Ibu Pemilik Mobil Baru Lawan Debt Collector yang Diduga Salah Sasaran
in an hour

Ekspor Listrik ke Singapura Belum Bisa Dimulai Tahun Ini
in an hour

Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN di Tengah Menurunnya Peminat PTS
in 40 minutes





