DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan Sementara, Minta Evaluasi Total
Admin WGM - Sunday, 28 June 2026 | 06:30 PM


Komisi I DPR RI meminta Kementerian Pertahanan (Kemhan) menghentikan sementara pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Permintaan tersebut disampaikan menyusul meninggalnya sejumlah peserta selama mengikuti program pelatihan.
Anggota Komisi I DPR RI Yulius Setiarto menilai penghentian sementara diperlukan agar pemerintah dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraan pelatihan, termasuk aspek kesehatan, keselamatan, dan prosedur pelaksanaannya. Menurutnya, pendampingan kepada keluarga korban saja tidak cukup tanpa adanya perbaikan sistem yang nyata.
DPR Minta Evaluasi Menyeluruh
Yulius menegaskan setiap insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa peserta harus menjadi perhatian serius. Ia meminta pemerintah melakukan audit terhadap mekanisme seleksi kesehatan, pola latihan, kesiapan tenaga medis, hingga sistem penanganan darurat selama pelatihan berlangsung.
Menurut DPR, evaluasi menyeluruh penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada pelaksanaan program berikutnya.
Pendampingan Keluarga Dinilai Belum Cukup
Komisi I DPR mengapresiasi langkah Kemhan yang telah memberikan pendampingan kepada keluarga korban, termasuk proses pemulangan jenazah dan pemenuhan hak peserta. Namun, DPR menilai langkah tersebut belum menyelesaikan akar persoalan apabila penyebab insiden tidak dibenahi secara menyeluruh.
Karena itu, DPR meminta hasil evaluasi nantinya disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan program.
Kemhan Lakukan Evaluasi
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan menyatakan turut berduka atas meninggalnya para peserta dan memastikan evaluasi terhadap penyelenggaraan Latsarmil tengah dilakukan. Langkah evaluasi meliputi penguatan pemeriksaan kesehatan, deteksi dini kondisi medis peserta, peningkatan pengawasan tenaga kesehatan, hingga penyempurnaan prosedur penanganan medis di seluruh satuan pendidikan.
Kemhan juga menegaskan bahwa seluruh peserta telah melalui proses seleksi kesehatan sebelum mengikuti pendidikan, namun evaluasi tetap dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan selama pelatihan.
Fokus pada Keselamatan Peserta
DPR berharap evaluasi tidak hanya berakhir pada pendampingan pascakejadian, tetapi juga menghasilkan perubahan nyata dalam sistem pelatihan. Keselamatan peserta dinilai harus menjadi prioritas utama agar tujuan program dapat tercapai tanpa mengorbankan aspek kemanusiaan.
Desakan penghentian sementara Latsarmil dari Komisi I DPR menjadi sinyal perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih. DPR berharap pemerintah segera melakukan pembenahan agar program dapat berjalan lebih aman, profesional, dan tidak lagi memunculkan korban jiwa.
Next News

Mens Rea Etik Suryani: KPK Sebut Korupsi di Sukoharjo Estafet Antarbupati
in 5 hours

Diserang Isu Money Laundering Raffi Ahmad, RANS Buka Suara di Tengah Persiapan Melantai di Bursa!
in 4 hours

Sogok Massal Penguasa Gerbang Negara: Bagaimana John Field dkk Membeli Kebijakan Bea Cukai Senilai Puluhan Miliar
in 3 hours

Rampung Seleksi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Tiga Operator Raksasa Bersiap Dongkrak Jaringan
in 7 hours

Ingin Porsi Layak Seperti di Amerika, Prabowo Minta Daging Ayam Menu MBG Tak Dipotong Kecil-Kecil
in 6 hours

Kondisi Menurun Drastis, Wali Kota Bandung Farhan Mendadak Dilarikan ke IGD Rumah Sakit
in 4 hours

Aksi Arogan Berujung Bui! Polisi Tangkap 'Bang Jago' yang Viral Rusak Mini Cooper di Sunter
in 3 hours

Peluang atau Ancaman? Memahami Konsep Bonus Demografi untuk Masa Depan Bangsa
in 4 hours

Bumi Makin Padat: Bagaimana Ledakan Populasi Memengaruhi Krisis Lingkungan Global
in 3 hours

Ratusan Nakes NTT Desak Proses Hukum: Dugaan Misteri di Balik Kasus dr. Icha Harus Dibongkar!
14 hours ago





