Diplomasi Kilat di Istana Élysée, Indonesia Pererat Kemitraan Strategis dengan Prancis
Admin WGM - Wednesday, 15 April 2026 | 03:45 PM


Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan rangkaian kunjungan kenegaraan lintas benua dengan menyambangi Istana Élysée di Paris, Prancis, pada Selasa (14/4/2026) waktu setempat. Pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Emmanuel Macron tersebut difokuskan pada penguatan kemitraan strategis, khususnya di sektor modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan pengembangan energi baru terbarukan.
Lawatan ke Paris ini dilakukan hanya berselang singkat setelah Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan kerja sama energi dengan Rusia guna menjaga stabilitas stok BBM dan gas nasional.
Dalam pertemuan empat mata dengan Macron, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kelanjutan kerja sama pertahanan yang telah terjalin erat, termasuk pengadaan jet tempur Rafale dan kapal selam kelas Scorpene. Indonesia memandang Prancis sebagai mitra teknologi kunci dalam memodernisasi postur pertahanan TNI di kawasan Indo-Pasifik yang kian dinamis.
Selain isu militer, kedua pemimpin negara membahas transisi energi. Presiden Prabowo mengajak Prancis untuk meningkatkan investasi dalam proyek energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia, termasuk pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai dan hidrogen hijau.
"Prancis adalah mitra strategis. Kami membahas langkah-langkah konkret untuk mempercepat kemitraan di bidang pertahanan serta komitmen bersama dalam menghadapi krisis iklim melalui investasi energi bersih," ujar pernyataan resmi dari delegasi kepresidenan Indonesia.
Sementara Presiden berada di Paris, jajaran menteri teknis bergerak cepat menindaklanjuti arahan strategis di Moskow. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melaporkan hasil pertemuannya dengan Menteri Energi Rusia yang secara spesifik membahas stabilitas pasokan energi domestik.
Dalam pertemuan di Moskow tersebut, Indonesia berhasil menjajaki kesepakatan impor minyak mentah dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dengan harga kompetitif. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif untuk mengamankan cadangan energi nasional di tengah gejolak harga komoditas global.
"Kami fokus pada keamanan energi. Hasil pertemuan dengan mitra di Rusia memberikan sinyal positif bagi ketersediaan minyak dan gas kita. Ini adalah bagian dari perintah Presiden untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga," ungkap Bahlil melalui pernyataan resmi, Rabu (15/4/2026).
Keberhasilan rangkaian pertemuan di Rusia tidak lepas dari peran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang lebih dulu bertolak ke Moskow untuk melakukan koordinasi tingkat tinggi. Seskab Teddy bertugas memastikan seluruh agenda pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Vladimir Putin tersusun secara presisi, termasuk aspek keamanan dan protokol kenegaraan.
Kehadiran Seskab di Rusia menunjukkan betapa krusialnya lawatan ke Moskow ini bagi kepentingan nasional. Koordinasi tersebut mencakup teknis pertemuan empat mata antara Prabowo dan Putin yang membahas dinamika geopolitik dunia serta kerja sama ekonomi strategis yang melampaui isu energi semata.
Rangkaian kunjungan dari Moskow ke Paris mencerminkan strategi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan pragmatis. Di satu sisi, Indonesia memperkuat ketahanan energi melalui kerja sama dengan Rusia, namun di sisi lain tetap mempererat kemitraan teknologi dan pertahanan dengan kekuatan Barat seperti Prancis.
Diplomasi maraton ini diharapkan mampu memberikan dampak instan bagi stabilitas ekonomi domestik, sekaligus memperkukuh posisi tawar Indonesia dalam lanskap geopolitik global tahun 2026. Fokus pemerintah saat ini tetap pada dua pilar utama: kedaulatan pertahanan dan kemandirian energi nasional.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 7 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 7 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 6 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 5 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
in 3 hours

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
in 3 hours

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
in 2 hours

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
17 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
17 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
19 hours ago





